Minggu, April 26, 2015

Abdurrahman Wahid [Gusdur] Sang Pelopor Liberalism Indonesia Bagian 2


Berikut ini sebagian dari sekian banyak rentetan kontroversi yang dilakukan Gus Dur, diantaranya:

1. Asas Partai.
KH. Mas Subadar Pasuruan, mengatakan, bahwa sesungguhnya para kyai selama ini tidak pernah sreg dengan asas Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang terbuka. Para kyai menginginkan asas partai berupa Islam ala Ahlussunnah wal Jamaah, tetapi dari pada terus menerus ribut, para kyai terpaksa mengikuti kemauan orang/kelompok yang menghendaki asas terbuka tersebut. Para kyai mengalah dengan dalih apalah artinya sebuah wadah, yang penting isinya mengikuti Islam ala Ahlussunnah wal Jamaah.
 
Namun kenyataannya, tidak seperti yang diprediksi banyak kyai, Gus Dur membuat konsep kepengurusan PKB dengan 50% NU, 25% non-NU dan 25% non-Muslim. Sebagaimana disampaikan pada acara haul KH. Hasyim Lathif Sidoarjo.
 
Perbedaan para kyai dan Gus Dur soal formasi kepengurusan non-Muslim di DPP PKB semakin terlihat jelas usai Muktamar II PKB di Semarang. Para kyai mempergoki sejumlah nama non-Muslim di jajaran dewan Syuro dan Tanfidz yaitu, Ratu Krishna Bagoes Oka (Dewan Syuro) Hermawi Fransiskus Taslim SH. Dr. Maria Pakpahan MA. Msc. Anak Agung Ngurah Agung SE. Drs. Alexius Gregorius Plate (Dewan Tanfidz). Ini yang membuat para kyai shock. Puncaknya pada pemilu 2004, Gus Dur menempatkan tokoh Katholik, A.B. Susanto sebagai caleg urut nomor satu dari PKB untuk daerah pemilihan Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Timur dan kepulauan Seribu, beserta ketua DPW PKB Sulawesi Utara, Ferry Tinggogoy.
 
2. Rehabilitasi PKI.
Gus Dur pada saat menjadi presiden bersemangat menghapus ketetapan MPRS no. XXV tahun 1966 tentang komunisme. Juga Permintaan maaf yang disampaikan Gus Dur kepada keluarga anggota PKI yang menjadi korban peristiwa G/30 S PKI yang sungguh melukai hati umat Islam, karena tidak sedikit umat Islam menjadi korban kekejaman PKI.
 
Sehari setelah pernyataan itu bergulir, Ketua MPR Amin Rais, memberi tanggapan, “Dengan alasan apapun, bila ketetapan itu dicabut, akan sangat membahayakan”. Pendapat serupa juga datang dari ketua DPR Akbar Tanjung, “Boleh saja presiden mengeluarkan statement, tapi instansi terakhir yang memutuskan adalah MPR,” ujar Akbar. Tanggapan juga datang dari Hartono Mardjono, Ketua umum Partai Bulan Bintang; “Mencabut ketetapan itu bukan urusan presiden, melainkan MPR”. Gus Dur menurut Hartono, sebaiknya segera mengurusi pemulihan ekonomi, supaya sektor riil bisa jalan.
 
Hartono juga meminta Gus Dur mencermati isi ketetapan yang berisi empat butir substansi itu.  Pertama, pembubaran PKI. Kedua, pelarangan PKI di Indonesia. Ketiga, pelarangan ajaran Komunisme, Marxisme dan Leninisme. Dan keempat, larangan menyebarluaskan ajaran tersebut.
Keempat substansi itu, kata Hartono, sudah diadopsi dalam undang-undang nomor 29/1999, yang menambahi ketentuan dalam Kitab UU Hukum Pidana (KUHP) khususnya pasal 107, yang isinya, bila pelarangan itu ditabrak, artinya makar, maka ancaman hukumannya antara 12 dan 20 tahun, ujar Hartono.
 
3. RUU Anti Pornoaksi dan Pornografi.
Kelakuan Gus Dur semakin menjadi-jadi. Di saat umat Islam mengharapkan adanya UU APP, sebaliknya Gus Dur bersama istrinya, Shinta Nuriyah berjuang mati-matian untuk menolaknya. 
Bahkan keduanya tak segan-segan turun jalan untuk berdemo.
 
Menanggapi pro-kontra RUU APP yang saat itu sedang digodok di gedung DPR RI, Gus Dur menghimbau para anggota DPR untuk menolaknya. Menurutnya, para anggota dewan yang menyetujui RUU APP itu hanya karena takut pada Islam garis keras. ”Itu kan politisasi agama. 
Mereka takut pada Islam garis keras, yang memandang agama secara formal,” katanya saat memberikan sambutan pada hari ulang tahun ke-58 istri tercintanya, Sintha Nuriyyah. ”Kalau anggota DPR nggak berani mengubah RUU APP masyarakat yang akan mengubahnya, dan saya akan berjuang untuk mengubah," tegasnya.
 
