love is rasa

Selasa, Juni 30, 2015

Anak dalam Ramalan itu adalah Muhammad


Muhammad Adalah Sang "Anak Manusia"

Dalam artikel ini, marilah kita mengikuti kajian kita dengan sabar mengenai BARNASHA atau “sang Anak Manusia” yang dinaikkan ke atas awan menuju Yang Maha Tinggi, kepada siapa diberikan Sultaneh (Sholtana dalam teks aslinya yakni “dominion” atau kerajaan), kehormatan, dan ditugaskan untuk menghancurkan dan melenyapkan Kerajaan Si Tanduk yang mengerikan.

Sekarang marilah kita segera beralih mencari identitas Barnasha ini.

Sebelum mengetahui siapa Anak Manusia ini, sebaiknya kita mempertimbangkan terlebih dahulu poin-poin dan observasi berikut :
Ketika semua nabi-nabi keturunan Israel meramalkan bahwa “semua bangsa dan penduduk bumi akan melayaninya (yakni Anak Manusia/Barnasha) maka kita mesti memahami bahwa yang dimaksud adalah bangsa-bangsa yang disebutkan dalam Kitab Kejadian 15:18-21, dan bukan bangsa Inggris, Perancis, atau Cina.
 
Ungkapan “orang-orang suci Yang Maha Tinggi” dipahami artinya pertama kaum Yahudi dan kemudian Kaum Kristen yang mengakuan keesaan Tuhan yang mutlak, berjuang dan menderita untuk itu sampai munculnya sang Barnasha dan hancurnya Kerajaan Tanduk atau Kerajaan Binatang keempat.
 
Setelah penghancuran kerajaan Tanduk, maka bangsa-bangsa yang akan melayani para santo (orang kudus) adalah bangsa Khaldea, Medo-Persia, Yunani, dan Romawi (empat binatang buas yang digambarkan oleh Daniel pasal 7).
 
Memang luar biasa menyadari fakta penting bahwa Tuhan sering memperkenankan musuh-musuh agamaNya yang benar untuk menaklukan dan menyiksa umatNya karena dua tujuan: Pertama, karena Dia hendak menghukum umatNya oleh sebab bergelimang dosa. Kedua, karena Dia ingin menguji kesabaran dan membuktikan keimanan umatNya. Tuhan sendiri pada waktunya akan mengintervensi atas nama kaum beriman apabila eksistensi mereka berada di ujung tiangnya.

Sungguh saat yang mengerikan dan paling kritis bagi kaum Muslim ketika kekuatan yang bersekutu berada di Konstantinopel selama tahun-tahun gencatan senjata yang mengerikan itu. Persiapan besar-besaran dilakukan oleh bangsa Yunani untuk mengambil alih Masjid Aya Sophia. Ketika Patriarch Yunani dari Konstantinopel berangkat ke London dengan membawa jubah patriarkhal kuno yang indah dan bertahta mutiara dan permata untuk Uskup Agung Canterbury, yang sangat menganjurkan dilakukannya restorasi Konstantinopel dan gedung megah St. Sophia kepada Yunani.

Pada hari Isro dan Mi’roj, gedung sakral itu penuh sesak dengan orang-orang beriman yang berdo’a agar Allah Yang Maha Kuasa membebaskan Turki dan khususnya masjid itu dari orang-orang yang akan mengisinya dengan patung-patung dan gambar-gambar Yesus dan Maria, yang sangat tidak pantas diletakkan di rumah Tuhan.

Dalam kaitannya dengan mantel atau jubah patriarkhal itu, saya menulis sebuah artikel dalam koran Turki al-Aqsham, yang menunjukkan adanya perpecahan antara Gereja Ortodok Yunani dan Gereja Anglikan Protestan. Saya mengatakan bahwa jubah itu tidak dimaksudkan sebagai pallium (jubah kebesaran untuk Paus dan diberikan olehnya kepada Uskup Agung dan kadang-kadang kepada Uskup. Disebut juga “pall “) pentasbihan dan pengakuan ordo Anglikan, dan bahwa reuni diantara dua Gereja tidak dapat diwujudkan kalau salah satu pihak tidak menolak dan menanggalkan beberapa pasal keimanan yang dianggap bid’ah dan keliru. Saya juga menyatakan bahwa jubah itu adalah sogokan diplomatik atas nama negeri Yunani dan Gerejanya. Artikel tersebut diakhiri dengan tulisan sebagai berikut:

”Semuanya tergantung pada karamah dan keajaiban yang diharapkan muncul dari Bakhshish jubah kepausan ini”.
 
Harus dicatat bahwa bangsa Yahudi adalah umat pilihan Tuhan sampai kenabian Yesus. Di mata muslim, baik Yahudi maupun Kristen tidak berhak untuk mengklaim gelar “orang-orang suci Yang Maha Tinggi”, karena umat Yahudi sama sekali menolak Yesus, sedangkan umat Kristen menghina Yesus dengan menuhankannya. Selain itu, dua-duanya sama sekali tidak patut mendapat gelar itu karena penolakan mereka untuk mengakui nabi Muhammad sebagai nabi terakhir yang menutup daftar para nabi.

Sekarang marilah kita melanjutkan pemuktian bahwa Barnasha (anak manusia) yang dinubuatkan oleh Perjanjian Lama dan diberi kekuatan untuk menghancurkan kerajaan Bintang keempat (Romawi) adalah Muhamamd. Apapun alasan Anda yang mencabut gelar “Anak Manusia” pada diri nabi Muhammad, maka Anda hanya akan membuat diri Anda seperti orang gila, dikarenakan alasan berikut:


Kita tahu bahwa agama Yahudi maupun Kristen tidak mempunyai nama tertentu untuk keyakinan dan sistemnya. Artinya baik kaum Yahudi maupun Kristen tidak mempunyai nama spesial untuk doktrin keyakinan mereka. “Yudaisme” dan “Kristianitas” adalah nama yang tidak berdasarkan kitab suci juga tidak disahkan oleh Tuhan ataupun pendiri agama itu!

Sesungguhnya sebuah agama, jika benar, tidak bisa diberi nama menurut pendiri keduanya, karena pengarang dan pendiri sejati dari sebuah agama yang benar adalah Tuhan. Dan bukan seorang nabi.

Nah kata benda nama diri untuk hukum, keimanan, dan praktek ibadah sebagaimana difirmankan Allah kepada Muhammad adalah “Islam”,. Yang artinya “menciptakan kedamaian” antara Tuhan Sang Pencipta, manusia, dan alam semesta. “Muhamadanisme” bukanlah sebutan yang tepat untuk Islam. Karena Muhammad sendiri, seperti nabi Ibrahim dan semua nabi-nabi yang lain adalah seorang muslim, dan bukan agama Muhamadanisme, Yudaisme, apalagi Kristiani.

Islam adalah “pengadilan perdamaian”, karena ia memiliki kitab hukum otentik dengan mana keadilan dijalankan dan ketidakadilan dihukum. Kebenaran dihormati dan kesalahan dikutuk. Dan yang terpenting keesaan Tuhan, pahala yang kekal untuk perbuatan jahat dengan jelas dinyatakan dan ditetapkan.

