New Age Agama Dajjal Fir'aun Agama Akhir Zaman - Aku adalah TUHAN dalam New World Order



Firaun Berikrar bahwa dia adalah TUHAN

“Akulah tuhan kalian yang paling tinggi” (An Nazi’at: 24)

Dan saat dia mengatakan:

“Dan berkata Fir’aun: “Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui Tuhan bagi kalian selain aku” (Al Qashash: 38)

Diupayakan di dunia ini hanya satu agama, yaitu agama Yahudi. Oleh karena itu segala keyakinan lainnya harus dikikis habis. Kalau dilihat di masa kini, banyak orang yang menyimpang dari agama. Pada hakekatnya kondisi seperti itulah yang menguntungkan yahudi (Protocol Zion Ke 14)


NAM (New Age Movement) ditemukan pada abad 18-19. Akarnya sudah ada sejak zaman Fir’aun (mesir kuno). Terlahir sebagai paganisme baru dan semakin berkembang pada tahun 1962. Dibidani olej Esalen Institute di California. Sedangkan di Indonesia digawangi oleh Mantras and Molecules. Ajarannya yang terkenal adalah self healing. Meyakini bahwa kuasa ada pada alam semesta dan diri kita, spiritualism without god and spiritualism beyond god. Menyebarkan pemikiran spiritualitas dari semua golongan terlepas dari agama dan berlabel ilmiah.

NAM begitu mudah diterima karena kavernya menggunakan istilah ilmiah yang dasar ilmunya sendiri, bahkan diakui tak pernah diajarkan dalam mata kuliah ilmu psikologi. Makanya lebih cocok disebut sebagai pseudo science dan common research. Komunikasi yang digunakan adalah komunikasi manfaat. Dalam melihat suatu perkara, prinsipnya adalah mendahulukan benar dan salah sebelum melihat bermanfaat atau tidak. Bukan saya katakan NAM tidak bermanfaat juga, tapi masalanya karena paham ini mencomot berbagai ajaran agama dan teknik.

Misalnya saja babi. Siapa yang bakal menyangkal kalau dari semua bagian tubuhnya bermanfaat? Ususnya menjadi bahan campuran kosmetik, insulinnya, serbuk tulangnya dapat menjadi penjernih air yang lebih murah daripada pasir laut, bulunya bisa digunakan sebagai bahan sikat gigi. Namun dalam sudut pandang Islam apakah babi boleh digunakan? Benar dan salahnya agama bukan ditunjukkan dengan banyaknya penelitian ilmiah, karena ini bukan sebagai tujuan melainkan sebagai hikmah. Contonya saja manfaat sholat. Setelah banyak hasil penelitian justru banyak orang yang menjadikan sholat sebagai media meditasi bukan ibadah sesuai dengan petunjuk Rosulullah. Masyaallah…khawatirlah kalau ibadah anda tidak diterima karena ritual di luar tuntunan yang kita lakukan.

NAM seringkali menggunakan kata-kata umum menjadi mainstream sehingga doktrin yang diterima terkesan universal. Sangat mengangungkan kekuatan alam, bahkan self empower sebagai unstopable power - kekuatan yang tak dapat dihentikan oleh siapapun, dan secara langsung bagi yang mempercayainya akan menyebabkan hilangnya prinsip laa haula wala quwaata illa billah. Hal ini dapat menjatuhkan manusia pada kesombongan seperti hal nya fir’aun. Tak lagi mempercayai kekuatan Tuhannya.

Bila semakin banyak yang follow, maka godaan setan akan semakin besar masuk ke dalam diri manusia yang menganut paham ini. Sekali lagi saya tekankan, bahwa ini adalah bentuk paganisme modern. Kilas balik saja, berapa followernya Nabi Syu’aib? Nabi Nuh? Dan berapa pengikutnya setan?

Bukankah bagi seorang muslim tujuan yang lebih mendasar yang seharusnya ingin diraih dalam kaitannya bahwa diri sebagai seorang hamba adalah mendapatkan ridha Allah SWT.

Berbahaya? Coba simak script berikut, “Mulai sekarang, cahaya itu akan bekerja dalam diri anda, terus menerus, siang dan malam, bahkan dalam keadaan anda tertidur lelap, sampai anda mendapatkan keadaan pulih yang paling sempurna, dengan Ridha Allah.”

Dimana letak penyimpangannya? Perhatikan kata CAHAYA. Cahaya itu apa atau siapa? Salah memahami kata-kata ini, jatuh musyrik lah kita. Naudzubillah…

Berikut adalah beberapa contoh doktrin NAM :

1. Keyakinan bahwa segala sesuatu adalah penjabaran dari sumber energi tunggal. Hal ini hanya akan bertentangan dengan agama samawi karena kebanyakan agama ardli adalah hasil kontemplasi.

2. Satu untuk semua, semua untuk satu. Orang yang mempelajari ini akan kehilangan wala’ dan bara’ nya. Yuk kita simak lirik ini. Kalian pun pasti tahu. Perhatikan setiap detil liriknya, so kalian pasti akan tahu maksudnya.

Pahami Dunia Musik dan Ritual Setan Klik disini


Lagu The Beatles Judul Imagine
Imagine there’s no heaven
It’s easy if you try
No hell below us
Above us only sky
Imagine all the people living for today

Imagine there’s no countries
It isn’t hard to do
Nothing to kill or die for
And no religion too
Imagine all the people living life in peace

Imagine no possessions

I wonder if you can
No need for greed or hunger
A brotherhood of man
Imagine all the people sharing all the world

You, you may say
I’m a dreamer, but I’m not the only one
I hope some day you’ll join us
And the world will be as one

3. Tuhan dengan ajaran formalnya mereka anggap telah gagal mencetak manusia dan gagal menciptakan manusia.

4. Keyakinan bahwa manusia memiliki kekuatan yang sangat besar di alam bawah sadar

5. Mereka selalu berbicara tentang past life dengan musik new age (Kitaro, dkk) beberapa desibel yang mengaduk-aduk perasaan. Mengajak manusia untuk mengingat kejadian di alam ruh. Hal ini bertujuan agar si korban mampu melakukan self healing dengan menggerakan energi dari masa lalu-skeptisifisme. Jangankan untuk mengingat kejadian sebelum dan saat ditiupkan ruh, daya ingat seorang bayi saja baru bekerja pada usia 3 tahun kok.



Ketika kita melihat realistis pada gerakan zaman baru menjadi jelas bahwa ajaran-ajaran itu yang dilarutkan dan muntahan ajaran setan-setan dari masa lalu. Satu-satunya perbedaan sekarang adalah mereka dikemas dalam kotak mengkilap dan busur realisasi diri, kecerdasan, dan inklusi.

Latar Belakang Munculnya Gerakan Zaman Baru

Yang melatarbelakangi munculnya gerakan ini adalah  merupakan akibat dari beberapa kondisi yang dapat dirangkum dalam 3 pokok yaitu:
  1. Agama Barat yang selama ini  dianut ternyata sangat bersifat rasional sehingga banyak orang merasakan kekosongan spiritual. Untuk mengisi kekosongan-kekosongan ini mereka beralih ke agama-agama timur kuno.
  2. Karena ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengakibatkan sikap yang tidak manusiawi, bahkan orang sakit tidak diperlakukan secara manusiawi sehingga banyak orang beralih ke cara-cara pengobatan timur yang dirasa lebih manusiawi.
  3. Akibat dari sistem ekonomi kapitalis yang merusak alam demi keuntungan ekonomis maka banyak orang beralih ke alam semesta untuk menyelamatkannya

Ketenangan batin kini menjadi barang yang mahal. Upaya manusia mendapatkan ketenangan batin dan kebahagiaan , mendorong orang untuk menelusuri komunitas-komunitas spiritual lintas agama. Tapi yang didapat hanya ketenangan semu, bahkan tertipu. Kegundahan, cemas, gamang, gelisah , tak punya pegangan hidup. Itulah yang dirasakan manusia modern dewasa ini, tatkala problematika hidup yang melilit mereka terus membelenggu jiwa dan fikiran. Karir, materi yang berlimpah, tidak membuat mereka menjadi bahagia . Yang dirasakan hanyalah kesempitan dan kegelisahan yang terus menghantui kehidupan. Harapan menemukan jalan keluar, dan mendapatkan ketenangan batin dilakukan dengan berbagai cara menyusuri komunitas-komunitas spiritual.

