Kamis, 27 November 2014

Dowload Ebook Fenomenal edisi Akhir Zaman "Jerusalem dalam Qur'an" Karya Imran Hosein Bahasa Indonesia


Tentang Imran Nazar Hosein

Beliau di lahirkan di Trinidad yang terletak di kepulauan Karibia pada tahun 1942. Keluarganya berasal dari India yang datang bekerja sebagai buruh di sana. Dia merupakan lulusan dari Institut Aleemiyah di Karachi. Selain dari itu beliau juga lulusan dari beberapa Universitas termasuk Universitas Karachi, Universitas West Indies, Universitas Al Azhar dan Institut Hubungan Internasional yang berlokasi di Switzerland. Beliau bertugas selama beberapa tahun sebagai pegawai kedutaan di Departemen Hubungan Internasional dengan pemerintah Trinidad dan Tobago. Tapi dia telah mengundurkan diri pada tahun 1985 demi untuk berkonsentrasi sepenuhnya kepada pekerjaan dakwah.


Sheikh Imran pernah tinggal di kota New York, Amerika Serikat selama 10 tahun. Ia menjabat sebagai Direktur Studi Islam di Joint Committee of Muslim Organizations of Greater New York. Dia memberikan kuliah tentang Islam dalam beberapa universitas, perguruan tinggi, gereja, rumah-rumah ibadah, penjara, ruang publik dan lain-lain tempat di sekitar Amerika Serikat dan Kanada. Dia juga mengambil bagian dalam dialog antara agama dengan pendeta Nasrani dan Rabbi Yahudi saat mewakili Islam di Amerika Serikat. Dia juga adalah Imam untuk Masjid Dar al-Qur'an di Long Island, New York. Dia juga memimpin shalat Juma'at mingguan dan menyampaikan khutbah di Markas Asosiasi PBB di Manhattan sebulan sekali selama sepuluh tahun secara berkelanjutan.

Dia adalah mantan Kepala Institut Aleemiyah di Karachi, Pakistan. Selain dari itu ia juga merupakan seorang Direktor Ulasan Kongres Muslim Dunia di Karachi, Pakistan. Dia juga menjabat sebagai Direktur Institut Islam untuk Pendidikan dan Penelitian di Miami, Florida dan juga sebagai Direktur Dakwah untuk Tanzeem-e-Islami di Amerika Utara.Dalam menyampaikan ceramah, beliau terus bepergian ke seluruh dunia sejak menjadi lulusan dari Institut Aleemiyah dalam Studi Islam pada 1971 dan sejak berumur 29 tahun.

Dia telah menulis lebih dari 12 buah buku dalam topik Islam dan mendapat banyak pengakuan. Bahkan buku "Yerusalem dalam Quran - Pandangan Islam terhadap halatuju Yerusalem atau" Jerusalem in the Qur'an - An Islamic View of the Destiny of Jerusalem "telah menjadi buku penjualan terlaris dan telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa.


Di antara posisi lain yang pernah disandang oleh Sheikh Imran adalah;

i- Kepala Institut Studi Islam Aleemiyah di Karachi, Pakistan
II- Direktur Penelitian Kongres Dunia Islam di Karachi, Pakistan
III- Direktur Institut Pendidikan & Penelitian Islam di Miami, Florida Amerika
IV- Direktur Dawah Tanzeem-e-Islami Amerika Utara