Menurut Gus Dur, sesuatu dianggap pornografi itu jika tidak mempunyai nilai sosial sama sekali. Karena, apapun yang dianggap memiliki nilai sosial tidak usah dipermasalahkan. Mantan ketua PBNU itu lalu mencontohkannya dengan tradisi masyarakat Bali dan Papua, yang tidak berpakaian sebagai ekspresi kultural yang tidak perlu diatur oleh UU. ”Nggak perlu ada UU pornografi. Masak peraturan menentukan moralitas masyarakat itu kan lucu. Itu kayak paling suci saja,” imbuhnya.
Seakan tak ingin ketinggalan oleh sang suami, dalam sambutan di hari ultahnya istri tokoh yang penuh kontroversial ini juga menyoroti dengan tajam RUU APP. Menurutnya, RUU itu berangkat dari cara pandang yang sesat dan prasangka bahwa perilaku moral kaum perempuan menjadi penyebab kerusakan moral di negeri ini. Padahal, kebobrokan moral itu juga banyak disebabkan para pemimpin yang tidak bertanggung jawab mensejahterakan warganya. “Karenanya, negara dan para pengambil keputusan supaya membatalkan RUU APP,” tuntut mantan ibu negara itu.
 
4. Kitab Al-Quran Paling Porno sedunia.
Gus Dur memang keterlaluan, dia bukan hanya buta matanya tapi juga buta mata hatinya.
 
5. Aliran Ahmadiyah.
Ketika berlangsung acara perayaan ulang tahun Gus Dur ke-65 (Kamis 4 Agustus 2005), hadir beberapa tokoh pluralis mengecam fatwa Majlis Ulama Indonesia (MUI) itu. Perayaan ulang tahun itu diberi tema “Merayakan Pluralisme”.
 
Beberapa tokoh agama dan aktifis bergantian menyatakan kesan dukungan terhadap Gus Dur, termasuk menyampaikan protesnya, ketidaksetujuan terhadap larangan ajaran Ahmadiyyah. Gus Dur sendiri mengatakan, "Segel terhadap Masjid Ahmadiyyah Bogor harus dicabut besok." Amir jemaat Ahmadiyyah Abdul Basith yang hadir di tempat itu angkat bicara. Mendesak polisi agar segera menangkap pelaku pengrusakan masjid Ahmadiyyah.
 
6. Karikatur Nabi.
Umat Islam sedunia gempar dengan terbitnya kartun yang mencerca Nabi Muhammad SAW di sebuah majalah Denmark. Kartun itu dibuat begitu hina, melecehkan sosok baginda Rasul. Tidak keliru kalau umat Islam pun tersinggung. Demo pun marak di mana-mana. Hampir di seluruh negara, kaum muslimin bergerak. Mereka memprotes tindakan majalah Denmark tersebut.
 
Pada tanggal 22 Februari 2006, Gus Dur di wawancarai radio Nederland. Menurut pengakuannya Gus Dur sendiri juga tidak setuju dengan pemuatan kartun itu. Tetapi pernyataannya terhadap kelompok yang melakukan demonstrasi (aksi turun jalan) sungguh bertolak belakang. Misalnya, ketika ditanya wartawan radio tersebut soal jutaan umat Islam yang tersinggung, Gus Dur menjawab, “Ah! Itu sih omong kosong, itu bikin-bikinan aja. Dari 900 juta kaum muslimin di seluruh dunia, nggak ada tiga juta yang tersinggung kok. Yang lain nggak,” kata Gus Dur waktu itu.
 
Begitu juga ketika ditanya soal Arswendo, dengan hasil angket pendapat yang menempatkan Nabi Muhammad SAW pada peringkat ke-9. Ketika itu Gus Dur berkomentar tidak perlu dibela. “Endak perlu dibela. Sekarang juga begitu, menurut saya nggak perlu dibela,” kata Gus Dur.
 
7. Mati-matian bela Inul.
Kepopuleran penyanyi dangdut asal Pasuruan Inul Daratista berbuah kecaman dari banyak kyai, sebab dalam aksi panggungnya Inul selalu membawakan goyangan-goyangan erotis ‘goyang ngebor’ yang di kategorikan Porno-Aksi. Bagai virus, goyang Inul merasuk ke masyarakat luas sebagai syndrome dengan membawa dampak yang memprihatinkan. Berbagai protes kyai baik dari Pasuruan sendiri maupun Jawa Timur cukup direspon aparat kepolisian dengan mencekal aksi panggung Inul.
Anehnya, tidak sedikit pula kelompok masyarakat yang mendukung Inul, antara lain dari kelompok anti RUU APP yang menjadikan Inul sebagai ikon penolakan RUU APP. Dan dengan alasan tersendiri Gus Dur termasuk sosok yang melakukan pembelaan terhadap Inul. Gus Dur juga menyesalkan aksi Forum Betawi Rempug (FBR) yang mengancam akan mengusir Inul Daratista dari Jakarta karena menolak Rancangan Undang-Undang Anti Pornografi-Pornoaksi (RUU APP).
Bahkan sebelumnya, Gus Dur mendorong Inul Daratista untuk terus berkarir sesuai dengan ekspresi dan ciri khasnya bergoyang ‘ngebor’. ”Setahu saya kebebasan berekspresi dan berkesenian tidak bertentangan dengan undang-undang,” kata Gus Dur sebagaimana dikutip Gatra, Selasa, 29 April 2003.
 
Dalam pertemuan itu, jawaban Gus Dur atas pertanyaan Inul perihal kasus “pemboikotan” atas dirinya oleh H. Roma Irama dan Hj. Camelia Malik. ”H. Roma Irama tidak berhak untuk memasung atau mengekang ekspresi berkesenian seseorang dalam hal ini Inul, karena itu bertentangan dengan hak asasi manusia, mengingat kebebasan berekspre-si dan berkesenian tidak melanggar undang-undang,” kata Gus Dur dengan tegas.
 