Dalam bahasa Inggris, seorang hakim disebut “justice of peace” , artinya “hakim perdamaian”. Nah ini meniru hakim muslim yang menyelesaikan suatu sengketa dengan menghukum orang bersalah dan memberi pahala orang yang benar, sehingga memulihkan kedamaian. Inilah Islam dan Hukum al-Qur’an. Bukan Kristen dengan Biblenya, karena Kristen secara mutlak melarang seseorang mengadu kepada seorang hakim, betapa pun tidak bersalah dan zalimnya dia (Matius 5:25-26).

 
“Anak Manusia” atau Barnasha itu pastilah Muhammad. Karena ia datang setelah Konstantin. Dan tidak sebelumnya sebagaimana Yesus atau nabi lainnya.

Tidak ada yang lebih bodoh daripada pendapat bahwa Yudas sang Maccabaeus adalah Barnasha yang berada diatas awan, dan si Tanduk adalah Antiochus. Diduga keras bahwa -jika saya tidak salah – Antiochus setelah menodai Bait Yerusalem, hidup hanya tiga setengah tahun –atau tiga setengah hari- yang pada akhirnya ia lenyap.

Pertama kita tahu bahwa Antiochus adalah pengganti Alexander Yang Agung dan raja Syria. Konsekuensinya, adalah satu dari empat kepala singa bersayap dan bukan Tanduk kesebelas dari empat binatang buas tersebut.

Pada pasal kedelapan kitab Daniel. Domba jantan dan kambing jantan dijelaskan oleh seorang santo sebagai berturut-turut merepresentasikan Kerajaan Persia dan Kerajaan Yunani. Secara singkat dijelaskan bahwa kerajaan Yunani dengan segera menggantikan kekaisaran Persia dan bahwa Kerajaan Yunani terbagi dalam empat kerajaan, ini sebagaimana dikatakan dalam penglihatan pertama.

Kedua, Tanduk yang berbicara menunjukkan bahwa orang yang menghina dan mengubah hukum dan hari-hari suci tidak mungkin seorang pagan (penyembah berhala), melainkan orang yang mengenal Tuhan dan secara sengaja menyekutukan Dia dengan dua makhluk ciptaanNya. Aniochus tidak merusak agama Yahudi dengan cara melembagakan Trinitas atau pluralitas Tuhan, juga tidak mengubah Hukum Musa dan hari-hari rayanya.

Ketiga, sungguh kekanak-kanakan kalau membesar-besarkan dan mementingkan peristiwa-peristiwa lokal yang tidak berarti yang terjadi diantara raja rendahan di Syria dan kaum Yahudi yang picik, untuk membandingkan kepala kaum Yahudi yang picik dengan manusia agung yang menerima penghormatan dari jutaan malaikat dihadapan Yang Maha Tinggi.

 
Juga sia-sia mengklaim kehormatan langit yang diberikan kepada Anak Manusia ini sebagai kehormatan untuk Yesus. Ada dua alasan utama untuk meniadakan Yesus dari kehormatan ini:


Jika Yesus benar-benar manusia dan nabi, dan jika kita menganggap karyanya berhasil atau gagal, maka sudah pasti ia jauh dibelakang Muhammad. Tetapi jika ia diyakini sebagai yang ketiga dari Trinitas, maka Yesus sama sekali bukan dari golongan manusia. Anda jatuh dalam sebuah dilema yang tidak dapat diambil jalan keluarnya, karena bagaimanapun Barnasha tidak mungkin adalah Yesus.
 
Jika Yesus diperintahkan untuk menghancurkan Binatang Keempat, maka tentulah ia bukannya membayar pajak untuk mendapat hak memilih (poll-tax) ayau upeti kepada Kaisar dan memasrahkan dirinya dipukuli atau dicemeti oleh Pilatus. Ia seharusnya mengusir pasukan Romawi dari Palestina dan menyelamatkan kaumnya.
 
Tidak pernah hidup diatas bumi ini seorang pangeran atau nabi seperti Muhammad, yang termasuk anggota dinasti yang berkuasa selama sekitar 2500 tahun dan benar-benar merdeka serta tidak pernah menundukkan kepalanya dibawah penindasan asing. Mustahil membayangkan manusia lain yang begitu bermartabat dan pantas seperti Muhammad untuk mendapat keagungan dan penghormatan yang luar biasa sebagaimana yang digambarkan dalam penglihatan Daniel. Dan tidak lah heran kalau nabi Daud memanggil Muhammad “Tuanku” (Mazmur 110:1).
 
Tidak heran kalau pada perjalanan malam (Mi’roj nabi Muhammad) ke langit, Muhammad diterima dengan penghormatan tertinggi oleh Yang Maha Kuasa dan diberi kekuasaan untuk memberantas pemujaaan berhala dan si tanduk yang menghina Tuhan dari negeri-negeri yang dijanjikan Tuhan kepada umatnya sebagai warisan abadi.
 
Segi lain yang palin menakjubkan dalam penglihatan kenabian ini, menurut keyakinan saya yang sederhana, adalah bahwa terlihatnya Anak Manusia diatas awan, dan kehadirannya dihadapan Yang Maha Kuasa persis sama cerita Mi’roj (perjalanan malam nabi Muhammad dari Bait Yerusalem ke sidrotul Muntaha). Dengan kata lain, bagian kedua dari penglihatan Daniel diidentifikasi dengn peristiwa Mi’roj Nabi Muhammad.

Sesungguhnya ada beberapa indikasi baik dalam bahasa Daniel maupun dalam Hadis yang membawa saya kepada keyakinan ini. Al-Qur'an menyatakan bahwa selama perjalanan malam itu, Tuhan memperjalankan hambaNya dari Masjid Haram di Mekkah ke Masjid al-Aqsha di Yerusalem. Dan dari Yerusalem nabi berangkat ke langit Sidrotul Muntaha. Tuhan memberkati daerah-daerah disekeliling bait itu, kemudian menjadi puing-puing, dan menunjukkan kepadanya tanda-tandaNya (Daniel 9:17).

Diceritakan oleh nabi suci bahwa Bait Yerusalem, ia memimpin dalam kapasitasnya sebagai imam dalam melaksanakan sholat bersama-sama dengan para nabi yang mengikutinya. Lebih jauh diceritakan bahwa dari Yerusalemlah beliau dinaikkan ke langit ke tujuh dengan ditemani oleh roh-roh para nabi dan malaikat sampai beliau tiba dihadapan Tuhan. Kerendahan hati nabi yang mencegah beliau untuk menceritakan semua yang dilihatnya dan diterimanya dari Allah.

Nampaknya roh yang menafsirkan penglihatan itu kepada Daniel bukanlah seorang malaikat, sebagaimana saya katakan tanpa dipikir lagi ditempat lain, melainkan roh atau jiwa seorang nabi, karena ia menyebut “Qaddish” (dalam jenis laki-laki) dan “Qaddush” (4:10 dan 8:13), yang artinya santo atau orang suci –nama yang sangat lazim untuk nabi dan orang suci. Betapa senangnya roh-roh suci para nabi dan para syuhada yang telah disiksa oleh empat binatang buas itu, lebih-lebih ketika mereka mengetahui hukuman mati dijatuhkan oleh Yang Maha Tinggi terhadap rejim Trinitasnya Konstantin, dan nabi penutup diperintahkan untuk melenyapkan kerajaan Tanduk (Romawi).