Setelah lulus dari Institut Studi Islam Aleemiyah Karachi pada tahun 1971, dibawah bimbingan gurunya yaitu Maulana Dr. Muhammad Fazlur Rahman al-Ansari al-Qaderi rahimahullah (keturunan Abu Ayyub al-Ansari radi 'Allahu' anhu) yang merupakan seorang cendekiawan Islam, guru dan pembimbing rohani, serta berkat guru kepada gurunya yaitu Maulana Muhammad Abdul Aleem Siddiqui al-Qaderi radi 'Allahu' anhu (keturunan Abu Bakr as-Siddiq radi 'Allahu' anhu), Sheikh Imran berusia 29 tahun, telah mengembara ke seluruh pelusok dunia secara terus menerus untuk menyampaikan da'wah Islam dan mengadakan kuliah. Sebagian besar ucapannya, adalah fokus pada agenda perjuangan Zionisme dan juga interpretasi dan ta'wilan dari ayat-ayat al Quran dan juga hadis tentang akhir zaman. Selain itu, Sheikh Imran juga telah menulis berbagai jenis buku terkait Islam. Buku berjudul "Yerusalem di dalam Al-Quran - Pandangan Islam Mengenai Halatuju Yerusalem" telah menjadi 'best seller' dan telah diterjemahkan dan diterbitkan dalam berbagai bahasa dunia. Prof. Dr. Malik Badri, International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC), IIUM (UIAM), Kuala Lumpur, Malaysia, menulis Kata Pengantar untuk buku ini, menurutnya:

     Akhirnya, saya kagum dengan gaya penulisan Imran. Meskipun tesis Jerusalem di dalam al-Quran ini ditulis dengan teliti dengan menggabungkan fakta-fakta agama, sejarah dan kejadian-kejadian politik masa kini serta interpretasi mendalam al-Quran dan hadits, ia ditulis seperti sebuah cerita. Tidak mungkin dapat menghentikan bacaan buku ini ketika dimulai. Ini adalah kualitas sebuah penulisan novel. Seorang pembaca akan membaca sekali sebuah buku dan seterusnya mengenetepikannya - tetapi tidak kepada buku yang merangsang pemikiran seperti yang ditulis oleh Sheikh Imran ini. Buku ini adalah referensi yang harus diteliti untuk penelitian berulang-ulang kali. Saya percaya kebijaksanaan Sheikh Imran dalam berbahasa adalah hasil dari kemampuannya tersendiri yang disertakan dengan usaha keras tanpa lelah sebagai pembicara dan da'i, serta Rahmat Ilahi atas keikhlasannya. ['Jerusalem Di Dalam al-Quran', Masjid Dar al -Al-Quran, Long Island, New York. 2002. p. xvi]


Prof. Dr. Abul Fadl Mohsin Ebrahim, Profesor Studi Islam di Universitas Durban di Afrika Selatan, mengatakan tentang buku ini:

     Jerusalem Di Dalam al-Quran muncul pada waktu kritis ketika moral kaum Muslim berada di tingkat yang paling rendah. Invasi Tanah Suci oleh orang Yahudi yang tidak berujung menyebabkan orang islam memohon kepada Tuhan sebagaimana dilakukan oleh saudara mereka saat dihukum oleh kaum kuffar Mekah: "Bilakah akan datang pertolongan Allah?" Kemampuan Sheikh Imran merungkaikan alasan di balik kejadian di dunia hari ini menjadi sumber inspirasi buat golongan Islam karena ia menggunakan metode penafsiran ilmiah al-Quran dan hadis dengan meyakinkan dan menyatakan bahwa pertolongan Allah subhanahu wa ta'ala adalah hampir dan Tanah Suci akan dibebaskan dari cengkeraman Yahudi dan Islam akan kembali sebagai negara pemerintah dunia kelak. Pembaca buku ini akan kagum dengan tingkat pemahaman penulis dalam aspek politik dunia. Jerusalem Di Dalam al Quran merupakan suatu sumber yang memberikan cahaya kepada golongan Muslim dan suatu pembuka mata buat mereka yang dijuluki 'Ahli Kitab'. ['Jerusalem Di Dalam al-Quran, Masjid Dar al-Qur'an, Long Island, New York. 2002.]

Password : www.love-is-rasa.blogspot.com

https://docs.google.com/uc?export=download&id=0B87MTHQzbx3eWFRsaExkZW02dVE

Kisah Felix Siaw Masuk Islam


Siapakah Felix Siauw ?