Agama formal yang ada mereka anggap tidak bisa memenuhi kebutuhan batin mereka untuk mendapatkan ketenangan, kedamaian dan kebahagiaan. Mereka menganggap aturan agama yang ada hanya membelenggu mereka. Belum lagi masing masing agama yang mengklaim ajarannya paling benar, kemudian menyalahkan agama lain yang berujung dengan saling serang antara satu dengan yang lainnya. Sekelompok orang yang tidak puas dengan ajaran agama yang ada    mulai mencari cara hidup baru dengan meramu ajaran yang ada dari semua agama. Mereka mencampur adukan ajaran spiritual dari Islam, Kristen, Budha, Hindu dan tradisi kuno, jadilah spiritualitas gado gado yang mereka harapkan bisa memenuhi kebutuhan rohani mereka. Cara hidup dengan meramu berbagai ajaran agama ini dikenal dengan istilah Gerakan Zaman Baru (GZB) atau dikenal didunia dengan sebutan New Age Movement, yang muncul sejak tahun 1960 di Amerika.

Di kalangan agama-agama dunia dikenal usaha tradisional mencari jalan dengan penguasaan kekuatan alam semesta melalui perdukunan (kebathinan dan mistik) seperti Yoga, Tai Chi, nujum/ramalan, rajah tangan (palmistry), perbintangan (astrologi/horoscope), dan seterusnya. Di kalangan modern dikenal usaha serupa dalam kemasan berbeda seperti Mind Power, Human Potential Development, New Consciousness Movement, Creative Imagination, Self Motivation, Transformation Movement, dan ratusan bentuk lainnya. Jalan pembenaran melalui kekuatan-kekuatan magis dan spiritisme agama-agama dunia ini secara nyata telah mengalami kebangkitan globalnya, baik perdukunan secara tradisional konvensional maupun dalam bentuk neo-spiritualisme. Disini kita melihat bahwa perdukunan bukanlah kepercayaan kuno yang sudah berlalu, tetapi merupakan suatu system religi yang selalu ada dan berkembang di setiap tahapan budaya manusia. Perdukunan telah menjadi "kebutuhan pokok" spiritual manusia dunia. Disinilah The New Age Movement mengambil peran besar dalam menyesatkan manusia.

Agama Baru dari Pembaharu

Gerakan Zaman Baru (New Age Movement) pada awalnya muncul di Amerika Serikat. Gerakan tersebut muncul di California sejak tahun 1960-an. yang diangkat dari ajaran Freemason, sehingga ada orang yang menyebutnya sebagai ‘American Movement’. Dengan kemajuan Amerika dalam hal teknologi, akhirnya gerakan ini dengan cepat meluas ke seluruh dunia. Sejak tahun 1970-an dan 1980-an, gerakan ini marak luar biasa. Dalam perkembangannya, Gerakan Zaman Baru mengadopsi banyak gagasan dari filsafat dan agama Timur.

Gerakan New Age memiliki akar dalam sejarah kuno, meskipun kebangkitan New Age seperti yang kita kenal sekarang, berlabuh di 1860-1890, dari seorang Rusia Madame Blavatsky Helena (1831-1891).


Madame Blavatsky : "Ajaran dalam volume ini milik tidak ke Hindu, Zoroaster , Kasdim,  Buddha, Islam, Yahudi, atau Kristen secara eksklusif. Doktrin Rahasia adalah inti dari semua ini. Bermunculan dari dalam asal-usul mereka, berbagai agama skema sekarang dibuat untuk menggabungkan kembali ke elemen asli mereka, dari mana setiap misteri dan dogma telah tumbuh, berkembang, dan menjadi terwujud. "

Blavatsky
Peran penting dari Helena Blavatsky terbaik dapat diilustrasikan dengan kutipan berikut:

"..Helena Blavatsky .....berdiri sebagai sumber dari pemikiran okultisme modern, dan itu baik pencetus dan / atau popularizer banyak ide dan istilah yang memiliki abad kemudian dirakit dalam Gerakan New Age. Theosophical Masyarakat,  yang ia dirikan, telah menjadi pendukung utama filsafat okultisme di Barat dan jalan yang paling penting dari pengajaran Timur ke Barat. "(J. Gordon Melton, Jerome Clark dan Aidan A. Kelly, editor, Almanac New Age, Detroit, Michigan, Gale Research Inc, 1991, hal. 16, dikutip dalam arsip Blavatsky on-line)

Dengan begitu, dunia kemusyrikan, paganisme, dan theosofi adalah doktrin dan prinsip dasar dari NAM. Oleh karena itu, kita patut curiga bahwa gerakan ini hanyalah peralihan wujud dari ide-ide kabbalah kuno dan misi Yahudi yang berlindung di kedok pelatihan kepribadian. Bahkan Nancy Percy, seorang pengkaji worldview dari Philadhelphia Biblical University, dalam tulisannya, Modern Islam And The New Age Movement menyatakan bahwa gerakan New Age hanyalah ekspresi yang lebih baru dari kecenderungan lama untuk mengimpor panteisme Timur ke dalam budaya Barat, yang dimulai dengan Plotinus dan neo-Platonisme.


Menyambung dari pandangan Nancy Percy, JN Findlay, seorang teolog Kristen juga mengatakan demikian. Ia beranggapan bahwa pengaruh pemikiran filsafat Yunani, khususnya Plato dan Neoplatonisme, pada perkembangan dalam Kabbalah telah lama diakui. Sejumlah Kabbalah mencatat hubungan yang erat antara Kabbalah dan filsafat Platonis. Dan fakta menunjukkan Kabbalah adalah sumber tunggal untuk ide-ide Platonis dan Neoplatonis.
Plato sendiri adalah seorang peletak dasar etika filsafat Yunani yang kuat atas ide-ide penyatuan manusia dengan Tuhan yang kemudian diterjemahkan orang modern lewat gagasan NAM. Oleh karena itu, David Livingstone, seorang pakar kajian Kabbalah, dalam tulisannya, Plato The Kabbalist, menyatakan bahwa menjadi keprihatinan kita semua bahwa gurita Filsuf Kabbalis seperti Plato ini telah menjadi pilar banyak doktrin yang telah melanda abad kedua puluh. Dan konyolnya, satu-satunya alasan dia telah mencapai reputasi besar adalah bahwa dalam rimba sejarah Barat dan Timur, tradisi okultisme Plato telah dianggap sebagai “godfather” dari berbagai doktrin, dan sebagai wakil besar dari orang-orang yang berhubungan dengan tradisi kuno Kabbalah.

Plato dalam gagasannya mengatakan bahwa jiwa manusia tidaklah mati. Ketika kematian datang kepada tiap individu, ia akan bergabung kepada Sang Maha Baik. Doktrin ini mirip dengan Film yang banyak menyebarkan gagasan NAM, yakni Avatar.  Dalam film berdurasi kurang lebih tiga jam dan menjadi top seller di Amerika, digambarkan bahwa jiwa tidaklah mati, sebab mereka akan bergabung dengan Roh Eywa.