Juga harus diingat bahwa penglihatan ini dilihat juga pada malam yang sama ketik berlangsung perjalanan sang Barnasha dari Mekkah-Yerusalem-langit.

Berdasarkan kesaksian Daniel, kita sebagai muslim harus mengakui bahwa perjalanan Muhammad dilakukan secara jasmaniah –suatu hal yang tidak mustahil bagi Yang Maha Kuasa.

Paulus juga menyebutkan sebuah penglihatan yang ia lihat empat belas tahun sebelumnya dari seseorang yang telah ia angkat ke langit ketiga dan kemudian ke surga, dimana ia mendengar dan menyaksikan kata-kata dan objek-objek yang tidak bisa dijelaskan. Gereja dan ahli tafsirnya meyakini orang ini sebagai Paulus sendiri. Meskipun bahasa itu sedemikian rupa memberikan kepada kita ide bahwa dia sendirilah orang itu, namun karena kerendahan hati ia merahasiakannya agar ia tidak dianggap orang sombong (2 Korintus 12:1-4).

Meskipun Al-Qur'an mengajarkan kita bahwa rasul-rasul (murid) Yesus adalah orang suci dan bersemangat. Namun, tulisan-tulisan mereka tidak bisa dipercaya, karena Gereja-gereja yang cekcok dan saling berbantahan telah menjadikan tulisan-tulisan itu sebagai sasaran berbagai penyisipan atau penambahan. Injil Barnabas menyatakan bahwa Paulus kemudian jatuh kedalam kesalahan dan menyesatkan kaum beriman (Barnabas pasal 222).

Bahwa Paulus tidak mengungkapkan identitas orang yang dilihat dalam penglihatan itu, dan bahwa kata-kata yang ia dengar di surga “tidak terkatakan dan tidak seorang manusia pun boleh mengucapkannya”, menunjukkan bahwa Paulus sendiri bukanlah orang yang dinaikkan ke surga. Mengatakan bahwa Paulus, karena alasan kerendahan hati dan kesopanan, tidak memuji diri sendiri adalah benar-benar kesalahan dalam menggambarkan siapa Paulus sebenarnya. Ia menyombongkan diri telah memarahi St. Petrus secara terang-terangan, dan surat-surat (epistle) yang ditulis penuh dengan ungkapan-ungkapan tentang dirinya sendiri yang benar-benar menegaskan bahwa Paulus adalah bukan orang yang rendah hati dan sopan.

Disamping itu, kita tahu dari tulisan-tulisannya kepada orang Romawi dan Galatia betapa ia orang Yahudi yang menghinakan Hajar dan bani Ismail. Manusia agung yang ia lihat dalam penglihatannya bisa jadi tak lain adalah orang yang dilihat oleh Daniel. Muhammad lah yang ia lihat, dan tidak berani melaporkan kata-kata yang tidak diucapkan kepadanya oleh Tuhan karena disatu pihak ia takut pada orang Yahudi, dan dilain pihak menentang dirinya sendiri karena telah mengagungkan dirinya sendiri sedemikian rupa dengan salib dan yang disalib.

Sebagai kesimpulan, izinkanlah saya mengambil teladan untuk umat nonMuslim dari penglihatan Daniel yang menakjubkan itu. Hendaklah umat NonMuslim mencamkan pelajaran dari nasib empat binatang buas, khususnya si Tanduk dan merenungkan bahwa Allah saja Tuhan Yang Sejati.

Sumber:
"Menguak Misteri Muhammad SAW", Benjamin Keldani, Sahara Publisher, Edisi Khusus Cetakan kesebelas Mei 2006

Makhluk Cantik dan Jilbab Bagian 2

kerudung

1.  “ Niat” berjilbab udah bener belum? Apa karena......



* Nggak sekedar ikutan trend, latah mode?



* Biar dibilang cantik?



* Karena “dipaksa” sekolah?



* Biar disayang pacar/gebetan?



* Modal semangat doang?



* Sekedar tuntutan “peran”?



2. Berjilab itu Gamsus !



* Pasti ada yang sirik, ngeledek



* Ada yang gak gampang setuju



* Masih ada yang berdalil “ah liat si anu, berjilbab tapi tingkah laku gak sopan, mending gak berjilbab, tp tingkah laku sopan”



* Hambatan dari sistem/ negara



* Modalnya juga gak kecil



* Katanya, nunggu baek dulu, baru berjilbab



3. Fenomena Jilbab VS Kerudung



* Disangkanya kerudung adalah jilbab



* Pake kerudung, tapi baju seksi (kudung gaul)



* Berkerudung, tapi aurat masih nongol (leher, rambut, tangan)



* Berjilbab tapi gaul bebas (jilbab funky)




Yuk, saatnya berjilbab sesuai kriteria Al-Qur’an


 يَاأَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأَِزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلاَبِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلاَ يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا



“ Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbab-nya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang."( TQS. al-Ahzab [33]: 59).



Definisi jilbab bermakna milhâfah (baju kurung atau semacam abaya yang longgar dan tidak tipis), kain ( kisâ’ ) apa saja yang dapat menutupi, atau pakaian ( tsawb ) yang dapat menutupi seluruh bagian tubuh (taqiyudin, nidzamul itjimai).



Jilbab itu laksana sirdâb (terowongan) atau sinmâr (lorong), yakni baju atau pakaian yang longgar bagi wanita selain baju kurung atau kain apa saja yang dapat menutupi pakaian keseharian-nya seperti halnya baju kurung (kamus Al-Muhit).



Jilbab adalah kain panjang dan longgar ( milhâfah ) yang sering disebut mulâ’ah (baju kurung) ( kamus ash-Shahhâh , al-Jawhârî )



Kesalahan fatal Jilbab Funky & Kerudung Gaul



ٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مَائِلاَتٌ مُمِيلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ لاَ يَدْخُلُنَّ اْلجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيْحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيْرَةِ كَذَا وَ كَذَا



Wanita yang berpakaian tapi telanjang, mereka melenggak-lenggokkan tubuhnya dan kepalanya bagai punuk unta yang miring, mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mendapatkan keharumannya, meskipun harum surga itu dapat dicium dari jarak sekian dan sekian.” (HR Muslim).



Jilbab OK, Pacaran Yes? Coba Renungkan..!!



* Bedakan antara Jatuh Cinta dengan Pacaran



* Manusia punya naluri untuk mencintai dan dicintai : ”Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak…” (QS Ali Imraan [3]:14)



* Pacaran, kategori mendekati zina, itu Allah sudah melarang (QS. Al Isra 32)



Kalo pacaran Islamy, gimana?



* Definisi pacaran secara faktual dan terindera: kenalan, pinjam buku, SMS an (krm surat), bikin janjian/ngedate/ apel, touch, kiss, necking, petting, intercouse…



* Pacaran melibatkan perasaan dan nafsu, keduanya jadi bias



* Remaja dirorong & dicontoi lewat tayangan sinetron, film, majalah, dll



* GAK ADA TUH PACARAN SECARA ISLAMI.. itu mah akal-akalan aja, menghalalkan yang haram....