Masuk-islam.com – Sudah tahukah anda siapa itu Felix Siauw? Akhir-akhir ini (2012-2013) ustadz ini sering muncul dilayar televisi.
Nama Lengkapnya adalah Felix Yanwar Siauw Pria kelahiran Palembang keturunan etnis china (TiongHoa), jika anda masih belum mengenalnya silahkan lihat photo dibawah ini, mungkin anda ingat! dan jika anda  tidak pernah mengenalnya sama sekali, saksikan nanti malam acara Variety Show Religi “Inspirasi Iman” yang dipandu oleh artis cantik Oki Setiana Dewi, Felix Siauw dan Jarwo Kwat setiap Kamis pk. 23.00-24.30  di TVRI
felix siauw muallafustadz felix siaw
Bagaimana Kisah Cerita Felix Siaw Masuk Islam ?

“Jika kamu masih mempunyai banyak pertanyaan, maka kamu belum dikatakan beriman, Iman adalah percaya apa adanya, tanpa reserve”.

Begitulah kira-kira suatu pernyataan yang akan selalu saya ingat didalam hidup saya. Waktu itu saya masih seorang penganut Kristen Katolik berusia 12 tahun yang banyak sekali pertanyaan didalam hidup saya. Diantara pertanyaan-pertanyaan itu, tiga pertanyaan yang paling besar adalah: Darimana asal kehidupan ini, Untuk apa adanya kehidupan ini, dan akan seperti apa akhir daripada kehidupan ini. Dari tiga pertanyaan tersebut muncullah pertanyaan-pertanyaan turunan, “Kenapa tuhan pencipta kehidupan ini ada 3, tuhan bapa, putra dan roh kudus? Darimana asal tuhan bapa?”, atau “Mengapa tuhan bisa disalib dan dibunuh lalu mati, lalu bangkit lagi?”. Jawaban-jawaban itu selalu akan mendapatkan jawaban yang mengambang dan tak memuaskan.

Ketidakpuasan lalu mendorong saya untuk mencari jawaban di dalam alkitab, kitab yang datang dari tuhan, yang saya pikir waktu itu bisa memberikan jawaban. Sejak saat itu, mulailah saya mempelajari isi alkitab yang belasan tahun tidak pernah saya buka secara sadar dan sengaja. Betapa terkejutnya saya, setelah sedikit berusaha memahami dan mendalami alkitab, saya baru saja mengetahui pada saat itu jika 14 dari 27 surat dari injil perjanjian baru ternyata ditulis oleh manusia, saya hampir tidak percaya bahwa lebih dari setengah isi kitab yang katanya kitab tuhan ditulis oleh manusia, yaitu Santo Paulus. Lebih terkejut lagi ketika saya mengetahui bahwa sisa kitab yang lainnya juga merupakan tulisan tangan manusia setelah wafatnya Yesus. Sederhananya, Yesus pun tidak mengetahui apa isi injilnya. Lebih dari itu semua, konsep trinitas yang menyatakan tuhan itu tiga dalam satu dan satu dalam tiga (Bapa, Anak, dan Roh Kudus) yang merupakan inti dari ajaran kristen pun ternyata adalah hasil konggres di kota Nicea pada tahun 325 M. Ketika proses mencari jawaban di dalam alkitab pun, saya menemukan sangat sedikit sekali keterangan yang diberikan di dalam alkitab tentang kehidupan setelah mati hari kiamat dan asal usul manusia.

Setelah proses pencarian jawaban di dalam alkitab itu, saya memutuskan bahwa agama yang saya anut tidaklah pantas untuk dipertahankan atau diseriusi, karena tidak memberikan saya jawaban atas pertanyaan mendasar saya, juga tidak memberikan kepada saya pedoman dan solusi dalam menjalani hidup ini. Sejak saat itu, saya memutuskan untuk menjadi seseorang yang tidak beragama, tetapi tetap percaya kepada Tuhan. Saya mengambil kesimpulan bahwa semua agama tidak ada yang benar, karena sudah diselewengkan oleh penganutnya seiring dengan waktu. Saya menganggap semua agama sama, tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah. Saya juga berpandangan bahwa Tuhan laksana matahari, dimana para nabi dengan agamanya masing-masing adalah bulan yang memantulkan cahaya matahari, dan pemantulan itu tidak ada yang sempurna, sehingga agama pun tidak ada yang sempurna Tanpa sadar waktu itu saya masuk kedalam ideologi sekular. Menjadilah saya manusia yang sinkretis dan pluralis pada waktu itu.