Peralihan Doktrin dalam film Avatar ini sebelum menjadi pegangan NAM, juga sudah diperkenalkan oleh Yahudi Hasidik. Yudaisme Hasidik sendiri dipelopori pada tahun 1600-1700 oleh Baal Shem Tov. Menurut Michael Keene dalam bukunya “Agama-agama Dunia” menjelaskan bahwa Yudaisme Hasidik meninggalkan pendekatan orthodoks pada hal-hal ilmiah dan memuaskan perhatian pada tradisi ritual dan mistis Yahudi. Pemimpin Hasidik (Rebbe) dipercayai memiliki karunia spiritual melebihi karunia yang diberikan pada rabbi. Gerakan Hasidik kuat di Israel dan Amerika. Oleh karena itu, New Age Movement memliki pandangan yang sejalan dengan Kabbalah, Ide Plato, neo Platonisme, hingga theosofi. Adapun ajaran NAM berpijak pada lima hal, yakni:
  • Monisme, keyakinan bahwa segala sesuatu yang ada, merupakan derivasi (penjabaran) dari sumber tunggal devine energy. Pada tingkat tertentu dapat digabungkan menjadi kesatuan dari semuanya.
  • Pantheisme, yakni gagasan God is all and all is god, Allah adalah segala sesuatu dan segala sesuatu adalah allah. God within ourself–Allah dalam diri kita.
  • Reinkarnasi, keyakinan bahwa jiwa manusia kembali pada eksistensi jas-maniah berulangkali, hingga mencapai keadaaan terbaik dan tertinggi dari Great Oneness—keesaan agung alam semesta.
  • Pencerahan, kepercayaan bahwa kita memiliki pengetahuan rahasia yang terkandung di alam bawah sadar kita. Sebagaimana disebutkan oleh Carl Gustave Jung, bawah sadar kolektif umat manusia memungkinkannya dapat memanipulasi energi dan zat [roh] dengan pikirannya, dan melaluinya dapat memperoleh kekayaan dan kesehatan.
  • Spiritisme, keyakinan bahwa ada roh-roh yang dapat dihubungi oleh orang-orang mati sehingga dapat memberi wawasan kepada seseorang mengenai etika dan makna kehidupan di bumi.

Alhasil kita bisa menyimpulkan sejarah NAM adalah sejarah panjang dari kontinuitas ajaran Kabbalah yang ingin mewujudkan dunia ini dalam satu pandangan yakni Novus Ordo Seclorum. Pandangan ini tidak lebih ingin meredusir agama pada sisi spiritualitas belaka yang ujungnya akan menafikan peran Tuhan dalam agama tauhid, membentuk kerajaan tunggal dimana dunia akan digerakkan oleh satu kekuatan, yakni Al Masihuddajjal.

New Age Movement dalam sejarah Kaballah dan Freemason

Kasus di atas adalah satu kisah dari sekian banyak cacat inflitrasi New Age Movement atau gerakan zaman baru dalam kehidupan kita. NAM sendiri di Barat sangat laku. Ia bukan lagi sekedar alternatif dari kekosongan nilai masyarakat, namun telah menjadi “agama” baru Barat persis setelah Frederich Nietszche membunyikan lonceng kematian Tuhan yang menggema di seluruh Eropa dan Amerika.

Anda penasaran seperti apa rupa NAM? Wikipedia mengatakan NAM adalah gerakan spiritual non-agama Barat yang berkembang pada paruh kedua abad ke-20. Fokus utamanya berkisar pada penyatuan dunia Timur dan Barat pada tradisi spiritual metafisik semata. Upaya ini gencar dilakukan untuk menanamkan pengikutnya lewat pengaruh self-help, psikologi motivasi, kesehatan holistik, parapsikologi, penelitian kesadaran dan fisika kuantum.

Hal ini bertujuan untuk menciptakan spiritualitas tanpa batas atau dogma yang lebih inklusif dan pluralistik dalam kehidupan. Karakteristik lain dari gerakan jaman baru itu sendiri adalah bagaimana doktrin ini amat berpegang teguh pada pandangan dunia holistik, dalam arti bahwa Pikiran, Tubuh dan Roh saling berhubungan dan bahwa ada bentuk Kesatuan dan persatuan seluruh alam semesta. Lebih lanjut daripada itu, NAM berupaya simultan untuk menciptakan sebuah pandangan dunia yang meliputi ilmu pengetahuan dan spiritualitas.

Tidak selsai disitu, yang menarik ialah di paragraf terakhir wikipedia menulis :

"Gerakan Zaman Baru mencakup unsur-unsur dari tradisi spiritual dan agama yang lebih tua mulai dari ateisme dan monoteisme melalui panteisme klasik, panteisme naturalistik, dan panentheisme politeisme dikombinasikan dengan ilmu pengetahuan dan Gaia filsafat, khususnya archaeoastronomy, astronomi, ekologi, lingkungan hidup, hipotesis Gaia, psikologi , dan fisika. Praktek New Age dan filosofi kadang-kadang menarik inspirasi dari agama-agama utama dunia: Buddhisme, Taoisme, agama rakyat Cina, Kristen, Hindu, Islam, Yahudi, Sikh, dengan pengaruh kuat dari agama-agama Asia Timur, Gnostisisme, penyembahan berhala model baru, New Thought, Spiritualisme, Teosofi, universalisme, dan esoterisme Barat. Istilah New Age mengacu pada kedatangan astrologi baru baru dari Aquarius " (http://en.wikipedia.org/wiki/New_Age)

Dengan begitu, di sinilah kedok New age terbuka lebar. Ia rupanya tidak lebih dari pengejawantahan dunia kemusyrikan, paganisme, dan theosofi sebagai prinsip dasar pergerakan.

Oleh karena itu, kita sebagai umat muslim patut waspada bahwa gerakan ini hanyalah peralihan wujud dari ide-ide kabbalah kuno dan misi Yahudi yang berlindung di kedok pelatihan kepribadian, spiritualitas, melejitkan potensi dan apalah namanya. Bahkan anda tahu, Nancy Percy, seorang pengkaji worldview dari Philadhelphia Biblical University, dalam tulisannya, Modern Islam And The New Age Movement menyatakan bahwa "gerakan NAM hanyalah ekspresi yang lebih baru dari kecenderungan lama untuk mengimpor panteisme Timur ke dalam budaya Barat, yang dimulai dengan doktrinasi Plotinus dan neo-Platonisme".

JN Findlay, seorang teolog Kristen, juga mengatakan demikian. Ia beranggapan bahwa pengaruh pemikiran filsafat Yunani, khususnya Plato dan Neoplatonisme, pada perkembangan dalam Kabbalah telah lama diakui. Sejumlah Kabbalis mencatat ahwa ada hubungan erat antara Kabbalah dan filsafat Platonis. Dan fakta menunjukkan Kabbalah adalah sumber tunggal untuk ide-ide Platonis dan Neoplatonis yang kemudian akan berubah warna dari gagasan ancient wisdom kepada apa yang kita kaji sekarang ini gerakan zaman baru.

Plato sendiri adalah seorang peletak dasar etika filsafat Yunani yang kuat atas ide-ide penyatuan manusia dengan Tuhan. Oleh karena itu, David Livingstone, seorang pakar kajian Kabbalah, dalam tulisannya, Plato The Kabbalist, menyatakan bahwa menjadi keprihatinan kita semua bahwa gurita filsuf Kabbalis seperti Plato ini telah menjadi pilar banyak doktrin yang telah melanda abad kedua puluh. Dan konyolnya, satu-satunya alasan dia telah mencapai reputasi besar adalah bahwa dalam rimba sejarah Barat dan Timur, tradisi okultisme Plato telah dianggap sebagai “godfather” dari berbagai doktrin, dan sebagai wakil besar dari orang-orang yang berhubungan dengan tradisi kuno Kabbalah.