Katanya Teman Tapi koq Mesra - TTM



* Awalnya cuman niat bersaudara



* Aktif di pengajian/ organisasi yang sama



* Saling miscall, nge-jam bangunin subuh



* Kirim sms taushiyah



* Saling curhat



Rambu-rambu pergaulan aktivis



* Kurangi frekuensi pertemuan yang nggak perlu



* Gaya bicara dan penampilanmu nggak usah bikin lawan jenismu.. gimanaa.. Gitu



* Tutupi auratmu dengan benar dan nggak boleh tabaruj



* Hindari pertemuan langsung



* Perbanyak doa dan istigfar



Berikrarlah: "Jadi Wanita Shalihah"



"Sesungguhnya dunia itu adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah." (HR Muslim)



"Hendaklah salah seorang dari kalian memiliki hati yang bersyukur, lisan yang senantiasa berdzikir dan istri mukminah (shalihah) yang akan menolongmu dalam perkara akhirat." ( HR Ibnu Majah )



Al-Quran surat an-Nur: 30-31, Allah Swt. memberikan gambaran wanita shalihah sebagai wanita yang senantiasa mampu menjaga pandangannya alias nggak jelalatan



Wanita shalihah juga pintar dalam bergaul. Senantiasa menjaga batas pergaulan dengan lawan jenis yang bukan mahram.



* Selalu menjaga akhlaknya dengan memelihara rasa malu



* Saat mendapati keterbatasan fisik pada dirinya, wanita shalihah tidak akan pernah merasa kecewa dan sakit hati



* Mengkaji Islam Ini penting, selain wajib



* Meneladani shahabat/shabiyah Rasulullah saw

Senin, Juni 29, 2015

Nubuat Elia dalam Maleakhi Ucapan Yesus dan Muhammad


BENARKAH ELIA [ilyas] ADALAH MUHAMMAD (BUKAN YOHANES PEMBAPTIS) ?

Kitab Maleakhi meramalkan: 

4:1. Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman TUHAN semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka. 
4:2 Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang. 
4:3 Kamu akan menginjak-injak orang-orang fasik, sebab mereka akan menjadi abu di bawah telapak kakimu, pada hari yang Kusiapkan itu, firman TUHAN semesta alam.  
4:4. Ingatlah kepada Taurat yang telah Kuperintahkan kepada Musa, hamba-Ku, di gunung Horeb untuk disampaikan kepada seluruh Israel, yakni ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum. 
4:5 Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu.
4:6 Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.

Konon katanya, Maleakhi meramalkan bahwa menjelang datangnya hari Tuhan yang dahsyat (hari kiamat) nanti akan datang kembali untuk kedua kalinya seorang nabi Elia yang akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya. Jika dipahami secara harfiah, tentulah nabi Elia yang dimaksud Maleakhi di sini adalah nabi Elia yang diceritakan dalam kitab 1 Raja-raja maupun 2 Raja-raja. Hal ini akan berbeda pandangannya menurut pemahaman Kristen dan Islam, nabi Elia yang dimaksud di sini bukanlah nabi Elia yang diceritakan dalam kitab 1 Raja-raja maupun 2 Raja-raja, tetapi sebagai kiasan bahwa sebelum hari Tuhan yang dahsyat (hari kiamat) itu datang, nabi Elia akan datang lebih dulu.

Jadi, jika nama Elia yang dimaksud Maleakhi di atas adalah seorang tokoh yang lain, maka siapakah tokoh yang paling sesuai atau mendekati untuk menggantikan posisi nabi Elia?  

Markus, Matius, dan Lukas, yang ketiganya dikenal sebagai injil-injil sinoptik, mengklaim bahwa Elia sebagaimana diramalkan dalam Maleakhi di atas adalah Yohanes Pembaptis. Berikut ini klaim mereka: 

Lalu mereka bertanya kepada-Nya: "Mengapa ahli-ahli Taurat berkata, bahwa Elia harus datang dahulu?" Jawab Yesus: "Memang Elia akan datang dahulu dan memulihkan segala sesuatu. Hanya, bagaimanakah dengan yang ada tertulis mengenai Anak Manusia, bahwa Ia akan banyak menderita dan akan dihinakan? Tetapi Aku berkata kepadamu: Memang Elia sudah datang dan orang memperlakukan dia menurut kehendak mereka, sesuai dengan yang ada tertulis tentang dia." (Markus 9:11-13) 

Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya. Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes dan--jika kamu mau menerimanya--ialah Elia yang akan datang itu. (Matius 11:12-14) 

Lalu murid-muridnya bertanya kepadanya: "Kalau demikian mengapa ahli-ahli Taurat berkata bahwa Elia harus datang dahulu?" Jawab Yesus: "Memang Elia akan datang dan memulihkan segala sesuatu dan aku berkata kepadamu: Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka. Demikian juga anak manusia akan menderita oleh mereka." Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis. (Matius 17:10-13) 

ia (Yohanes Pembaptis) akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka, dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya." (Lukas 1:16-17) 

Tentu saja, kita akan terkejut, karena kenyataannya, Yohanes Pembaptis tidak mampu berbuat sebagaimana diramalkan Maleakhi tentang nabi Elia, yakni "membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya", bahkan ia harus mati dipenggal kepalanya oleh umatnya sendiri, sebagaimana catatan Alkitab berikut: 

Maka cepat-cepat ia pergi kepada raja dan meminta: "Aku mau, supaya sekarang juga engkau berikan kepadaku kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam!" Lalu sangat sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya ia tidak mau menolaknya. Raja segera menyuruh seorang pengawal dengan perintah supaya mengambil kepala Yohanes. Orang itu pergi dan memenggal kepala Yohanes di penjara. Ia membawa kepala itu di sebuah talam dan memberikannya kepada gadis itu dan gadis itu memberikannya pula kepada ibunya. Ketika murid-murid Yohanes mendengar hal itu mereka datang dan mengambil mayatnya, lalu membaringkannya dalam kuburan. (Markus 6:25-29) 

Maka setelah dihasut oleh ibunya, anak perempuan itu berkata: "Berikanlah aku di sini kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam." Lalu sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya. Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara dan kepala Yohanes itupun dibawa orang di sebuah talam, lalu diberikan kepada gadis itu dan ia membawanya kepada ibunya. Kemudian datanglah murid-murid Yohanes Pembaptis mengambil mayatnya dan menguburkannya. Lalu pergilah mereka memberitahukannya kepada Yesus. (Matius 14:8-12) 

Herodes, raja wilayah, mendengar segala yang terjadi itu dan iapun merasa cemas, sebab ada orang yang mengatakan, bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati. Ada lagi yang mengatakan, bahwa Elia telah muncul kembali, dan ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit. Tetapi Herodes berkata: "Yohanes telah kupenggal kepalanya. Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal demikian?" Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus. (Lukas 9:7-9)

Para pengarang injil-injil sinoptik sengaja menggenapi nubuat Maleakhi tersebut dengan sosok Yohanes Pembaptis agar cita-cita umat Yahudi akan datangnya kembali seorang mesias terpenuhi oleh sosok Yesus, karena konon katanya Elia akan mempersiapkan jalan terlebih dahulu sebelum datangnya mesias tersebut. Kenyataannya, dapat kita lihat sendiri bahwa Yohanes Pembaptis sama sekali tidak cocok dengan ciri-ciri nabi Elia sebagaimana disebutkan dalam kitab Maleakhi di atas. 