Tetapi semua pandangan itu berubah 5 tahun kemudian ketika saya memasuki semester ketiga saya ketika berkuliah di salah satu PTN. Saya menemukan bahwa teori saya bahwa semua agama itu sama hancur samasekali dengan adanya realitas baru yang saya dapatkan. Lewat pertemuan saya dengan seorang ustadz muda aktivis gerakan da’wah islam internasional, perkenalan saya dengan al-Qur’an dimulai. Diskusi itu bermula dari perdebatan saya dengan seorang teman saya tentang kebenaran. Dia berpendapat bahwa kebenaran ada di dalam al-Qur’an, sedangkan saya belum mendapatkan kebenaran. Sehingga dipertemukanlah saya dengan ustadz muda ini untuk berdiskusi lebih lanjut.

Setelah bertemu dan berkenalan dengan ustadz muda ini, saya lalu bercerota tentang pengalaman hidup saya termasuk ketiga pertanyaan hidup saya yang paling besar. Kami lalu berdiskusi dan mencapai suatu kesepakatan tentang adanya Tuhan pencipta alam semesta. Adanya Tuhan, atau Sang Pencipta memanglah sesuatu yang tidak bisa disangkal dan dinafikkan bila kita benar-benar memperhatikan sekeliling kita. Tapi saya lalu bertanya pada ustadz muda itu “Saya yakin Tuhan itu ada, dan saya berasal dari-Nya, tapi masalahnya ada 5 agama yang mengklaim mereka punya petunjuk bagi manusia untuk menjalani hidupnya. Yang manakah lalu yang bisa kita percaya?!”. Ustadz muda itu berkata “Apapun diciptakan pasti mempunyai petunjuk tentang caranya bekerja” lalu dia menambahkan “Begitupun juga manusia, masalahnya, yang manakah kitab petunjuk yang paling benar dan bisa membuktikan diri kalau ia datang dari Sang Pencipta atau Tuhan yang Maha Kuasa” lalu diapun membacakan suatu ayat dalam al-Qur’an:

Kitab (Al Quran) Ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa (TQS al-Baqarah [2]:2)

Ketika saya membaca ayat ini saya terpesona dengan ketegasan dan kejelasan serta ketinggian makna daripada kitab itu. Mengapa penulis kitab itu berani menuliskan seperti itu?. Seolah membaca pikiran saya, ustadz itu melanjutkan “kata-kata ini adalah hal yang sangat wajar bila penulisnya bukanlah manusia, ciptaan yang terbatas, Melainkan Pencipta. Not creation but The Creator. Bahkan al-Qur’an menantang manusia untuk mendatangkan yang semacamnya!”

Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Quran yang kami wahyukan kepada hamba kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar (TQS al-Baqarah [2]: 23)

Waktu itu saya membeku, pikiran saya bergejolak, seolah seperti jerami kering yang terbakar api. Dalam hati saya berkata “Mungkin inilah kebenaran yang selama ini saya cari!”. Tetapi waktu itu ada beberapa keraguan yang menyelimuti diri saya, belum mau mengakui bahwa memang al-Qur’an adalah suatu kitab yang sangat istimewa, yang tiada seorangpun yang bisa mendatangkan yang semacamnya. Lalu saya bertanya lagi “Lalu mengapa agama yang sedemikian hebat malah terpuruk, menjadi pesakitan, hina dan menghinakan dirinya sendiri?”. Dengan tersenyum dan penuh ketenangan ustadz muda itu menjawab “Islam tidak sama dengan Muslim. Islam sempurna, mulia dan tinggi, tidak ada satupun yang tidak bisa dijelaskan dan dijawab dalam Islam. Muslim akan mulia, tinggi juga hebat. Dengan satu syarat, mereka mengambil Islam secara kaffah (sempurna) dalam kehidupan mereka”

“Jadi maksud ustadz, muslim yang sekarang tidak atau belum menerapkan Islam secara sempurna?!” sata menyimpulkan.