Ia menekankan, yang berhak menentukan sesuatu atau seorang bersalah atau melanggar UU adalah Mahkamah Agung (MA), bukan orang per orang termasuk H. Rhoma Irama. ”Untuk itu, Inul harus dibela mati-matian,” ujar ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, seraya menambahkan dengan meminta Inul untuk tidak ambil pusing dan terus bergoyang seperti yang selama ini diperagakan.
 
Tentu saja sikap Gus Dur dalam membela Inul seperti ini menimbulkan keprihatinan mendalam bagi para kyai.[ ]
 
8. Aryantigate.
Kasus perselingkuhan yang menghebohkan antara Gus Dur yang saat itu menjabat sebagai ketua PBNU dengan seorang janda bernama Aryanti Boru Sitepu, bahkan sampai beredar foto Gus Dur memangku mesra Aryanti.
 
Aryanti menuturkan, dalam kesaksiannya, yang tertanggal 29 Juli 2000. Dia kenal Gus Dur ketika menunaikan ibadah Haji di Makkah. Saat itu dia dikenalkan oleh teman Gus Dur bernama H. Sulaiman. Sepulang ke tanah air, hubungan mereka semakin mesra. Aryanti menuturkan hubungan intim pertama kali yang ia lakukan dengan Gus Dur ketika berkunjung ke Bali. Mereka menyewa sebuah vila, yang pada saat itu mereka berempat. Yakni Aryanti, putrinya, Gus Dur dan H. Sulaiman. Sejak itu Aryanti sering bersama Gus Dur di sebuah kamar Hotel Harco Jln. Raden Sholeh No. 12 Jakarta Pusat.
 
Kini, gosip itu tersebar luas sampai ke luar negeri. Radio Nederland misalnya, menyiarkan isu tersebut. Demikian pula beberapa media negeri tetangga. Lama-kelamaan hubungan keduanya retak, karena Aryanti tidak tahan dengan ulah Gus Dur yang tidak pernah menepati janjinya akan menikahi Aryanti. Juga disebabkan banyaknya wanita di sekeliling Gus Dur.
 
Menurut pengakuan Aryanti sendiri, pada saat dia akan menemui Gus Dur di kantor PBNU, jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, ia memergoki Gus Dur sedang bersama dengan seorang perempuan yang bernama Putri, istri seorang pilot. Mulai saat itulah hubungan mereka mulai renggang.
 
Mengenai kasus tersebut, PWNU Jawa Timur melalui Ketua Tanfidziyahnya. Drs. Ali Maschan Moesa Msi. pada tanggal 22 Agustus 2000 menginstruksikan ke seluruh cabang NU se-Jatim, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. "Sehubungan dengan kemungkinan adanya berita yang menayangkan gambar Gus Dur dengan seorang perempuan yang bukan mahramnya, maka kami telah menginstruksikan keseluruh cabang NU dan jajarannya, khususnya generasi muda, untuk menyikapi lebih dengan sikap yang jernih dan proporsional, dan tidak menanggapi dengan sikap-sikap yang destruktif dan kontra produktif lainnya", katanya.
 
9. Ruwatan Gur-Dur.
Pembelaan kepada Gus Dur Dalam kasus beredarnya kaset VCD kegiatan ruwatan Gus Dur di Parangtritis Yogyakarta, pada tanggal 28-29 Juni 1999, juga datang lagi dari KH. Ali Maschan Moesa Ketua Tanfidhiyyah Jawa Timur. Dia menanggapi-nya dengan prasangkanya bahwa Gus Dur tak benar-benar ikut dalam acara ruwatan itu. "Yang saya lihat di VCD-nya, Gus Dur hanya diam saja, Gus Dur tidak ikut-ikut. Dia hanya kaosan (pakai kaos) saja. Jadi, ya itu bukan ritual, Gus Dur hanya biasa-biasa saja", kata Ali Maschan.
 
Ali Maschan menambahkan, acara itu bukan ritual, dengan argumen bahwa presiden hanya mengenakan kaos, "Yang begini-begini (memperagakan orang sedang menyembah) kan Romo Tunggal, yang dulu berniat meruwat presiden di Solo. Gus Dur hanya pakai kaos. Dalam konteks Islam, yang tidak boleh kan peribadatannya," jelasnya.
Tapi, apakah ruwatan itu diadakan untuk mendukung Gus Dur? Menurut keyakinan orang Jawa, Nyai Roro Kidul atau Ratu Kidul mendukung Gus Dur menjadi pemimpin. Kata Ali, "Gus Dur diminta untuk melakukan ruwatan itu, nampaknya oke-oke saja."
 
10. Buloggate.
Kasus yang menggelapkan uang negara sebesar 35 miliyar pada masa Kabulog dijabat oleh Jusuf Kalla itu melibatkan seorang Tionghoa muslim, Suwondo, tukang pijat sekaligus penasehat spiritual Gus Dur.
 
11. Bruneigate.
Uang bantuan dari Sultan Hassanal Bolkiah sebesar USD 2 Juta, diakui Gus Dur masuk ke kantong bendahara pribadinya, H. Masnuh, seorang pengusaha kayu dari Surabaya yang kini tinggal di Jalan Irian, Jakarta Pusat. Gus Dur juga menjelaskan, cairnya dana tersebut yang semula untuk bantuan kemanusiaan masyarakat Aceh atas bantuan Aryo Wowor, orang terdekat Sultan Hassanal Bolkiah.
 