Berbeda dengan injil-injil sinoptik, Injil Yohanes secara tegas menolak bahwa Elia yang dinubuatkan Maleakhi tersebut adalah Yohanes Pembaptis. Berikut kesaksian Yohanes: 

Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: "Siapakah engkau?" Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: "Aku bukan Mesias." Lalu mereka bertanya kepadanya: "Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?" Dan ia menjawab: "Bukan!" "Engkaukah nabi yang akan datang?" Dan ia menjawab: "Bukan!" (Yohanes 1:19-21) 

Ringkasnya, nubuat Maleakhi di atas sebenarnya merupakan ramalan yang tidak pernah terwujud!

Namun demikian, jika kita harus mencocok-cocokkan pesan Maleakhi di atas, tentulah Nabi Muhammad SAW lebih cocok menggantikan sosok Elia dibandingkan dengan Nabi Yahya AS (Yohanes Pembaptis), karena beliau adalah seorang nabi yang mampu "membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya" sehingga Tuhan tidak jadi memukul bumi hingga musnah.

Daftar Pustaka : Al-Quran Mengoreksi Al-Kitab

Minggu, Juni 28, 2015

Penjagaan Kepemimpinan Zionis - Menyingkap Hoax Albert Einstein Sang Yahudi


[Pernyataan Einstein terhadap orang Jerman]

    “Bangsa itu (Jerman) telah berada dalam kemerosotan secara mental dan moral sejak tahun 1870. Di balik Partai Nazi ada orang-orang Jerman yang memilih Hitler; buku dan pidatonya membuat niatnya yang memalukan tampak jelas di luar kemungkinan kesalahpahaman. Orang-orang Jerman bisa saja dibunuh atau dikekang setelah perang, namun mereka tidak bisa dididik lagi mengenai cara berpikir dan bersikap yang demokratis”, Albert Einstein.

    Si Yahudi yang “brilian” ini, tentu saja, menyebut tentang orang-orang (Jerman) yang hampir semuanya ditumpas dalam sebuah perang dunia (ke-2). Mereka (orang-orang Jerman) telah berhasil melepaskan diri dari malapetaka Yahudi dan dalam waktu setengah abad membangun kembali negara mereka (Jerman) untuk mencapai pendapatan keluarga hampir dua kali lipat daripada kita (Amerika Serikat).

    “Einstein jarang menyebutkan siapa asistennya. Sebenarnya, dalam paper/karangan-nya yang terkenal (diterbitkan tahun 1905), hanya tercantum nama Michele Besso, teman dan sounding board-nya. Tidak ada lagi sumber referensi lain yang tercantum.”

    [Pernyataan Einstein tentang energi atom]

    “Namun ’energi atom’ adalah hal lain. Jika Anda percaya bahwa suatu hari manusia akan bisa memanfaatkan energi yang tak terbatas ini –untuk menggerakkan kapal uap melintasi lautan dengan 1 pint air- misalnya, maka menurut Einstein, Anda keliru…”, the Pittsburgh Post-Gazette, 1934. (1 pint = 0,568 liter).
    [Seperti yang diketahui, teknologi atom sudah sangat berkembang pada hari ini. Ini membantah pernyataan Einstein tersebut]

    Pada akhir kuartal akhir abad ke-19, ilmu fisika dianggap hampir lengkap. Persamaan elektromagnetik James Clark Maxwell telah menjelaskan bahwa radiasi elektromagnetik dan cahaya dianggap sebagai gelombang vibrational yang merambat melalui sebuah medium yang disebut sebagai eter; sama seperti perambatan bunyi melalui udara. Dengan menggunakan Persamaan Elektromagnetik Maxwell, pada tahun 1888, J.J. Thompson menurunkan hubungan antara massa dan energi, E = m.c^2. Pada itu, orang yang dinyatakan (tapi tanpa bukti) sebagai penemu persamaan E = m.c^2, yaitu Einstein, masih bayi.

    (Penulis The Einstein Hoax - The Disastrous Intellectual War on Common Sense, H. E. Retic, telah menerima sebuah e-mail yang menegaskan bahwa Mr. Olinto D. Pretto dari Italia telah mempublikasikan persamaan tersebut (E = m.c^2) pada tahun 1903. Ini tidak begitu menjadi persoalan, yang jelas adalah bahwa Dr. Einstein bukanlah sumber asal persamaan itu, yang karenanya ia memperoleh penghargaan)
    Jika yahudi yang satu ini begitu brilian, mengapa pemerintah Amerika Serikat tidak memanfaatkan bakatnya bagi Manhattan Project yang SUKSES mengembangkan bom atom?
    Mengapa ia mempublikasikan “paper-nya” di bawah nama istrinya?
    Mengapa istrinya mengerjakan perhitungan (math) untuknya (Einstein)?
    Mengapa ia TIDAK PERNAH menyebutkan sebagai sumber (cite) paper terdahulu untuk menunjukkan bahwa paper terdahulu digunakan sebagai referensi, dan bukan dijiplak secara tidak sah?
    Mengapa Majalah Time menjulukinya sebagai “person of the year” saat ia bahkan tidak berada dalam top 100 pribadi favorit Amerika?
    Orang di Afrika pun tidak akan menerimanya sebagai panutan, jadi mengapa kita harus?

    [Einstein Timeline]

    1700
    Newton memprediksi pembelokan cahaya di sekitar matahari, sesuatu yg dijiplak oleh Einstein sbg prediksinya pd tahun 1911, tanpa cite [menyebutkan sebagai sumber] Newton.

    1801
    Johann Georg von Soldner mempublikasikan prediksinya yg dijiplak oleh Einstein 114 tahun kemudian, tanpa cite Soldnerin dalam “makalahnya” tahun 1915.

    1827
    Robert Brown dari Skotlandia menjelaskan Brownian Movement 78 tahun sebelum Einstein mendapat penghormatan (karena Brownian Movement).

    1878
    James Maxwell dari Skotlandia mempublikasikan “teori relativitas khusus” dalam Encyclopedia Britannica, yg dipublikasikan oleh Einstein sbg miliknya pd tahun 1905 tanpa cite Maxwell.

    14 Maret 1879
    Einstein lahir di Württemberg, Jerman.

    1887
    Eksperimen Michelson-Morley mengusulkan bahwa tidak ada eter. Observasi yg sama dibuat oleh Einstein dalam makalahnya pd tahun 1905, tanpa cite Michelson ataupun Morley.

    1888
    Heinrich Hertz mempublikasikan makalahnya tentang efek fotolistrik, ini juga tidak disebutkan sebagai sumber oleh Einstein.

    1890
    Ludwig Boltzmann dari Austria & Josiah Gibbs dari AS mengembangkan Konstanta Boltzmann.

    1892
    Hendrik Lorentz dari Belanda mempublikasikan “the Lorentz Transformations”.

    1895
    Pd usia 16, Einstein gagal dalam ujian dasar masuk sekolah teknik di Zurich.

    1896
    Pd usia 17, Einstein menjadi siswa drop out, kewarganegaraan Jerman-nya dicabut, dan dia mendaftar pd the Swiss Federal Polytechnic School di Zurich.

    1898
    Poincare dari Prancis menulis makalah teori relativitas, yg tidak pernah menyebut Einstein. Einstein menjiplaknya sbg makalahnya tanpa cite Poincare.