“Ya, itulah kenyataan yang bisa Anda lihat” tegas ustadz muda itu.

Lalu saya dijelaskan panjang lebar tentang maksud bahwa Islam berbeda dengan Muslim. Penjelasan itu sangat luar biasa, sehingga memperlihatkan bagaimana sistem Islam kaffah bekerja. Sesuatu yang belum pernah saya dengar tentang Islam sampai saat itu, sesuatu yang tersembunyi (atau sengaja disembunyikan) dari Islam selama ini. Saat itu saya sadar betul kelebihan dan kebenaran Islam. Hanya saja selama ini saya membenci Islam karena saya hanya melihat muslimnya bukan Islam. Hanya melihat sebagian dari Islam bukan keseluruhan.
Felix Siauw Masuk Islam

Akhirnya ketiga pertanyaan besar saya selama ini terjawab dengan sempurna. Bahwa saya berasal dari Sang Pencipta dan itu adalah Allah SWT. Saya hidup untuk beribadah (secara luas) kepada-Nya karena itulah perintah-Nya yang tertulis didalam al-Qur’an. Dan al-Qur’an dijamin datang dari-Nya karena tak ada seorangpun manusia yang mampu mendatangkan yang semacamnya. Setelah hidup ini berakhir, kepada Allah saya akan kembali dan membawa perbuatan ibadah saya selama hidup dan dipertanggungjawabkan kepada-Nya sesuai dengan aturan yang diturunkan oleh Allah. Setelah yakin dan memastikan untuk jujur pada hasil pemikiran saya. Saya memutuskan:

“Baik, kalau begitu saya akan masuk Islam!”

Saya tahu, saya akan menemui banyak sekali tantangan ketika saya memutuskan hal ini. Saya memiliki lingkungan yang tendensius kepada Islam dan saya yakin keputusan ini tidak akan membuat mereka senang. Tapi bagaimana lagi, apakah saya harus mempertahankan perasaan dan kebohongan dengan mengorbankan kebenaran yang saya cari selama ini?!. “Tidak, sama sekali tidak” saya memastikan pada diri saya sendiri lagi. Artinya walaupun tantangan di depan mata, saya yakin bahwa Allah, yang memberikan saya semuanya inilah yang pantas dan harus didahulukan.

Setelah menemukan Islam, saya menemukan ketenangan sekaligus perjuangan. Ketenangan pada hati dan pikiran karena kebenaran Islam. Dan perjuangan karena banyak muslim yang masih terpisah dengan Islam dan tidak mengetahui hakikat Islam seperti yang saya ketahui, kenikmatan Islam yang saya nikmati dan bangga kepada Islam seperti saya bangga kepada Islam. Dan mudah-mudahan, sampai akhir hidup saya dan keluarga saya, kami akan terus di barisan pembela Islam yang terpercaya. Janji Allah sangat jelas, dan akan terbukti dalam waktu dekat. Allahuakbar!

Dan Allah Telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana dia Telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang Telah diridhai-Nya untuk mereka, dan dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, Maka mereka Itulah orang-orang yang fasik (TQS an-Nuur [24]: 55)
Terimakasih Allah SWT, telah memberiku al-Qur’an dan taufik. Terimakasih wahai rasulullah Muhammad saw. atas kasih sayang dan perjuangannya. Terimakasih untuk Mami yang telah melahirkan dan mengasuh serta membesarkanku. Papi atas pelajaran nalar dan kritisnya sehingga aku bisa menemukan Islam. al-Ustadz Fatih Karim atas kesabaran dan persaudaraanya. al-Ustadz Ahmad Muhdi atas kritik dan perhatiannya. Ummi Iin atas percaya dan penurutnya. Teman-teman HDHT, terimakasih atas bimbingannya.

Itulah kisah singkat Felix Siauw Masuk Islam dan sekarang menjadi seorang ustadz terkenal, seperti halnya Ustadz Koko Liem. Semoga kisah ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua yang sudah islam sejak lahir untuk lebih menerapkan islam dalam kehidupan sehari-hari.