Plato dalam gagasannya mengatakan bahwa jiwa manusia tidaklah mati. Ketika kematian datang kepada tiap individu, ia akan bergabung kepada Sang Maha Baik. Doktrin ini mirip dengan Film yang banyak menyebarkan gagasan gerakan jaman baru yakni Avatar. Dalam film berdurasi kurang lebih tiga jam dan menjadi top seller di Amerika ini, digambarkan bahwa bahwa jiwa insan manusia tidaklah mati, sebab mereka akan bergabung dengan Roh Eywa. Roh Eywa jangan kita tafsirkan adalah Allah. Sebab Eywa dalam mistisme Avatar, tidak lebih dari perwujudan Yahweh dalam agama Yahudi.

Peralihan doktrin dalam film Avatar ini sebelum menjadi pegangan gerakan New Age movement, sebenarnya bukan ide baru sebab ia telah diperkenalkan oleh Yahudi Mazhab Hasidik. Yudaisme Hasidik sendiri dipelopori oleh Baal Shem Tov pada medio 1600 hingga 1700 Masehi.

Menurut Michael Keene dalam bukunya “Agama-agama Dunia” menjelaskan bahwa Yudaisme Hasidik meninggalkan pendekatan orthodoks pada hal-hal ilmiah dan memuaskan perhatian pada tradisi ritual dan mistis Yahudi. Berbeda dengan mazhab Yahudi lainnya, pemimpin Yudaisme Hasidik (Rabbi) dipercayai memiliki karunia spiritual melebihi karunia yang diberikan pada rabbi pada umumnya. Gerakan Hasidik ini kemudian banyak menancapkan kuku baik di Israel maupun Amerika lewat penyatuan manusia dan Yahweh.

Oleh karena itu, ajaran gerakan zaman baru memang memiliki pandangan yang sejalan dengan ide-ide Kabbalah, Filsafat Plato, neo Platonisme, hingga theosofi. Akhirnya dengan begini kita bisa mengerucutkan pada garis umum tentang sifat sejati ajaran gerakan zaman baru sendiri yang berpijak pada lima elemen  penting, yakni:

- Monisme, keyakinan bahwa segala sesuatu yang ada, merupakan derivasi (penjabaran) dari sumber tunggal devine energy. Pada tingkat tertentu dapat digabungkan menjadi kesatuan dari semuanya.

- Pantheisme, yakni gagasan God is all and all is god, Allah adalah segala sesuatu dan segala sesuatu adalah allah. God within ourself atau Allah dalam diri   kita. Bandingkan dengan God Spot ala Danah Zohar.

- Reinkarnasi, keyakinan bahwa jiwa manusia kembali pada eksistensi jas-maniah berulangkali, hingga mencapai keadaaan terbaik dan tertinggi dari Great   Oneness atau keesaan agung alam semesta.

- Pencerahan, kepercayaan bahwa kita memiliki pengetahuan rahasia yang terkandung di alam bawah sadar kita. Sebagaimana disebutkan oleh Carl Gustave Jung,   bawah sadar kolektif umat manusia memungkinkannya dapat memanipulasi energi dan zat (roh) dengan pikirannya, dan melaluinya dapat memperoleh kekayaan dan   kesehatan.

- Spiritisme, keyakinan bahwa ada roh-roh yang dapat dihubungi oleh orang-orang mati sehingga dapat memberi wawasan kepada seseorang mengenai etika dan  makna kehidupan di bumi.

Di akhir tahun 1970-an Gerakan New Age (sub gerakan Freemason) muncul dari kalangan tertutup dan mulai menyebarkan ideologinya ke seluruh dunia. Gerakan New Age sangat erat kaitannya dengan konsep New World Order, yang sebenarnya adalah bagian dari itu. Gerakan dan doktrin sekarang telah menjadi begitu umum bahwa semua orang menganggap hari normal untuk hari kerja: dunia sebagai desa global. Agama-agama Dunia Konferensi. Bekerja menuju pembentukan Pemerintah Dunia, menuju menyatukan dunia agama, politik, ekonomi, dan sosial.


New Age Movement: Dari Penghancuran  Kristen Menuju Penghancuran Islam

Tulisan Maria Van Tiel seorang Doktor Antropologi Kesehatan yang menetap di Belanda adalah sisi menarik lainnya. Dalam tulisannya di harian Republika Jum’at 21-01-2011, ia mencatat bahwa pada dewasa ini, buku bernapaskan NAM banyak bertebaran di toko buku di Indonesia. Harganya terjangkau. Tak jarang dibumbui kata “best seller”. Judulnya menggiurkan. Sebut saja, Super Cerdas dengan Aktivasi Otak Tengah; Dahsyatnya Otak Tengah; The Power of Blessing; Unlimited the Potency of the Brain; Spiritual Company; atau Revolusi IQ/ EQ/SQ. Yang luar biasa banyak jumlahnya, buku-buku hypnoparenting dan hypnotherapy.

Ini mungkin cukup wajar, sebab Kristen di Eropa memang habis dibantai oleh NAM. Kristen yang tidak memiliki basis Ketuhanan yang kuat gagal membendung arus modernisasi yang memberi ruang tajam terhadap rasionalisme. Barat telah berkembang menjadi negeri-negeri dengan penafian luar biasa terhadap Tuhan. Kristen sebagai agama dominan di Barat pun tidak mampu berbuat apa-apa. Ajaran Kristen yang cenderung dogmatis dan menumpukan akal menjadi musuh yang mudah ditaklukan oleh NAM.

Akhirnya, umat Kristiani sekarang memasang kuda-kuda untuk membendung ajaran NAM. Mereka memasang situs-situsnya bersama judul-judul seperti Bahaya NAM, The New Age and Kabbalah, New Age Movement and Christianity dan segala macamnya.

Sherry Shriner, penulis buku-buku konspirasi dan pengkaji bible, sampai mengkaitkan tragedi ini dengan nubuwah dalam Bible. Ia menulis Ketika para murid bertanya kepada Yesus apa yang akan mencirikan hari terakhir tepat sebelum kedatangan-Nya, Dia menjelaskan bahwa itu akan menjadi saat terburuk penipuan agama dunia yang pernah ada.

Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-muridnya kepadanya untuk bercakap-cakap sendirian dengan dia. Kata mereka: “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatanganmu dan tanda kesudahan dunia?” Jawab Yesus kepada mereka: “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai namaku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang. Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya.(Matius 24:24,25,26).

Instansi Keagamaan Kristen yang hanya sibuk pada hal-hal ritual liturgis belaka, namun mengabaikan sisi esensial yakni perjumpaan dengan Tuhan adalah kegagalan besar yang mengundang NAM masuk ke gereja-gereja mereka. Ini mengakibatkan banyak anak-anak muda Amerika dan Eropa saat ini lebih rajin pergi ke paranormal ketimbang sekolah minggu. Mereka-para remaja itu-mulai mempelajari tulisan-tulisan yang berkaitan dengan astrologi atau berguru di tempat sepi dan terpencil (esoterisme). Saat itu pula, mereka mulai memperkenalkan gaya hidup baru seperti yang dilakukan kaum Hippies dari San Fransisco.