12. Memihak Paus.
Umat Islam di seluruh dunia mengecam keras pidato Paus Benedictus XVI yang disampaikan saat lawatan ke sebuah kampus di Jerman. Paus mengutip pernyataan seorang kaisar Kristen Ortodoks abad XIV, Manuel II Palaelogus, yang menyebutkan bahwa Islam menyebarkan agama dengan pedang. Umat Islam merasa tersakiti dengan pernyataaan itu dan memprotes dengan berunjuk rasa di hampir seluruh belahan dunia.
 
Gelombang protes juga diajukan beberapa pemimpin dan pemuka agama Islam di negara-negara mayoritas berpenduduk muslim. Pemimpin negara Pakistan, misalnya, langsung berniat mencabut Dubesnya di Vatikan. Begitu pula, penyesalan diungkapkan presiden RI Susilo Bambang Yudoyono di Havana. Bahkan pemuka agama Kristenpun menyatakan penyesalannya. Yahudipun tidak tinggal diam, mereka malah protes membalikkan kenyataan bahwa semua kekerasan dilakukan oleh Kristen, Holocaust dan penjajahan pasca PD I. Hampir semua kalangan menyesalkan.
 
Paus pun, akhirnya menyatakan penyesalan dengan mengatakan bahwa itu bukan pendapat dirinya melainkan mengutip ucapan seorang kaisar Kristen Ortodoks abad ke-14 yang mengkritik beberapa ajaran Nabi Muhammad.
 
Namun Gus Dur berpendapat lain. Menurut Gus Dur, pidato Paus Benedictus XVI itu tidak ada yang menyudutkan Islam. Pidato paus dianggap-nya normal-normal saja. “Ah nggak (menyudutkan umat Islam). Paling yang bilang gitu FPI atau FBR. Saya membacanya normal-normal saja,” cetus Gus Dur, panggilan akrab presiden ke-5 RI itu usai membuka diskusi panel di Hotel Atlet Centuri Park, Senayan, Jakarta, Senin, 18 September 2006.
 
Karena itu, Gus Dur mempertanyakan kenapa Paus harus dianggap bersalah, sehingga harus minta maaf. Permintaan maaf yang disampaikan Paus, imbuh dia, lebih karena pernyataannya telah menimbulkan keributan. “Paus itu minta maaf karena menimbulkan ribut, bukan substansinya kan,” tandas Gus Dur. Lagi-lagi pendapat Gus Dur mengundang polemik. Dan lagi-lagi pendapat Gus Dur tidak sejalan dengan para kyai. Hal ini semakin menumpuk keprihatinan mendalam di kalangan para kyai.[ ]

Sistem Borok Ekonomi Dajjal Versus Ekonomi Islam Bagian 1 : Adam Smith Sang Yahudi

Adam Smith lahir pada tahum 1723, dia adalah putra seorang hakim pengacara Scotlandia dan juga seorang pengawas keuangan adat. Dia memperoleh pendidikan di Universities of Glasgow dan Universities of Oxford dan menjadi profesor petama di bidang logic philosophy dan kemudian di bidang moral philosophy di Glasgow.
Skenario “Malapetaka Ekonomi” adalah sebagian dari skenario Illuminati yang sudah, sedang, dan akan terjadi beberapa waktu kedepan. Skenario ini adalah skenario yang sudah dijalankan oleh gerakan Zionisme Internasional sejak teori ekonomi “Wealth of Nations” Adam Smith muncul. Dari namanya saja (Smith-Semit-Yahudi) kita sudah tahu kalau Adam Smith adalah seorang Yahudi. Karena semenjak teori tersebut muncul, muncul pula “penyakit-penyakit ekonomi”, dan perekonomian yang sudah berjalan dengan bersih dipaksa untuk menerapkan praktek-praktek kotor “teori meja judi” demi menyuburkan benih-benih gerakan Zionisme Internasional. Untuk diketahui bersama, bukan hanya Kapitalisme saja faham yang mereka buat demi menyuburkan gerakan ini, begitupula faham Komunisme. Mereka membuat dua faham besar ini seolah-olah bertarung demi merebut kekuasaan dunia, padahal dari dua faham besar inilah mereka dapat bertahan hidup. Tentunya masih segar dalam ingatan para ahli politik dan sejarawan tentang dukungan Amerika Serikat (Dedengkot Kapitalis) dan dukungan Uni Soviet (Dedengkot Komunis) saat gerakan Zionisme Internasional memproklamasikan pembentukan Negara Israel di tanah Palestina.
BACA JUGA :

Setelah tiga belas tahun mengajar di bidang akademmik, dia melakukan perjalanan selama dua tahun di Perancis sebagai guru untuk Duke of Buccleuch, yang darinya Smith memperoleh pensiun yang membuatnya bisa menghabiskan waktu untuk menulis.

Pada tahun 1778, Smith menerima sebuah appointment sebagai Commissioner of Custom, dimana pada tahun tersebut merupakan tahun peringatan serta tahun yang bermakna baginya dalam seumur hidupnya. Smith meninggal pada tahun 1790.

Adam Smith adalah akademisi pertama yang menjadi seorang ahli ekonomi, karirnya tidak jauh berbeda denan ahli-ahli ekonomi lainnya yang hidup pada masa 150 tahun terakhir. Pada zamannya, banyak ajran-ajaran ekonomi yang melewati batas dengan pekerjaan sebagai guru di bidang akadenik,termasuk juga Smith, sehingga Smith dan ahli ekonomi lainnya disebut sebagai seorang filsuf.