    1900
    Max Planck & Wilhelm Wien dari Jerman mengembangkan teori kuantum yg dijiplak oleh Einstein sbg “Light Quantum” pd tahun 1905, tanpa cite Plank ataupun Wien.

    1901
    Pd usia 22, setelah 5 tahun di Swiss Federal Polytechnic School, Einstein lulus dgn nilai terendah di kelas, menjadi warga negara Swiss, dan mendapat pekerjaan sbg asisten teknis kantor paten.

    1903
    Olinto de Pretto mempublikasikan rumus E = m.c^2 pd Atte, sebuah majalah ilmiah yg dibaca oleh Einstein, yg diklaim olehnya sbg hasil kerjanya & tidak cite Pretto.

    1904
    Friedrich Hasenohrl dari Jerman, cite J.J. Thomson dari Inggris & W. Kaufmann dari Swedia, mempublikasikan rumus E = m.c^2 pd jurnal yg sama, yg dijiplak oleh Einstein sbg karyanya pd tahun 1905 tanpa cite Hasenohrl , Thomson, maupunpun Kaufmann.

    1905
    Philipp Eduard Anton von Lenard, guru dari istri Einstein, menerima hadiah nobel karena penemuan efek fotolistrik, yg dijiplak oleh Einstein pd TAHUN yg SAMA tanpa mereferensi pd Lenard.

    1905
    Pd usia 26, saat masih bekerja di kantor paten, Einstein mempublikasikan esai “fisika teoritis & mekanika kuantum” sehingga dia memperoleh gelar Ph.D. dari Universitas Zurich serta dukungan zionis seluruh dunia.
    Dikabarkan bahwa istrinya mengerjakan semua perhitungan matematika untuk Einstein, dan dia menyerahkan semua uang hadiah kpd istrinya.

    1909
    Pd usia 30, setelah 4 tahun mendapat gelar Ph.D. “Si jenius” ini masih bekerja sbg asisten teknis di kantor paten, sehingga dunia yahudi mengatur dukungan agar dia menjadi profesor rekanan di Universitas Zurich.

    20 November 1915
    David Hilbert mempresentasikan makalahnya di Berlin, cite Marcel Grossmann, termasuk rumusan yg kemudian dipresentasikan oleh Einstein sbg miliknya 5 HARI KEMUDIAN. (2 minggu kemudian diketahui bahwa Einstein memiliki salinan makalah Hilbert)

    7 November 1919
    London Times memulai kampanye disinformasi tentang yahudi, mempropagandakan bahwa Einstein adalah seorang “jenius”.

    1921
    Untuk pertama kalinya, Einstein mengunjungi AS untuk mempromosikan zionisme.

    1922
    Einstein menerima hadiah Nobel berkenaan dgn efek fotolistrik.

    9 Desember 1932,
    Einstein menolak visa ke AS karena “kaitannya dgn komunis”.

    18 April 1955
    einstein meninggal dunia

    1972
    Herbert Dingle menolak “teori relativitas khusus”.

    1993
    Peter Beckman menulis bahwa “teori relativitas khusus” akan dihentikan.

    1995
    The Global Positioning Satellite (GPS) bekerja dgn baik-baik saja, walaupun ”Einsteinians” khawatir karena GPS mengabaikan “Teori-teori Einstein”.

    21 Desember 1998
    Tom Van Flandern mempublikasikan pd Physics Letters A, bahwa gravitasi setidaknya harus 20 milyar kali lebih cepat drpd kecepatan cahaya, membuktikan kesalahan “teori Einstein”.

    1999
    Majalah Time meletakkan Einstein pd sampul depannya sbg “person of the century”, walaupun dia bukan org Amerika, dia adalah agen musuh asing, dan masyarakat Amerika tidak menganggap Einstein sbg “most favourite 100 people of the century”.

    2000
    Anedio Ranfagni membuktikan bahwa “teori Einstein ” tentang kecepatan cahaya yg tetap adalah salah.

    [Paper yang dijiplak oleh Einstein]
        “Light Quantum” paper
        Dissertation: “A New Determination of Molecular Dimensions”
        “Brownian Motion” paper
        “On the Electrodynamics of Moving Bodies”
        The Special Theory of Relativity based on Lorentz Transformations with no mention of Lorentz who published his paper 13 years earlier.


    Quote:
    “The secret to creativity is knowing how to hide your sources”, Albert Einstein
    Quote:
    “Ein stein” berarti “satu batu”, sebuah metafora/kiasan untuk “half a brain”.

Membuka Wajah Dajjal - Demokrasi Jebakan Betmen ala Yahudi


DEMOKRASI DAN MODERNISASI KEBABLASAN

Pelajaran yang dapat kita simpulkan dari perjalanan sejarah demokrasi yang bersumber dari Barat sebenarnya tidak lebih baik dari Demokrasi rimba raya hutan, karena sebenarnya tidak memakai “ Kekuatan Logika “ namun sebaliknya Amerika memakai “ Logika Keuatan “, karena kenyataannya hanya mereka yang mempunyai kekuatan lah ( baik kekuatan tehnologi, kekuatan ekonomi, maupun kekuatan jaringan ) yang mempunyai kebebasan dan hak suara meskipun jumlah mereka tidak lebih dari 10%, sedangkan mereka yang lemah meskipun jumlahnya banyak dalam kenyataannya justru hanya menjadi obyek dari jumlah yang sedikit tersebut diatas, yang bisa diperlakukan seperti apa saja. Sedangkan modernisasi yang dapat kita simpulkan adalah modernisasi yang tanpa batas yang boleh menabrak semua norma dan nilai, bahkan norma dan nilai tidak berlaku lagi, lebih-lebih agama. Sedangkan “ HAM “ yang digembar-gemborkan oleh Barat, selama ini adalah HAM yang rasialis, sadis, biadab dan keji.

Berbicara Demokrasi, Roger Garaudy berkata dalam bukunya “ Amerika, Pioner Keruntuhan “ Demokrasi selalu menjadi tirai yang menutupi minoritas, baik itu para tuan pemilik budak maupun pemilik modal. Apa yang disebut sebagai “ Demokrasi Athena “ di jaman Pericles yang menjadi prototype dari induk demokrasi, pada hakikatnya hanyalah kekuasaan duapuluh ribu warga Negara yang bebas terhadap seratus ribu budak yang tidak mendapat hak apapun. Kita sedang berada di hadapan kekuasaan minoritas yang memperbudak dan disebut demokrasi. Ia adalah demokrasi untuk para penguasa, bukan untuk orang lain.

Garaudy kemudian mengungkapkan runtuhnya logika peradaban Barat yang oleh para pengagumnya dianggap sebagai Guru Umat Manusia. Guru-guru moral mereka sekalipun mereka adalah orang-orang Barat, memberikan contoh bagi Dunia tentang fundamentalisme yang jauh lebih radikal, karena fundamentalisme adalah klaim kepemilikan mutlak dan monopoli kebenaran, bahkan wajib memaksakan kepada orang lain. Contoh paling bagus fundamentalisme adalah penjajahan yang ditopang oleh argumentasi menyebarkan dan mengukuhkan ajaran injil, untuk memaksakan pemahamannya tentang agama terhadap seluruh dunia, agar para personil militer dan perdagangan melakukan pekerjaan sisanya, yaitu pembantaian dan eksploitasi. Ketika agama mengalami kemunduran, maka para penjajah itu mengalami kemajuan untuk memaksakan “ modernisme “ mereka terhadap seluruh dunia. Fundamentalisme Barat yang menyimpang, sesungguhnya merupakan pokok semua fundamentalisme, kemudian lahirlah bentuk-bentuk fundamentalisme lainnya sebagai reaksi atas fundamentalisme pokok dari Barat dan para sekutunya.