Sumber : http://felixsiauw.com/home/aku-dan-islam/

Rabu, 26 November 2014

Polwan Inggris Jatuh Cinta pada Islam

photo : thesun.co.uk
Seperti dilansir dari The New Stribe, setiap hari sekitar 13 orang Inggris masuk Islam dan sebagian di antaranya adalah warga berkulit putih. 75 % di antaranya adalah wanita.
wanita inggris masuk islam.

Membuat keputusan untuk memilih agama yang kita yakini memang tidak mudah. Namun bagi wanita yang bekerja sebagai polisi, Jayne Kemp, berhasil melakukannya dengan sungguh-sungguh dan nampaknya ia sangat menikmati hal tersebut.
Wanita berusia 28 tahun ini jatuh cinta pada Islam dan mulai menggunakan jilbab, bahkan ketika ia bekerja. Jayne menjadi begitu penasaran dengan agama Islam sejak ia menolong seseorang. Ia kini juga berencana untuk mengubah namanya menjadi Aminah.

Jayne bertugas dengan menggunakan hijab dan kadang mengambil waktu ekstra agar pada hari Jumat ia bisa libur dan menghadiri Sholat Jumat di masjid, dilansir dari The Sun. Keputusannya ini ia terapkan sejak April 2012 lalu.

“Kupikir Islam mengharuskan setiap wanita untuk memasak di dapur, namun aku belajar kesederhanaan, kesabaran dan sikap saling menghormati pada orang lain,” kata Jayne. “Aku bukan mencari agama yang tepat saat ini saja. Kurasa aku jatuh cinta dengan Islam.”

Keputusan Jayne ini adalah kehendak pribadi. Oleh karena itu, ia kini memiliki keyakinan yang berbeda dari anak-anaknya dan suaminya. Namun hal itu tak menjadi masalah. Biasanya anak-anak ini akan merayakan Natal bersama sang ayah dan Jayne akan membuat masakannya sendiri agar lebih halal.

“Keluargaku umumnya saling mendukung. Aku bahagia bila mereka bahagia. Kata saudara perempuanku, aku terlihat sangat bahagia saat ini.” ujarnya.

Salah satu yang membuat Jayne makin yakin untuk menjadi muslimah adalah saat ia ngobrol dengan muslim lainnya di Twitter. Muhammad Manzoor yang menjadi pengurus masjid lokal di sana membantunya untuk berubah seperti sekarang. Meski pada awalnya ia sempat takut kalau para koleganya akan mencibir dengan perubahan hidupnya yang sangat drastis dan dramatis.

Banyak orang yang meyakini bahwa langkah tersulit dalam kehidupan adalah langkah pertama. Namun, kita tak akan tahu apa yang mungkin terjadi bila tidak melangkahkan kaki kita. Jayne memang awalnya ragu menjadi muslimah. Namun setelah belajar banyak dan memantapkan hati, ia memberanikan diri untuk masuk Islam dan berjilbab.

Jayne bahkan mengikuti aturan sholat, berpakaian dan makan yang benar dalam Islam. Beruntungnya Jayne memiliki keluarga yang saling mendukung sekalipun memiliki perbedaan. Semoga Jayne bisa semakin memantapkan jalan hidupnya kini.

sumber : www.masuk-islam.com

Minggu, 23 November 2014

Download Kitab Doa Lengkap Al-Adzkar Jilid 1-5

KITAB TERJEMAH AL-ADZKAR JILID 1-5


Ad-Dua’ huwal i’badah, doa adalah ibadah (al-Hadits). Doa adalah salah satu ibadah paling penting dalam syari’at Islam yang mulia ini. Sungguh doa-doa bertaburan di dalam al-Qur’an dan as-Sunnah, Allah mengajari manusia melalui para nabi dan rasul-Nya dalam berdoa, untuk kebaikan diri mereka di dunia atau kebaikan di akhirat. Tuntunan yang begitu indah ini benar-benar dilakukan oleh para anbiya dan rusul, sehingga doa-doa mereka ikut menentukan keberhasilan dakwah dan kehidupan mereka, baik di dunia maupun di akhirat.