Tujuan NAM sebenarnya bukan saja menghancurkan Kristen. Musuh utama mereka adalah Islam. Islam lah lawan sepadan bagi mereka saat ini. Tauhid dalam Agama ini adalah target empuk untuk dihancurkan NAM. Zionisme memiliki banyak cara agar sehasta demi sehasta, sejengkal demi sejengkal berupaya gigih meporak-porandakan agama ini. Mereka boleh sulit memberangus faksi-faksi Jihad Islam. Namun mereka punya cara cantik, bagaimana memukul Islam melalui agama kita sendiri

Buku-buku gagasan Pluralisme Agama, Perenialisme Islam, Theosofi Islam, yang banyak diperkenalkan oleh Lembaga Paramadina adalah kasus yang mewakili kekhawatiran ini. Bahkan di Jakarta telah berdiri Ibnu Arabi Society yang diketuai oleh Kautsar Azhari Noer seorang dosen filsafat UIN dan UI. Ibnu Arabi Society aktif menyelenggarakan seminar-seminar yang justru banyak mengaburkan pandangan-pandangan aseli Ibn Arabi tentang wahdatul wujud.

Dalam salah satu seminarnya, yang saat itu penulis hadiri, Kautsar Azhari Noer menjelaskan penyatuan manusia dengan Roh Allah. Tak hanya itu, Filsuf muslim abad 12 itu diboncengi namanya dengan faham-faham kesatuan agama-agama. Padahal Ibn ‘Arabi tegas menyatakan bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang sah di dalam pandangan Allah Ta’ala. Setelah Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam diutus, maka pengikut agama-agama para Nabi sebelumnya, wajib beriman kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dan mengikuti syariatnya. Sebab, dengan kedatangan sang Nabi terakhir, maka syariat agama-agama sebelumnya otomatis tidak berlaku lagi.

Bahkan Dr Mohd Sani bin Badrun, alumnus ISTAC-IIUM, dalam tesisnya berjudul “Ibn al-‘Arabi’s Conception of Religion”, menegaskan bahwa menurut Ibn Arabi, Kaum Yahudi wajib mengimani kenabian Isa dan Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Kaum Kristen juga wajib beriman kepada kenabian Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dan Al-Quran. Jika mereka menolaknya, maka mereka menjadi kafir. Bahkan, Ibn Arabi pun berpendapat, para pemuka Yahudi dan Kristen sebenarnya telah mengetahui kebenaran Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, tetapi mereka tidak mau mengimaninya karena berbagai faktor, seperti karena kesombongan dan kedengkian.



Sihir dan Perdukunan

Kekuatan-kekuatan magis melalui praktek-praktek perdukunan dapat ditemui di bagian manapun di dunia ini. Baik dalam masyarakat yang memang kental dengan tradisi budaya okultisme maupun masyarakat sekular modern. Ramalan nasib, rajah tangan, dan perbintangan bahkan sudah menjadi bagian kehidupan sehari-hari masyarakat dunia. Perdukunan jenis ini telah diterima semua orang, menjadi budaya universal yang bahkan sudah menjadi konsumsi anak-anak diseluruh dunia.

Berkat atau kutuk bisa dihasilkan oleh perbuatan manusia dalam mengolah kekuatan magis untuk tujuan-tujuan tertentu. Sudah menjadi anggapan umum bahwa ketika kekuatan magis tersebut ditujukan untuk kebaikan, maka akan disebut sebagai "white magic", misalnya penyembuhan penyakit, keamanan, mencari jodoh, kelancaran bisnis, dan seterusnya. Dan ketika kekuatan magis tersebut digunakan untuk tujukan kejahatan, maka akan disebut "black magic", misalnya mengirimkan sakit penyakit, membunuh orang, menjatuhkan seseorang dari kedudukannya, menyebarkan kerusuhan, dan seterusnya. Dalam dualisme ini kita melihat penyesatan Iblis di dalam pemanfaatan kekuatan-kekuatan spiritual tersebut. Begitu banyak tradisi dan agama dunia yang membenarkan praktek perdukunan asalkan untuk tujuan kebaikan. Padahal kita ketahui tidak ada kebenaran yang berasal dari Iblis, apapun bentuk kebaikannya selama itu bersumber dari alam roh kegelapan Iblis adalah kejahatan. Dia adalah pencuri, pembunuh, dan pembinasa, dan barangsiapa melakukan kebaikan dengan memakai sumber Iblis berarti melakukan kehendak Iblis, dan itu kejahatan yang keji dihadapan Tuhan.


upacara penyembahan jin burung hantu oleh elit politik amerika
Di jaman globalisasi ini yang segala sesuatu nya  memakai teknologi  dalam segala bidang. Masih saja kita mendengar praktek perdukunan yang dilakukan seseorang untuk mencapai sesuatu yang diinginkan secara cepat. Membicarakan dukun pasti menyangkut hal gaib, mengapa? Karena hal tersebutlah yang digunakan oleh manusia sebagai perantara. Praktek perdukunan muncul sejak jaman dahulu yaitu pada jaman Nabi, praktek perdukunan sudah ada yang dikenal dengan ilmu sihir. Hingga sekarang pun jamannya globalisasi  masih saja ada praktek perdukunan yang dilakukan seseorang.

....dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). (Al-An’am: 112)

Beberapa contoh yang menyebabkan seseorang pergi ke dukun adalah :

Banyak kalangan awam, ketika diajarkan tentang bacaan-bacaan berbahasa Arab, meskipun mereka tidak mengerti artinya, mereka menganggap bahwa itu syar’i dan boleh hukumnya. Padahal, bacaan-bacaan yang tidak mempunyai landasan syari’at, ataupun mempunyai landasan syar’i tapi dipergunakan bukan pada tempatnya, seperti menulis ayat Al-Qur’an pada kalung lalu menggantungkannya di leher dengan maksud kebal atau menjaga diri, adalah perbuatan bid’ah sekaligus peremehan terhadap ayat-ayat Al-Qur’an. Juga banyaknya padepokan-padepokan,yayasan-yayasan yang mengajarkan ilmu sihir(reiki, bionenergi, tenaga dalam, ilmu kanuragan, kekebalan, mahabbah, jual jimat, jual benda keramat) tetapi juga melakukan terapi ruqyah syirkiyyah.Yang membuat masyarakat awam banyak tertipu hingga tidak bisa membedakan antara ruqyah syar’iyyah dan ruqyah syirkiyyah.

Membuka Tabir New Age Movement (NAM)

Tidak jarang kita mengamati banyak sekali pelatihan-petihan motivasi spiritual hadir di Negara kita. Selain melejitkan potensi keimanan, ada pula yang mengaku bisa mendekatkan spiritualitas seorang hamba kepadaNya. Caranya simpel, anda hanya disuruh kosongkan pikiran, dengarkan hati nurani, ingat dosa-dosa anda dan rasakan ada titik Tuhan hadir di situ. Pelatihan ini banyak berbandrol jutaan rupiah. Ia diisi orang-orang berdasi. Panitianya rupa-rupa warnanya. Ada yang berjilbab ketat, kerudung selempangan, sampai yang tidak menutup aurat. Yang lelaki, apalagi: necis, wangi, gagah dengan jas menyelimuti punggungnya.

Pelatihan model seperti ini mencoba meredusir Islam dari ideologi ke spiritualitas belaka. Dari tauhid menjadi macam-macam tuhan serba ada. Makanya anda jangan kaget, jika ada orang Budha, Hindu, Nashrani, Konghucu hadir di pelatihan ini. Dalihnya, bahwa mereka sama-sama memiliki suara hati seperti orang Islam. Pertanyaannya adalah bagaimana kita bisa mengidentifikasi mana suara hati dan mana suara setan?

Kasus di atas adalah satu dari sekian banyak infiltrasi New Age Movement (NAM) atau gerakan zaman baru dalam kehidupan kita. NAM di Barat bukan lagi sekedar alternative dari kekosongan nilai masyarakat, namun NAM sudah menjadi “agama” baru Barat, setelah Nietszche membunyikan lonceng kematian Tuhan yang menggema di seluruh Eropa dan Amerika.