Barat berupaya untuk mengubah norma-norma lama, karena norma-norma tersebut memiliki patokan yang mandiri yang bisa jadi dapat menguntungkan atau merugikan. Ia berupaya untuk menancapkan pilar-pilar untuk norma-norma yang telah terdistorsi yang bersumber dari keinginan dan nafsunya yang kesimpulannya norma-norma itu harus mengikuti perilakunya, buka perilaku yang harus mengikuti norma.

Bila hal itu telah terwujud dengan diabaikannya semua norma lama, dan telah tercipta norma-norma baru serta masyarakat telah diyakinkan bahwa norma-norma baru ini bersifat relative, tidak mutlak, bisa berubah bahkan pasti berubah, persis seperti berubahnya mode pakaian atau mobil. Jadi jika norma-norma dan nilai-nilai sudah kacau maka norma-norma yang campur aduk menjadi hal yang biasa, maka selainnya merupakan hal yang bathil, maka penyimpangan seks menjadi hal yang biasa karena nilai dan norma sudah tidak berlaku lagi.

Dr. Abdul Wahhab Masiri dalam sebuah bukunya mengatakan :

Wajar bila relativisme berpengaruh dalam berbagai bidang kehidupan, khususnya bidang seni. Pada tahun enam puluhan mulailah gerakan pemberontakan terhadap ikatan dan batasan dalam seni, baik ikatan moral maupun estetika. Kecenderungan kepada permisifisme dan kekerasan meningkat, kemudian gerakan pembebasan melampaui keduanya, karena gerakan ini telah menjadi pembebasan dari semua ikatan dan norma. Salah satu tokoh penting dalam Bazan Rewiew di Roger State University adalah seorang seminan bernama Andy Warhol yang pada pertengahan tahun enampuluhan menemukan kaleng sampah dan kaleng sup, yang dengan kemampuan seorang ahli bisa berubah menjadi pekerjaan seni yang laku dijual hingga ribuan dollar. Ia mempunyai sebuah film berjudul “ Sleep “ yang ditayangkan selama tiga jam, menggambarkan seorang yang tidur, bergerak setiap seperempat jam atau sepuluh menit. Pada masa itu saya juga melihat sekelompok teater yang menamakan diri “ Pentas Realisme Radikal “ sedangkan judul pementasan yang dimainkannya adalah “ Saudara Perempuan Fidel Castro “. Pentas ini penuh dengan isyarat-isyarat seksual anak-anak ( diantaranya menampilkan organ-organ produksi ) yang tidak bertujuan menyampaikan misi apapun, karena misi yang utama adalah membuat benturan terhadap masyarakat. Tetapi yang lebih dahsyat dan disebabkan oleh suatu factor yang hingga sekarang tidak saya mengerti , para pemain wanita memainkan peran pria, sedangkan pemain pria memainkan peran wanita. Semua ini dilakukan atas nama kreativitas, relativitas dan kebebasan. Yang membuat saya bingung adalah mayoritas penonton mengungkapkan kekagumannya yang luar biasa terhadap pentas ini, yang tidak seorangpun hari ini mendengar mengenainya, persis seperti yang diungkapkan tentang kekagumannya terhadap film Sleep. Arus ini terus berkembang sehingga akhir-akhir ini menampilkan dirinya dalam bentuk yang sangat agitatif dalam hasil karya tiga orang seniman penganjur relativisme ekstrim, karena telah meyakini kebebasan tanpa batas kemanusiaan itu sendiri. Salah seorang dari mereka adalah Andrea Serrano, kemasyhurannya disebabkan oleh sebuah kanvas yang diberinya judul “ Kencinglah atas nama Tuhan Yesus “ dimana seniman menempatkan patung Yesus diatas Salib sambil kencing.

Yang kedua adalah Robert Mapplethorpe, ia seorang fotografer yang memiliki spesialisasi dalam mengambil gambar dirinya dalam kondisi seksual yang menyimpang yang radikal.

Yang Ketiga, dan paling terkenal adalah Joel-Peter Witkin, seorang fptografer yang menggunakan jasad-jasad mayat dalam membuat kreasi seninya. Salah satu kreativitasnya yang paling penting adalah : Hari Raya Orang-orang Lalai. Karya ini meniru salah satu jenis seni klasik yang dinamai “ Tertipu “, tema utamanya adalah ketertipuan manusia dan penegasan bahwa segala sesuatu akan musnah. Latar belakang obyek yang digambar adalah buah-buahan atau makanan yang berada di nampan kemudian disampingnya terletak tengkorak manusia dan bangkai burung dalam satu nampan, untuk mengingatkan manusia kepada suatu kematian. Tetapi Witkin mengembangkan metode penyajian dan sebagainya, karena sebagai pengganti dari tengkorak itu, ia meletakkan tangan-tangan dan kaki-kaki manusia seungguhan, dan sebagai pengganti bangkai burung, ia meletakkan mayat bayi ( konon, ia menciptakan kreasinya disebuah ruang otopsi ). Salah satu tema favorit Witkin adalah foto mayat-mayat yang mengenakan sedikit pakaian, dan foto seorang pria yang memasang paku di penisnya ( inilah satu-satunya cara yang digunakan untuk berinteraksi dengan orang lain, begitu sang seniman memberitahu kami). Witkin juga membuat kreasi dua papan foto yang terkenal : yang satu janin abnormal yang telah dipancang di tiang salib, dan seorang lelaki tanpa kepada yang duduk di atas kursi. Ketika salah seorang wanita undangan dalam pesta pembukaan pameran tersebut muntah-muntah, sang seniman berkata : “ salah satu ciri wanita cantik adalah tetap memelihara kecantikannya, sekalipun pada saat muntah”. Sebuah karya fotografi yang dijual dengan harga 35 ribu dollar ( diantara agennya adalah seniman Richard Gere dan John Iltot ). Dalam sebuah artikel tentang Witkin, penulisnya mengatakan : “ Jika para seniman mengekspresikan karakter dirinya, melalui karya-katya fotografi mereka, maka Witkin jelas merupakan seorang yang sadis” kehidupan Witkin pun tidak kalah sadis dan ralatif. Ketika seorang wartawan mengadakan wawancara denganya, maka sering ia berbicara sambil mengenakan topeng Zoro. Ia hidup bersama Isterinya Chintya dan kekasihnya Barbara, mereka tidur seranjang. Ia mempunyai seorang anak laki-laki dari Chintya yang diberi nama Carson ( bayangkan problem kepribadian yang akan dihadapi oleh anak laki-lakinya, khususnya bila ia telah mengetahui bahwa sang seniman mengakui ia sering melakukan aktivitas seksual bersama karya-karyanya, yaitu bangkai-bangkai ). Disini kita mengungkap persoalan privacy dalam kepribadian masyarakat , apakah ini merupakan kehidupan pribadinya seorang ? Apakah penyakit misterius yang menimpa Nietzche telah mempengaruhi otaknya, padahal ia tidak memiliki hubungan sama sekali dengan falsafah yang dari bawah jubahnya keluar faham filsafat modern ? ( Katakan hal yang sama tentang Theodore Herzl, pendiri gerakan Zionisme, yang pada akhirnya tewas karena penyakit misterius ).