Doa memberikan arah pada jalan panjang yang ditempuh oleh manusia, karena doa selalu memiliki komponen penyusunnya, yang pertama bahwa doa adalah permintaan dari seorang manusia, seorang hamba, yang rendah dan penuh ketawadlukan, yang dipanjatkan kepada Allah, Yang Maha Kaya, Maha Tinggi dan Maha Besar. Doa harus selalu dipanjatkan dengan penuh pengharapan dan penuh keyakinan bahwa hal itu pasti akan mereka raih, karena Allah telah dalam sebuah firman-Nya, yang artinya: “Berdoalah, niscaya Aku akan mengabulkannya”.

Dalam buku ini Anda akan menemukan mutiara doa yang sebelumnya di ambil dari al-Qur’an dan as-Sunnah. Semoga Anda dapat mengambil mutiara itu, sehingga ia akan membuat hidup kita indah di dunia dan di akhirat.

WWW.LOVE-IS-RASA.BLOGSPOT.COM

1. Al-Adzkar jilid 1

Daftar Isi :

    Kitab Fadhilah Zikir



2. Al-Adzkar jilid 2

Daftar Isi :

        Kitab Tilawat (membaca) Al-Qur’an
        Kitab Memuji Allah swt (bertahmid)
        Kitab Sholawat atas Rosul Allah
        Kitab Zikir dan Do’a karena Sesuatu
        Kitab Zikir yang Berkenaan dengan Sakit dan Maut
        Kitab Zikir ada Sholat Tertentu



3. Al-Adzkar jilid 3

Daftar Isi :

        Kitab Bacaan Puasa
        Kitab Bacaan Haji
        Kitab Bacaan Ketika Berjihad
        Kitab Bacaan Musafir
        Kitab dzikir orang yang makan dan minum
        Kitab slam  minta ijin dan mendoakan orang yang bersin



4. Al-Adzkar jilid 4

Daftar isi :

    Kitab zikir-zikir yang berkenaan dengan Nikah
    Kitab Pemberian Nama Anak
    Kitab macam-macam zikir



5. Al-Adzkar jilid 5

Daftar Isi :

    Kitab Memelihara Lisan
    Kitab Kumpulan Doa Penting
    Kitab Istighfar (minta ampun)


Sumber : fikrifajar.wordpress

Sabtu, 22 November 2014

Islam Mendominasi di Dunia dan Menjadi Umat Paling Banyak Sepanjang Sejarah Manusia


REPUBLIKA.CO.ID, Oleh DR M Masri Muadz MSc
(Penulis Buku Paradigma Al-Fatihah)

Dalam tulisan-tulisan atau ceramah-ceramah, selalu disebut bahwa Kristen adalah agama terbesar di dunia. Hari ini, sebutan itu tidak berlaku lagi. Karena perkembangan agama dunia sudah menunjukan hal yang lain. Mari kita cermati fakta-fakta berikut ini.

Jumlah penduduk dunia (2013) adalah 7.021.836.029. Sebaran menurut agama adalah: Islam 22.43%, Kristen Katolik 16.83%, Kristen Protestan 6.08%, Orthodok 4.03%, Anglikan 1.26%, Hindu 13.78%, Buddhist 7.13%, Sikh 0.36%, Jewish 0.21%, Baha’i 0.11%, Lainnya 11.17%, Non Agama 9.42%, dan Atheists 2.04% (www.30 days.net).



Bahkan dikatakan bahwa jumlah pemeluk Islam pada 2012 adalah 2.1 milyar. Sedangkan jumlah pemeluk Kristen dan Protestan adalah 2 milyar . Sehingga Islam saat ini, kendati dibandingkan dengan pemeluk Kristen dan Protestan sekalipun, sudah menjadi agama terbesar di dunia (www.religiouspopulation). Subhanallah.

Penduduk dunia (2011) tumbuh 137% dalam satu dekade terakhir, di mana Kristen tumbuh sebanyak hanya 46%, sebaliknya,  Islam tumbuh sebanyak 5 kali lipatnya: 235%. (The Almanac Book of Facts, 2011). Dikatakan, bila tren pertumbuhan ini terus berlangsung, diperkirakan pada tahun 2030, 1 dari 3 penduduk dunia adalah orang Islam. (www.muslimpopulation.com).