Pokok ajaran Gerakan Zaman Baru

Pokok ajaran Gerakan Zaman Baru banyak yang bertentangan dengan ajaran Islam, atau agama samawi lainnya. Pokok ajaran Gerakan Zaman baru antara lain :

- Tentang Tuhan

Paradigma mengenai Tuhan adalah bersifat panteisme, yang mempercayai bahwa semua adalah tuhan dan tuhan adalah semua (All is God, God is All) . Yang disebut Tuhan tidak lain adalah suatu kekuatan (power/force), kesadaran atau energi alam semesta yang tidak berpribadi (macro cosmos). Yang mereka sebut sebagai Tuhan (kekuatan semesta) pada dasarnya baik dan menjadi sumber kebaikan (monisme), tetapi sekaligus mempunyai sisi terang maupun gelap dalam dirinya. (Ingat konsep Yin dan Yang dalam Taoisme)

Paradigma New Age tentang ke-Tuhan-an kembali ke dalam agama–agama Timur (Hindu, Budha, Tao) yang lebih kepada pengertian inner enerji yang mempunyai kekuatan spiritual, enerji yang mampu membuat perubahan, enerji yang merupakan enerji universe, yang dimiliki oleh setiap individu sebagai potensi kekuatan yang disebut chi atau kundalini (the hidden energy). Artinya One in all, and all in one, menuju pada one world, unity, oneness yang menjadikan dunia dalam keadaan seimbang dan harmonis. Dengan kata lain artinya bahwa Tuhan berada dalam setiap individu, dan Tuhan sebagai creator berada di dalam setiap individu.

Pemahaman Tuhan seperti tersebut diatas antara lain kita dapatkan dalam buku The Secret Rhonda Byrne yang sudah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia. “Anda adalah Tuhan dalam sebuah tubuh fisik. Anda adalah spirit dalam daging. Anda adalah kehidupan abadi yang mengunghkapkan diri sebagai anda. Anda adalah mahluk jagat Raya. Anda adalah kesempurnaan. Anda adalah keluar biasaan. Anda adalah pencipta, dan anda menciptakan penciptaan anda di Planet ini”(The Secret Rhonda Byrne–terjemahan Indonesia terbitan Gramedia hal 196)

Buku yang mengajarkan hal sejenis banyak kita jumpai di toko buku dan pelatihan motivasi serta pengobatan dengan membangkitkan energi sendiri atau menyerap energi alam semesta.

- Tentang Manusia

Manusia adalah bagian kecil (micro cosmos) dari energi kosmis (macro cosmos) dan mempunyai sifat ilahi dalam dirinya, atau dapat dikatakan bahwa manusia adalah ilah juga, karena itu manusia pada dasarnya baik. Karena manusia adalah energi/roh yang merupakan bagian dari energi/roh alam semesta, sifat manusia juga tidak terbatas dan kekal, karena itu ada kepercayaan kuat akan reinkarnasi (menjelma kembali dalam bentuk makhluk lain sesudah mati) yang merupakan bukti penerusan energi/roh kekal itu. Hubungan manusia dengan tuhan dilakukan dengan meditasi yang berarti menyatukan diri dengan sumber asalnya.

- Tentang Setan

Di dalam New Age tidak ada kepercayaan tentang eksistensi setan. Perilaku buruk manusia bukanlah karena adanya campur tangan setan . Perilaku buruk manusia muncul karena adalah aspek negatif dari keilahian. Aspek negatif atau kejahatan ini muncul karena adanya ketidakseimbangan atau ketidakharmonisan energi kosmis didalam diri manusia. Jadi, tidak diakui adanya setan yang berpribadi.

- Tentang Syurga dan Neraka

New Age Movement tidak mengenal konsep dosa, Syurga, Neraka, Setan, Malaikat, nabi dan orang-orang suci, tetapi mengenal kosmologi positip dan negatip dalam enerji yang berada dalam diri manusia (inner) yang mampu mempengaruhi kehidupan, tidak mengenal berhentinya kehidupan dengan sebuah kematian di bumi, namun lebih mengenal adanya reinkarnasi New Age lebih mengenal kelahiran kembali, atau rebirth yang antara lain juga rebirth spiritual saat mana manusia setelah menjalani inisiasi pembukaan atau pembebasan inner enerji yang masih tersembunyi di dalam dirinya. New age tidak mengenal konsep nabi dan imam tetapi lebih mengenal konsep master dan guru spiritual, menekankan bimbingan pada self consciousness untuk menemukan the inner energy, manusia adalah bagian dari kosmik. Tuhan sebagai inner enerji berada dalam diri setiap individu, maka setiap manusia akan memiliki self-consciousness yang tanpa batas.

- Tentang Dosa dan Keselamatan

Tidak ada pengertian dosa dalam Gerakan Zaman Baru. Manusia pada dasarnya baik, sedang yang disebut kejahatan atau perilaku buruk hanyalah ketidakseimbangan roh/energi dalam diri seseorang, jadi tidak ada yang pada dirinya sendiri disebut baik atau jahat. Karena tidak ada dosa maka dengan sendirinya tidak perlu adanya usaha keselamatan atau permohonan ampun dari segala dosa dan kejahatan. Tugas manusia hanyalah mengusahakan agar keseimbangan energi/ roh itu dipulihkan kembali dengan kekuatan diri sendiri atau usaha penyeimbangan diri agar sesuai dengan keseimbangan kosmis.

- Do’a dan ibadah

Bila dalam agama dikenal doa dan ritual ibadah yang merupakan usaha menjalin hubungan/berdialog dengan Tuhan, maka dalam Gerakan Zaman Baru hanya dikenal meditasi/semedi atau perenungan/konsentrasi yang maksudnya adalah penyatuan diri dengan roh atau energi alam semesta. Jadi, bila doa dan ibadah dalam agama merupakan usaha hubungan dengan Tuhan maka meditasi merupakan usaha penyatuan diri dengan sumbernya atau meleburkan diri dengan sumber asalnya yaitu roh kosmis.

- Tentang Agama

Gerakan Zaman Baru menganggap agama merupakan jalan untuk menuju Roh alam semesta, menurut mereka semua agama adalah sama-sama menunjukkan jalan menuju tujuan yang sama yaitu kesatuan Kosmis. Pandangan mengenai agama di sini bersifat sinkretisme yaitu pencampuran faham agama-agama yang dikenal pula dengan istilah universalisme yang berarti bahwa semua agama menuju pada satu kesatuan. Karena itu Gerakan Zaman Baru mengambil ritual beberapa agama dalam usaha mencapai kesatuan Kosmis.

- Tentang Iman

Iman dalam pengertian agama yang menghubungkan manusia dengan Tuhannya, dimengerti dalam Gerakan Zaman Baru sebagai potensi manusia atau kekuatan batin berupa energi dalam dirinya, jadi bersifat subjektif yang merupakan aspek kehendak manusia atau motivasi manusia itu sendiri. Prinsip kekuatan hidup (life force) atau energi vital itu merata ada pada semua cabang Gerakan Zaman Baru, seperti potensi Chi/Ki (Tao/Zen), Prana dan Kundalini (Hindu), Api Ilahi (Theosophy), kekuatan jiwa/mana (Polinesia), spiritual lokal, Bioplasme (Parapsikologi), Sinar Astral, Energi Vital, Bio Energi.