Apakah hanya sampai disini , kejorokan kesadisan para seniman yang menganut relativitas,
Dr. Abdul Wahhab Masiri melanjutkan :

“ Tren aliran seni ini akhirnya sampai pada apa yang disebut sebagai “ Sinful Movies “. Saya tidak mengerti apa arti istilah ini, tetapi barangkali dengan menggambarkannya akan bisa memberikan penjelasan tentang substansinya. Ia adalah film yang memadukan antara kekerasan dan seks secara sangat ekstrim. Sering adeganya diakhiri dengan seorang wanita pemerin film ini yang dalam kondisi orgasme, kemudian ia dibunuh ketika puncak orgasmenya. Pemandangan seperti ini sudah jamak dalam film-film permisif “ biasa “, tetapi dalam “ Sinful Movies “ penyembelihan benar-benar dilakukan. “ Ya, wasnita yang menjadi lakon film itu dibunuh “ kemudian disampaikanlah sebuah pesan tentang film ini dengan kalimat yang berbunyi “ sebuah pemandangan di Amerika Latin, di mana harga tenaga kerja sangat murah “.

Para produser film ini, terdorong untuk memproduksinya dengan melihat dari kacamata kreativitas, kebebasan, dan revolosi,,, dst. Sebagian intelaktual liberalis yang membela kebebasan pendapat absolute melakukan demonstrasi mengecam film-film yang menampilkan gambar-gambar semacam ini. Tetapi surat kabar “ Wall Street Journal “ mengecam sikap mereka ini dan menjelaskan kepada mereka bahwa apa yang terjadi hanyalah hasil wajar dari relativitas sebuah karya seni, seksualitas, penolakan terhadap batas-batas apapun atas nama kebebasan dan kreativitas tak terbatas.

Sekarang bagaimanakah perasaan pembaca, apakah anda menjadi terkejut, demam, ataukah anda terguncang, atau anda merasa mual.

Suatu hal yang lebih menyakitkan melebihi rasa sakit yang sebenarnya, adalah perasaan korban sembelihan itu terhadap pengkhianatan sampah-sampah hina para intelektual yang menggembar-gemborkan modernisme dan relativisme, serta mengangkat tinggi-tinggi perdaban Barat seraya memaki Islam.

Dari uraian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa HAM yang digembar-gemborkan oleh Barat ternyata sangat rasilais dan hanya berlaku bagi orang kulit putih, sedang bagi ras lain khususnya yang berwarna tidak berlaku, sehingga HAM hanya dipakai untuk melindungi para pelacur dan penganut kebebasan seks dari penolakan dan pengusiran masyarakat.

Sedangkan modernisasi dan kebebasan yang mereka inginkan adalah kebebasan tanpa batas yang melabrak semua nilai dan norma.

Inikah peradaban yang mereka inginkan agar kita anut serta kita meninggalkan nilai-nilai luhur yang dibawa oleh Rasululllah Muhammad dari Allah Sang Pencipta dan Pemelihara jagad raya ini ?

Sekarang kita kembali ke Negeri ini, yang mayoritas penduduknya beraga Islam, masihkah penguasa negeri ini akan menelan mentah-mentah apa yang selama ini digembar-gemborkan oleh Barat seperti HAM dan modernisasi serta kebebasan, padahal inilah sebenarnya yang menyebabkan kehancuran moral bangsa Indonesia serta laknat Allah dengan berbagai bencana yang tak kunjung berhenti

Jumat, Juni 26, 2015

[Video] Nonton Arie Hanggara 1984 - Angeline Model Lama [Kesengsaraan Manusia Kesenangan Setan]


TEMPO.CO, Jakarta - Pembunuhan Angeline mengingatkan akan penyiksaan terhadap Arie Hanggara pada 1984 yang juga berakhir dengan kematian. Angeline dan Arie sama-sama meninggal pada usia belia, masing-masing 8 dan 7 tahun.

Kematian keduanya diduga dilakukan orang terdekat. Meninggalnya Angeline diduga didalangi Margriet, ibu angkatnya. Margriet pun ditetapkan sebagai tersangka kasus penelantaran anak. Pekerja di rumah Margriet, Agustai Hamdani, mengaku menghabisi nyawa Angeline.

Sebelum meninggal, siswi kelas II SDN 12 Sanur, Bali, ini diduga mengalami penyiksaan dan perlakuan tidak layak. Aktivis perlindungan perempuan dan anak, Siti Sapurah, menduga kuat perlakuan kasar tersebut dilakukan Margriet. Sebab, Sapurah sudah bertemu langsung dan berbicara dengan orang yang pernah lama tinggal bersama keluarga tersebut.

"Dipukulin setiap hari. Sebelum berangkat, (Angeline) harus kasih makan ayam. (Angeline) cuma dikasih mi kering," kata Ipung--sapaan Sapurah. Menurut dia, Margriet tidak suka melihat Angeline bermain layaknya anak seumurannya.

Angeline pun menghilang sejak 16 Mei 2015. Hilangnya Angeline diumumkan keluarga angkatnya lewat akun Facebook bernama Find Angeline-Bali's Missing Child. Setelah dilakukan pencarian, pada 10 Juni 2015, polisi menemukan Angeline sudah tewas terkubur di dekat kandang ayam belakang rumah ibu angkatnya.

Adapun hidup Arie justru tewas di tangan ayah kandungnya, Machtino Eddiwan. Penyiksaan juga dilakukan ibu tirinya, Santi.

Awalnya, dalam tas siswa kelas I SD Perguruan Cikini, Jakarta, itu ditemukan uang Rp 8.000. Menurut Arie, uang itu diambil dari tas seorang pelajar SMA Yaperci. Santi yang berang langsung menampar dan membenturkan kepala Arie ke tembok.

Machtino pun turut memukulinya dengan tangkai sapu. Dia juga menyuruh Arie berdiri menghadap tembok, mengikat tangannya, serta memerintahkan jongkok-berdiri beberapa kali sampai kelelahan, kelaparan, dan kehausan.

Setelah lima hari, Arie menjalani siksaan sampai tak masuk sekolah. Kemudian sang ayah menjumpai Arie jatuh terduduk. Celakanya, Machtino malahan menghajarnya dengan pukulan yang lebih keras. Malam itu, Arie rupanya sudah tak kuat lagi menanggung siksaan. Dia meninggal sewaktu dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Tetangga Machtino memberikan kesaksian menuturkan Santi-lah yang sering memarahi Arie. Para tetangga juga pernah melihat Santi mengacungkan sebilah pisau kepada Machtino sambil berteriak-teriak. Santi kabarnya merasa berat harus mencari nafkah karena suaminya terus menganggur.

Saat pemakaman Arie, Machtino pun menangis. "Maafkan Papa, Arie. Papa tak bermaksud membunuhmu," ujarnya di sela tangis.
Selamat Menyaksikan