Dilihat per benua, menurut data UN (2012), sejak tahun 1989 sampai tahun 2012, perkembangan jumlah pemeluk agama Islam yang paling cepat terjadi di Australia  dan Oceania/Pacific 257.01%; kemudian berturut-turut diikuti oleh Eropa 142.35%; Amerika 25%; Asia 12.57%; Afrika 2.15%; dan Amerika Latin 4.73% (www.30-days.net).

Menurut The Almanac Book of Facts (2011), dalam sepuluh tahun terakhir, penduduk dunia bertambah sebanyak 137%. Di mana pemeluk agama Kristen bertambah sebanyak 46%. Sedangkan pemeluk agama Islam bertambah sebanyak 235% (www.geocities.com).

Sehingga disimpulkan bahwa Islam adalah agama dengan pertumbuhan pemeluk yang tertinggi di dunia, setiap tahunnya. Antara 1990 sampai 2000, diperkiraan sekitar 12.5 juta orang dari berbagai agama, pindah ke agama Islam. (Guinness Book of World Records,2011).

Perkembangan Islam yang sangat cepat ini disebabkan oleh dua faktor penting. Pertama, oleh tingkat kelahiran (fertility rate) yang tinggi di negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim.

Kedua, oleh jumlah orang-orang yang pindah (conversion) dari agama lain ke agama Islam yang juga tinggi, terutama di Amerika, Eropa dan Australia dalam 20 tahun terakhir (The Almanac Book of Facts, 2011).

Menurut hasil poll (2012) di Amerika, diketahui sekitar 200.000 orang setiap tahunnya pindah dari agama Kristen ke agama Islam. (www.usislam.org)

Sebuah studi oleh Faith Matters (2011) di Inggris, diketahui bahwa dalam 10 tahun terakhir, diperkirakan jumlah orang Inggris yang pindah dari agama lain (Kristen) menjadi pemeluk agama Islam adalah sebanyak 5.000 orang setiap tahun (http://insideislam.wisc.edu).

Terkait dengan perkembangan Islam yang cepat ini, menurut CNN, pemeluk Kristen semakin tidak meyakini kebenaran ajaran agama mereka. Sebaliknya pemeluk Islam, keyakinan terhadap kebenaran agama mereka semakin meningkat.

Di Indonesia tidak diketahui dengan pasti jumlah semua muallaf. Namun pemeluk agama lain yang pindah ke agama Islam merupakan fenomena sosial yang nyata dan trennya terus meningkat. Diperkirakan setiap tahun muallaf bertambah 10 sampai 15% (Syafii Antohio).

Sebagai contoh, dari sekian banyak muallaf di Indonesia, 7 orang terkenal  yang sudah pindah ke agama Islam adalah: Sandrina Malakiano,  Marini, Chicha Koeswoyo, Syafii Antonio, Bob Hasan, W. S. Rendra, dan El Manik.

Di dunia, 7 orang di antara jutaan muallaf yang namanya relatif dikenal adalah: Yusuf Islam (Penyanyi Inggris), Muhammad Ali (petintu Amerika), Yusuf Estes (Penghotbah Kristen, Amerika), Murad Hofmann (Diplomat, Jerman), Muhammad Assad (Wartawan Internasional, Austria), Selma A. Cook (Penulis, Australia), dan Jeffery lang (Profesor matimatika, Amerika).

Tingginya jumlah orang yang menjadi muallaf, memfasilitasi berkembangnya Islam menjadi lebih pesat lagi. Di Jeman, pernah terjadi sebanyak 1.250 orang non-Muslim yang menghadiri dakwah muallaf Amerika, Yusuf Estes, mengambil keputusan untuk menjadi Muslim dan  bersyahadat langsung dihadapan beliau.

Logam Mulia Hari Ini


gold price charts provided by goldprice.org

Nilai Tukar Rupiah