Perkembangan New Age Movement (NAM) di Dunia

Awal New Age muncul adalah sebagai akibat manusia merasa stagnasi terhadap agama-agama Tuhan terutama Kristen di belahan Eropa, saat mana manusia merasa bahwa agama Kristen tidak lagi mampu mengatasi kesulitan hidup, kekerasan, penindasan dan peperangan, terjadinya revolusi sosial yang berakhir pada sekularisme pemerintahan negara-negara di Eropa di akhir abad ke 18 dan 19. Saat mana manusia di belahan Eropa secara berbondong menjadi agnostic dan ateis, kemudian mengisinya kembali dengan filosofi New Age yang segera menjadi gerakan yang mengglobal dan sudah semakin terasa di belahan dunia bagian Timur sendiri dan juga Indonesia, yaitu semakin populernya mistisisme dalam Indigo children bersorban biru yang tengah ditunggu sebagai leader dimasa depan (Gatra 2004-04-02), kekuatan the sixth sense, mata ketiga, dan kepekaan lebih dalam melihat dunia lain, melihat masa depan, dan melihat berbagai kejadian masa lampau, telepati, hipnotisme, trance- channelling, cristalogy, iridology, pembukaan (awakening) tenaga (chi) Chakra (meridian), Kundalini, Prana dalam Yoga, Reiki, Tai-chi, dan Chi-kung. Ilmu-ilmu pengobatan dengan menggunakan inner enerji ini kini semakin meluas dan dicari-cari orang terutama untuk menjaga kesehatan dan penyembuhan berbagai penyakit yang belum dapat disembuhkan dalam terapi medik.

Ideologi inti dari Gerakan Zaman Baru adalah “pantheisme”: God is all and all is god. Oleh karena itu, New Agers sangat menghayati betul arti pentingnya monisme (segala sesuatu yang ada, merupakan derivasi dari sumber tunggal, divine energy), pantheisme (all is God and God is all, menekankan kesucian individu, dan karenanya proses pencarian Tuhan tidaklah melalui Teks Suci, tetapi justru melalui diri sendiri, karena God within our self), reinkarnasi (setelah kematian, manusia terlahirkan kembali, dan hidup dalam alam kehidupan lain sebagai manusia. Mirip konsep transmigration of the soul dalam Hindu), dan seterusnya, seperti astrologi, channeling, pantheisme, tradisi Hinduisme, tradisi Gnostis, Neo-Paganisme, theosopi, karma, crystal, meditasi, dan seterusnya.

Dalam Gerakan Zaman Baru, prinsip dasar yang berlaku adalah, “pada dasarnya dibalik alam semesta ini, ada kekuatan semesta [Power, Energy, Force] yang menjadi sumber terjadinya segala sesuatu, dan manusia adalah bagian dari kekuatan semesta itu, atau dengan kata lain kalau kita menyebut kekuatan semesta itu sebagai Kekuatan Besar (makro kosmos) maka manusia adalah kekuatan Kecil (mikro kosmos). Pada prinsipnya, Gerakan Zaman Baru mempengaruhi manusia mempraktikan kepercayaan agama Pantheisme seperti Hinduisme, Budhisme, Taoisme. Penampilannya pun termanifestasi dengan wajah baru. Misalnya, berupa latihan-latihan kesehatan, latihan pernafasan dan meditasi."

Tradisi spiritual New Agers lintas agama ini, tidak saja dapat mengobati kegersangan spiritual yang sekian lama hampa dari lingkungan agama formal, tetapi juga memberi muara kepada New Ages ke arah terwujudnya Universal Religion. Agama Universal, di mana ada proses awal kesadaran akan all is God and God is all yang menjadi sandaran doktrin Pantheisme, tetapi kemudian bergeser ke arah kesadaran spiritualitas New Age yang meyakini bahwa “hanya ada Satu Realitas yang eksis”. Semua agama, begitu keyakinan New Agers, hanyalah sekadar jalan-jalan menuju kepada Satu Realitas yang menjadi ultimate reality dari semua pejalan spiritual (agama-agama).


Perkembangan New Age Movement di Indonesia

Gerakan Zaman Baru  atau New age Movement juga tumbuh dengan subur di Indonesia. Buku buku bernafaskan gerakan zaman baru banyak bertebaran ditoko buku, judulnya pun menggiurkan dan harganya terjangkau. Tak jarang dibumbui dengan kata “Best Seller”. Misalnya “Super Cerdas dengan Aktivasi Otak Tengah”, Dahsyatnya Otak Tengah, The Power of Blessing, Revolusi IQ / EQ /SQ, buku buku tentang Hypnoterapi, NLP, Law of attraction, Meditasi dan lain sebagainya. Buku asing yang diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia juga sudah cukup banyak seperti The Secretnya Rhonda Byrne, Buku Sai Baba, Dana Zohar dan lain lain.

Gerakan Zaman Baru  merasuk di banyak sektor. Cara penyebaran utamanya melalui perawatan kesehatan, yaitu self healing dan pengobatan dari dalam diri serta kembali kepada nature. New Ager juga mempopulerkan pelatihan motivasi, pencerahan, pendidikan berbasis psikologi dan otak, pengasuhan, hypnose, kedahsyatan potensi otak, aktivasi otak tengah, dan pelatihan energi spiritual. Tak luput disusupi, seolah pengajaran agama (sinkretik).

Salah satu aliran yang mirip dengan fenomena New Age adalah Anand Krishna. Orang-orang yang mengikuti meditasi di padepokannya adalah mereka yang mempunyai latar belakang agama yang bermacam-macam, seperti Islam, Kristen, Katolik, Buddha, dan sebagainya. Ajaran-ajaran Anand yang disebarkan melalui buku-buku dan ceramah-ceramahnya, kerap mengatakan, bahwa semua agama adalah jalan yang benar menuju Tuhan, aku adalah Tuhan dan Tuhan adalah aku. Kebanyakan dari berbagai aliran kebatinan yang muncul di Indonesia mempunyai ciri yang sama dengan Gerakan Zaman Baru.

Paham Gerakan Zaman Baru merusak Akidah Islam

Memperhatikan pokok pokok ajaran Gerakan Zaman Baru seperti disebutkan diatas , jelas paham tersebut dapat merusak akidah Islam seseorang. Pemahaman GZB tentang Tuhan, Manusia, dosa, setan, kehidupan akhirat sangat bertetangan dengan ajaran tauhid. GZB tidak percaya dengan adanya kehidupan akhirat, mereka percaya dengan Reinkarnasi. Bagi mereka yang dimaksud dengan Tuhan adalah kekuatan alam semesta, Tuhan adalah semua , semua adalah Tuhan (God is all, All is God), Tuhan ada didalam setiap diri.

GZB tidak mengenal perbuatan dosa atau bujukan setan, mereka menganggap perilaku buruk seseorang terjadi karena adanya ketidak seimbangan energi didalam tubuh, semua itu bisa dihilangkan dengan meditasi menyatukan diri dengan energi kosmis alam semesta. Ini jelas tidak sesuai dengan ajaran Islam. Umat Islam perlu berhati hati mengikuti berbagai kegiatan pelatihan inner energi, motivasi ,peningkatan kemampuan diri , self healing atau pengobatan dengan membangkitan inner energi atau menyerap energi alam semesta yang banyak muncul dewasa ini. Perhatikan hal hal yang dapat merusak akidah.

Hati hati jangan sampai karena menginginkan kesenangan, kebahagiaan, kedamaian dan kenyamanan hidup didunia ,akidah kita tergadai dan menjadi rusak. Apa yang dijanjikan gerakan zaman baru hanyalah kesenangan semu . Sebagian besar ajaran mereka bertentangan dengan ajaran al-Qur’an. Mereka menyamakan Tuhan dengan energi alam semesta. Allah tuhan semesta alam tidaklah sama dengan mahluk ciptaanNya. Allah penguasa mutlak dialam semesta raya, tidak ada satupun yang menyerupai-Nya.