Adam Smith, sebagai seorang pemikir memiliki kerangka berpikir yang sistematis dan tertarik pada perilaku manusia (human conduct). Sebagai seorang filsuf moral Smith tertarik pada masalah-masalah ekonomi, terbukti pada catatan perkuliahannya antara tahun 1760-1764 tentang filsuf moral terdapat beberapa poin yang menyinggung masalah ekonomi. Dalam pemikirannya Adam Smith banyak dipengaruhi oleh beberapa pemikir-pemikir besar sebelumnya.

Seperti Francis Hutcheson, melandasi dasar kecintaan Smith pada natural order. Beberapa paham naturalist yang turut mengilhaminya antara lain, Stoicsisme Yunani, Epicureans, Stoicisme Romawi (antara lain Cicero, Seneca, Epictetus), Hobbes, Bacon dan Locke.

Paham naturalist yang terdiri dari beberapa kelompok ini memiliki kecenderungan pola pikir yaitu keyakinan atau kepercayaan terhadap natural order yang melekat pada tiap diri manusia. Semua itu membuat tiap-tiap organisasi social bertindak untuk menyelaraskan dengan natural order. Quesnay dan Mercier de la Riviere (penulis fisiokrat) memberi Smith pandangan tentang pola pikir kaum fisiokrat dan minat serta ketertarikan pada naturalism dan masalah surplus.

Teori uang Smith disusun berdasar referensi dari Hume, Locke dan Steuarts. Dari Petty dan Steuarts, Smith belajar tentang public finance. Pemikiran Smith memberi kejelasan pada pemikiran-pemikiran sebelumnya. Theory of Moral Sentiments (1759) dan An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations (1776) merupakan hasil pemikirannya.
Individualisme dan Kebebasan


Adam Smith pertama kali menulis buku yang berjudul The Theory of Moral Sentiments pada tahun 1759. dalam bukunya ini Smith meyakinkan pembacanya bahwa setiap manusia sangat menyukai hidup sebagai warga masarakat, dan tidak menyukai hidup ang individualistik dan mementingkan diri sendiri.

Adam Smith memiliki pemikiran bahwa setiap orang secara natural akan saling menghargai (rasional) sehingga dia menganggap manusia adalah makhluk bebas yang dengan sendirinya tahu nilai-nilai kemasyarakatan. Pemikiran semacam ini sangat berbahaya karena pada kenyataannya manusia tidak seperti anggapan Adam Smith (rasional, ada beberapa manusia yang irasional).

Tanpa adanya peraturan manusia akan saling makan dan menindas yang berlaku adalah hukum rimba. Smith yang menghargai sifat natural manusia dan kecewa pada dampak merkantilisme membenci campur tangan pemerintah tetapi tanpa ada campur tangan pemerintah, kehidupan dalam bernegara tidak akan dapat berjalan dengan sendirinya.
Laissez-faire Principles

Di dalam bukunya Smith yang berjudul Wealth of Nations, prinsip Laissez faire menjadi dasar dari sistem ajaran dan menjadi pelabuhan bagi filsuf-filsuf luar negeri yang membentuk suatu bagian esensial. Prinsip Laissez faire, persaingan, dan teori nilai pekerja adalah fitur berharga yang diajarkan dari sekolah ekonomi beraliran klasik, yang secara esensial dibangun oleh Smith serta Malthus, Ricardo, dan Mill. Prinsip Laissez faire merupakan pondasi bagi sistem ekonomi klasik.

Ketika Smith membuat pembelaannya untuk natural liberty atau lissez faire, dia telah ketinggalan tradisi filosifi politik Locke. Pemikiran besar bahwa ada pembatasan untuk legitimasi fungsi pemerintah dia dapat menemukn pada Locke.

Prinsip pembatasan Locke akan membatasi legislasi untuk yang dibuat untuk barang public. Bagi Smith, barang public membutuhkan laissez faire karena pencarian self-interest, dipandu oleh invisible hand dari persaingan, yang menghasilkannya, sedangkan intervensi pemerintah dalam lingkungan perekonomian akan lebih sering mengganggu daripada menolong

Labor Theory of Value

Kemajuan besar ajaran ekonomi adalah saat Smith melakukan emansipasi terhadap kedua belenggu kaum merkantilis dan physiokrat. Labih dari duaratus tahun para ahli ekonomi mencari sumber kemakmuran. Kaum merkantilis menemukan sumber kemakmuran pada perdagangan internasional, sedangkan kaum physiokrat menemukannya pada lebih jauh lagi dan beranggapan bahwa kemakmuran yang asli didapat dari pengaruh perdagangan terhadap produksi, pada saat itu hanya ada satu macam produks yaitu pertanian.

Smith membangun pondasi Petty dan Cantillon yaitu pengaruh final revolution. Dengan pekerjanya menjadi sumber dana yang secara orisinil menyetor tiap-tiap negara ‘dengan semua keperluan dan kebutuhan hidup yang dikonsumsi setiap tahunnya.
Smith tetap berbicara mengenai kemakmuran dalam pengertian kegunaan objek material, seperti apa yang telah dilakukan oleh pendahulu-pendahulu Inggris-nya, tetapi dengan membuat hasil dari pekerja secara umum, dia menunjuk untuk mengadakan penyelidikan kemakmuran sosial daripada secara tekhnik.