Tidak bisa dipungkiri banyak umat Islam yang tertarik dengan metode penyembuhan yang mengakses energi alam semesta seperti Reiki, latihan motivasi membangkitkan kekuatan fikiran positip, Law of attraction, dan lain sebagainya. Mereka menjanjikan sukses dan mendapat kekayaan berlimpah, kesehatan dan kesembuhan dari suatu penyakit dengan memanfaatkan kekuatan energy kosmis yang ada didalam diri dan alam semesta. Dalam pelatihan dan meditasi yang dilakukan mereka mengesampingkan peranan Allah sebagai penguasa alam semesta. Karena mereka menganggap Tuhan ada dimana mana bahkan mereka adalah bagian dari Tuhan. Mereka menyamakan Tuhan dengan energi kosmis alam semesta . Mereka tidak perlu berdo’a kepada Tuhan, mereka bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan dengan kekuatan fikiran dan kemauan , memerintahkan kekuatan kosmis bekerja untuk mereka.

Umat Islam harus berhati hati, tetaplah berpegang pada Al-Qur’an. Kita bisa mendapatkan kekayaan, kesuksesan, kesehatan, kesembuhan dari penyakit dengan cara yang halal maupun cara yang diharamkan Allah. Carilah kekayaan , kesuksesan, kesehatan, kesembuhan dari penyakit dengan cara yang halal dan diridhoi Allah, jangan dengan cara yang diharamkan Allah. Jauhi segala perbuatan musyrik dan mempersekutukan Allah dengan sesuatu. Jangan sampai anda mendapatkan kekayaan, sukses atau kesembuhan dari penyakit dengan menjual dan menggadaikan Iman kepada Allah SWT. Iman dan ketakwaan pada Allah jauh lebih berharga dari pada semua itu, kehidupan akhirat lebih utama daripada kehidupan dunia.


Tidak jarang kita mengamati banyak sekali pelatihan-pelatihan motivasi spiritual hadir di negara kita. Selain melejitkan potensi iman, ada pula yang mengaku bisa mendekatkan spiritualitas seorang hamba kepadaNya. Caranya simpel, anda hanya disuruh kosongkan pikiran, dengarkan hati nurani, ingat dosa-dosa anda dan rasakan ada titik Tuhan hadir di situ. Tak jarang air mata peserta meleleh setelah itu.

Namun uniknya, sekalipun banyak memakai embel-embel iman, training ini rupanya tidak cukup zuhud dan tawadhu. Ia banyak dijual lewat bandrol jutaan rupiah. Diisi oleh pengajar-pengajar berdasi. Bayangkan untuk kelas eksekutif saja, bisa dibandrol 5-7 juta rupiah. Yang gratis juga banyak, syaratnya anda harus masuk ke organisasi mereka, lalu ikut kelas-kelas penyatuan diri dengan tuhan lewat alunan musik.

Pelatihan model seperti ini mencoba meredusir Islam dari ideologi ke spiritualitas belaka. Dari tauhid menjadi macam-macam tuhan serba ada. Makanya anda jangan kaget, jika ada orang Budha, Hindu, Nashrani, Konghucu hadir di pelatihan ini. Dalihnya, bahwa mereka sama-sama memiliki suara hati seperti orang Islam. Pertanyaannya adalah bagaimana kita bisa mengidentifikasi mana suara hati dan mana suara setan? Coba hitung dari pelatihan motivasi seperti ini mana yang lebih sering mereka sebut : Tuhan atau Allah?

Hipnosis: Tidak Efektif Bagi Umat Islam

Oke, baiklah itu kaitan antara NAM dan hipnosis dalam kajian konspiratif. Sekarang kita bisa menjajal keampuhan hipnosis, jika hipnosis memang dikatakan bukan pseudo sains. Ada dua hal yang bermasalah dari statement itu. Pertama, bukan berarti bahwa karena hipnosis adalah sains murni, dia tidak cacat dari segi keilmuan. Kedua, kita bisa membuktikan apakah betul hipnosis adalah metode yang ampuh dalam menterapi masalah manusia.

Saya ingin bercerita pengalaman saya ketika mengikuti training hipnosis dan mempraktekannya saat menjadi guru. Kami, para guru kala itu, dikumpulkan dalam satu ruangan oleh trainer. Trainer tersebut mensugesti kami agar kedua telapak tangan masing-masing diantara kami saling mencengkeram hingga jari jemari kami seakan-akan lengket dilumuri lem.

Saat proses tersebut kami diajarkan untuk mendengarkan sugesti trainer saja (baca: taqlid), jangan banyak berfikir (baca: tidak boleh kritis) dan jangan melawan sugesti. Bagi saya, orang yang dominan dan sangat rasionalis terhadap apa-apa yang datang dalam diri saya, akan mudah sekali melawan sugesti itu.

Akan tetapi, apa yang dilakukan trainer saat itu, melihat kami-kami yang mencoba kritis atas sugestinya? Ia mulai mengeluarkan jurus sakti, yakni mensugesti buta peserta bahwa peserta yang mau mengikuti segala perkataan trainer tanpa menggubris sedikit pun adalah calon guru yang baik. Nah disinilah gaya-gaya undermind control ala zionis. Mirip sekali. Karena itu pikiran diarahkan hanya pada satu instrument hingga kita tidak sadar telah mengikutinya.

Itu kan seakan-akan bermakna bahwa orang yang tidak mau mengikuti perkataan sugestor bukanlah orang yang baik. Padahal Allah mengajarkan kita untuk kritis setiap kali datang sebuah permintaan. Apalagi sugesti yang bisa jadi bertentangan dengan Islam. (Bayangkan jika anda perempuan yang dihipnotis, lalu anda tertidur di pelukan trainer pria, bukankah itu menyalahi konsep hijab dalam Islam?)

Selain itu kelemahan hypnosis bahwa sugesti itu mudah sekali dipatahkan. Anda boleh mencoba. Makanya, ketika saya menerapkannya di sekolah, hipnosis menjadi tidak efektif. Karena memang murid-murid saya memang sudah kritis sejak awal.

Terlebih orang-orang yang dominan pada otak kiri. Kekuatan mereka dalam logika akan serta merta meruntuhkan sugesti hipnosis. Hampir pasti saya katakan bahwa mereka amat tidak cocok dihipnotis.

Skenario Menghancurkan Islam: Hanya Berfikir Yang Praktis

Ketika umat Islam memandang praktis urusan “makna hidup”, disitulah zionis akan bermain. Umat Islam akhirnya jauh dari ilmu, mereka sudah terpesona pada paket-paket pelatihan praktis dan paket kilat dalam mencapai kesempurnaan.

Oleh karena itu menurut saya, ketimbang kita habiskan uang untuk megikuti pelatihan yang relative cukup mahal. Lebih baik kita belanjakan uang itu untuk membeli buku-buku Islam dari ulama yang luas ilmunya.

Kita bisa mengenalkan anak-anak kita akan kitab-kitab ulama seperti Ibnu Taimiyyah, Ibnu Qayyim, Al Ghazali, Ibnu Katsir. Kita isi rumah kita dengan buku biografi para ulama. Didik diri kita dan anak kita lewat Al Qur’an dan Hadis.

Menurut saya itu lebih efektif membentuk kepribadian muslim sejati. Selain karena berpahala, membelanjakan uang bagi keilmuan Islam mendekatkan diri kita kepada Allah. wallahu’alam

Terkait Khusus

Sihir 3422523022087855938

Langganan Artikel Gratis Lewat Email

Masukan Alamat Email Kamu:

Delivered by FeedBurner

FOLLOW US

ARTIKEL BARUNYA DI SINI

Recent Posts Widget

Aplikasi Islami Hp Android

AUDIO DAN DOWNLOAD

item