Kata Smith, kemakmuran sebuah negara akan bergantung pada dua kondisi, pertama, tingkat produktivitas pekerja dan yang kedua adalah jumlah kegunaan pekerja, dengan kata lain produktivitas pekerja terhadap kemakmuran, dimana pekerja dipekerjakan. Faktor pertama mendorong Smith untuk berdiskusi tentang division of labor, perdagangan, uang dan distribusi. Faktor kedua meliputi analisis modal.

Nilai perdagangan barang ditentukan oleh jumlah pekerja yang menjalankan barang di pasar. Tahap demi tahap dalam teori nilai pekerja ini memunculkan adanya ‘real cost’ teori nilai, teori nilai ini mengandung pengertian penderitaan pekerja. ‘Real value’ atau ‘natural value’ dari komoditi yang dipertukarkan diukur dalam kandungan apa yang diperintahkan kepada pekerja.

Pekerja bukan suatu jumlah homogenitas, sjak pembedaan tipe pekerja berdasar tingkat hardship an ingenuity. Value menurut Smith dapat dibagi dua yaitu value in use dan value in exchange. Value in use adalah nilai kegunaan barang tersebut sedangkan value in exchange adalah nilai tukar dari barang itu.

Pekerja menurut Smith adalah sumber dari value seluruh komoditi pernyataan ini merupakan kutipan dari salah satu poin pemikiran Ibnu Khaldun tentang pekerja. Teori tentang pekerja Smith merupakan penambahan teori Petty dan Cantillon dengan supply dan demand versi John Locke.

Campur tangan uang mengubah perkiraan nilai barang tetap jauh dari basis pekerja. Teori nilai pekerja-nya Smith berubah menjadi teori biaya produksi. Tanah dan modal muncul menjadi faktor produksi yang dikelola pekerja di satu waktu, di waktu yang lain pengembalian tanah dan modal digambarkan sebagai deduksi dari produk pekerja.
Division of Labor

Smith memulai analisisnya dengan division of labor karena dia berharap menemukan dasar transformasi yang tepat dari bentuk konkret pekerja, yang memproduksi barang yang tepat (berguna), kepada pekerja sebagai elemen sosial, yang menjadi sumber kemakmuran dalam bentuk abstrak (nilai pertukaran).
Divisions of labor dijadikan dasar oleh Smith karena meningkatkan produktivitas pekerja. Setelah memberikan pengetahuannya mengenai perhitungan qualitas dan konsekuensi, Smith memproses penyelidikan terhadap penyebabnya.
Karena division of labor bergantung pada propensity to exchange, yang Smith hormati sebagai salah satu motiv dasar dari human conduct. Ada sesuatu kebingungan dalam satu point Smith mengenai hal ini yaitu tentang sebab dan akibat. Mungkin suatu yang benar jika perdagangan tidak dapat exist tanpa divisions of labor, ini tidak benar, paling tidak dalam teori, divisions of labor memerlukan existensi dari private exchange.
Secara logis didemonstrasikan ketika pada suatu organisasi sosial tertentu yang menerapkan divisions of labor tanpa perdagangan. Dalam komunitas ini dapat ditunjukkan keberadaannya. Smith bersalah karena membuat karakteristik masyarakat pada zamannya untuk segala zaaman, dia dihormati sebagai manusia biasa dan dibuat kedalam penjelasan dasar yang universal, fitur dari sosial kontemporer yang dikondisikan scara historis.
Tapi tujuan Smith menjadi propaganda. Dia menekankan pengaruh dasar pada [roduktivitas untuk mendemonstrasikan bahwa perdagangan dibebaskan sebagai prasyarat pengembangan kekuatan produktif dan tidak hanya berguna penuh untuk mengadakan kekuatan produksi.

Smith memproses untuk menanalisis bagaimana tingkat divisions of labor ditentukan dan disimpulkan bahwa divisions of labor dibatasi dengan extent pasar.

Smith menjelaskan bahwa dengan divisions of labor kuantitas dan kualitas produksi dapat dicapai dengan lebih baik. Peningkatan kantitas dan kualitas produksi dapat dihasilkan karena tiga alasan, yaitu :
  • Physiokrat mengenai peningkatan kepuasan, sedang Smith lebih condong pada tingkat persaingan dan natural liberty dalam pencapaian kepuasan.
  • Smith juga memperkenalkan Theor of Value yang berisi tentang nilai yang digunakan dalam pertukaran. Permasalahan yang timbul dari nilai tukar barang adalah adalah value of use, value of exchange, measure of value.
  • Smith juga menjelaskan mengenai bimetal coin sebagai alat pertukaran, dan juga ada nominal price dan real price dengan prnsip pekerja berkaitan dengan harga riil komoditas dan uang sebagai harga nominal komoditas.

Divisions of labor yang dikemukakan oleh Smith memunculkan sifat individualisme dan menjadikan manusia seolah-olah menjadi mesin yang terprogram terlepas dari adanya efisiensi waktu yang ditimbulkan.
Teori Upah


Bahwa harga natural dihubungkan pada level output merupakan suatu pemikiran yang tidak dipertimbangkan oleh smith. Asumsi implicit bahwa yang mendasari pendapatnya adalah semua koefisien biaya konstan dan tetap dari produksi.

Dalam teorinya tidak ada tempat untuk diminishing returns atau factor substitution. Sesungguhnya harga natural secara fungsional dihubungkan hanya untuk factor pengembalian seperti yang ditunjukkan oleh Smith, natural price mengubah dengan tingkat natural dari setiap komponennya yaitu upah, profit, dan sewa.

Upah natural dari labor menurut smith terdiri dari produk labor yang sebelum pemberian tanah dan akumulasi capital semestinya dalam keseluruhan pekerjaannya. Dengan kenaikkan kelas tuan tanah dan kapitalis pekerja dia harus membagi produknya dengan tuan tanah dan majikan. Buruh dan majikan adalah bentuk kombinasi kenaikkan atau penurunan upah.

Majikan biasanya lebih berhasil dalam usahanya daripada buruh tapi kebutuhan buruh dan keluarganya untuk bentuk penghidupan dasar di bawah upah tidak dapat jatuh untuk waktu yang sangat panjang. Peningkatan demand untuk labor mungkin meningkatkan upah serta substansi diatas tingkat penghidupan dipandang oleh smith sebagai “yang paling rendah yang konsisten dengan kemanusiaan umumnya.” Kemudian, demand untuk labor dapat meningkat hanya dalam proporsi peningkatan dari “ dana yang ditunjukkan untuk membayar upah.”

Jadi, munculnya dana upah disusun dari surplus pendapatan dan surplus capital pada kelebihan dari personal pemilik dan kebutuhan bisnis. Peningkatan pendapatan dan peningkatan capital merupakan prasyarat dari peningkatan upah.

Suatu kemajuan dalam posisi ekonomi dari hak pekerja untuk upah yang labih tinggi, Smith mempertimbangkan suatu keuntungan bersih untuk masyarakat: “pelayan, buruh, dan pekerja menciptakan berbagai jenis bagian yang besar dari setiap masyarakat politik yang besar. Tetapi, kemajuan keadaan bagian terbesar apa yang tidak pernah dianggap sebagai suatu gangguan untuk semuanya.

Tidak ada masyarakat yang dapat dengan pasti maju dan bahagia yang bagian terbesar dari anggota adalah orang miskin dan menyedihkan. Tetapi ini keadilan disamping harus membagi produk labor milik mereka sebagai dirinya lumayan dimakan, dipakai, dan ditempati dengan baik” Upah yang rendah merupakan suatu kondisi simpton yang tidak berubah di bawah wages-fund, luas seperti itu mungkin, gagal untuk meningkatkan dan dengan demikian gagal untuk mentimulasi suatu kenaikan demand untuk labor.

Tentang hubungan antara upah dan pertumbuhan populasi, smith mengatakan bahwa kemiskinan tidak akan menurunkan pernikahan dan tingkat kelahiran bahkan stimulasi selanjutnya, tapi itu akan berakibat tidak menyenangkan pada tingkat kelahiran bayi dan anak.
Suatu upah tinggi merupakan efek peningkatan kesejahteraan dan menyebabkan peningkatan populasi :”untuk mengkomplain hal ini, keluhan yang berlebihan pada kebutuhan efek dan penyebab kesejahteraan public yang terbesar.”
Dalam ajaran smith upah tinggi dihubungkan pada peningkatan/kemajuan produktifitas labor. Pemikiran kurva penawaran backward sloping dari labor adalah tidak secara mutlak ditolak tapi dipertimbangkan dapat diterapkan hanya pada orang minoritas.
Walaupun Smith mengesahkan upah tinggi dia tidak senang harga tinggi tidak seperti Physiocras, dia menghubungkan harga rendah dari ketentuan dengan kelebihan dan kemakmuran, harga tinggi dengan kelangkaan dan kesusahan.

Jika ketentuan adalah murah dan banyak pekerja mungkin ingin memulai bisnis milik mereka dan pekerja ingin menyewa lebih banyak labor dengan demand labor meningkat dan suplay turun, harga labor mungkin naik. Ketika ketentuan adalah mahal dan langka, peristiwa-peristiwa mungkin terjadi bagian lawan.

Variasi harga labor mungkin akan menutup variasi ketentuan harga. Kemudian sejak upah uang ditetapkan keduanya oleh permintaan labor dan harga wage-goods, fluktuasi harga wage-goods tidak akan gagal untuk mendesak akibat pada upah uang. Ini akan mempunyai efek mengurangi fluktuasi upah uang yang lebih kaku daripada harga ketentuan.

Seperti yang telah dicatat ketika harga ketentuan tinggi permintaan labor cenderung turun sebagaimana upah jika tendensi upah ini tidak ditandai oleh harga tinggi dari wage-goods. Dan ketika harga makanan rendah efek peningkatan demand untuk labor pada upah ditandai lagi oleh harga rendah wage-goods yang berlaku.

Fluktuasi harga ketentuan kemudian mempunyai dua efek pada upah yang satu menandai yang lain. Mereka mempengaruhi demand labor dan kemudian upah pada satu arah, tapi efek pada upah menurunkan kerugian, seluruh atau dalam bagian oleh efek countervailing dari fluktuasi yang sama yaitu dari harga wage-goods menarik upah pada arah yang berlawanan.
Teori Sewa


Dalam teori sewanya, Smith bimbang antara jumlah prinsip eksplanatori pada yang di bawah pembayaran sewa. Ini baginya, “secara alami suatu harga monopoli,” suatu penunjukkan yang dijelaskan oleh observasi bahwa “ini tidak semua proporsion pada apa yang tuan tanah mungkin meletakkan dalam peningkatan tanah atau apa yang dapay dia hasilkan, tapi apa yang dapat petani hasilkan untuk diberikan.”

Ketika smith membicarakan harga komoditas dia memasukan sewa tanah sebagai elemen biaya dan kemudian sebagai determinan harga produk, tapi dalam chapter secara khusus disediakan untuk sewa dia mempertimbangkan suatu sewa tinggi atau rendah efek dari harga produk yang tinggi atau rendah.

Smith tidak mengubah bagian ini dalam kritik Hume, dia tidak menemukan ketidakkonsistenannya. Ini mungkin bahwa dalam teori harga microekonominya dia mempertimbangkan kegunaan khusus dari bidang tanah sebagai biaya pengadaan dalam istilah oportunitas alternative, sedangkan dalam teori makroekonomi dari disribusi tanah sebagai suatu keseluruhan yang dipandang sebagai perolehan bukan kegunaan alternative.

Sewa, lebih lanjutnya diinterpretasikan sebagai suatu perbedaan yang bermacam-macam dengan kedua fertilitas dan lokasi. Untuk lokasi kemajuan tranportasi akan cenderung menyamakan perbedaan lokasi sebaik sewa. Dalam teori perkembangan ekonomi smith, peningkatan pendapat nasional dengn peningktan pemerataan pendapatan penyewaan kelas tuan tanah.

Peningkatan pendapatan nasional akan diingat, diprediksi oleh smith dalam dividion of labor dimana manufaktur lebih rentan daripada agrikultur. Peningkatan spesialisasi dan produktivitas dalam sector manufaktur ekonomi akan lebih rendah harga manufaktur dan peningkatan nilai riil dari sewa.

Peningkatan pemerataan kelas tuan tanah dalam pendapatan nasional kemudian mencerminkan kemajuan perdagangan dari sector agrikultur. Dalam teori Ricardian, factor strategic yang menghasilan suatu hasil yang dihasilkan tidak banyak meningkatkn produktivitas dalam manufaktur sebagai diminishing return untuk tanah yang meningkatkan harga agrikultur dan dengan demikian memajukan perdagangan sector agrikultur dari perekonomian dan peningkatan pemerataan ini dari peningkatan nasional.
                               
                              
Sistem Ekonomi Islam
Dinar Dirham
Sebagaimana diketahui, krisis keuangan global telah meletus dari Amerika Serikat, kemudian meluas ke negara-negara lain di dunia melalui tangan-tangan Kapitalisme dan pusaran globalisasi. Tidak ada satu negara pun, betapa pun jauhnya, yang bisa selamat dari keburukan nyala krisis tersebut.
Di sisi lain, solusi internasional yang sudah dilakukan—baik yang berasal dari masing-masing negara, atau dari sejumlah negara di dalam sejumlah KTT di Uni Eropa, atau KTT G-20 di Washington, atau KTT Lima atau Konferensi Qatar dll—tidak mampu menyelesaikan krisis.
Selama ini ada dua kelompok yang berbeda dalam menawarkan solusi atas krisis tersebut.
Pertama: kelompok yang menutup kedua matanya dari dasar-dasar Kapitalisme yang rusak yang telah menghasilkan krisis ini. Kelompok ini memfokuskan solusinya pada dampak-dampaknya dan tidak membahas solusi mendasarnya. Mereka melihat bahwa institusi-institusi finansial telah mengalami kekeringan likuiditas. Karena itu, mereka kemudian menawarkan solusi berupa kebijakan untuk mengucurkan uang miliaran dolar untuk menciptakan likuiditas institusi-institusi itu, menurunkan tingkat suku bunga utang, mendorong kredit, dan berikutnya mereka berharap pasar akan bergerak. Kelompok ini juga memandang bahwa saham, obligasi dan surat-surat berharga telah kehilangan sebagian besar nilainya dan telah melampaui garis merah. Karena itu, tawaran solusi mereka adalah: negara harus melakukan intervensi dan membeli aset-aset yang kolaps; membeli sejumlah banyak saham, obligasi dan surat berharga.
Begitulah, kelompok ini hanya melihat krisis dari sisi permukaannya saja. Mereka tetap menutup kedua matanya dari dasar-dasar Kapitalisme yang rusak, yang justru menjadi akar krisis, dan terbukti telah gagal dalam menyelesaikan pelbagai problem perekonomian. Karena itu, wajar jika solusi mereka yang semacam itu tidak lebih dari sekadar penyembuhan dan penghilangan rasa sakit untuk sementara waktu, sementara krisis akan kembali terjadi, kadangkala semakin parah dari sebelumnya.
Kedua: kelompok yang tidak menutup kedua matanya dari dasar-dasar Kapitalisme yang rusak dan telah gagal dalam mengatasi problem perekonomian. Hanya saja, mereka membatasi pemikirannya hanya pada dua sistem saja dan menganggap tidak ada sistem ketiga. Dua sistem itu adalah Sosialisme-Komunisme yang telah terbukti gagal dan runtuh dan Kapitalisme yang telah limbung meski belum runtuh. Mereka melihat, meski terdapat berbagai kerusakan di dalam Sistem Kapitalisme, ia masih lebih baik daripada Sosialisme-Komunisme.
Anggapan kelompok kedua semacam ini jelas aneh. Mereka seolah tidak tahu atau pura-pura tidak tahu terhadap sistem ekonomi yang pernah kokoh, yang akarnya menancap kuat di kedalaman sejarah dan telah memakmurkan bumi lebih daripada yang dilakukan oleh sistem ekonomi lainnya. Sistem tersebut telah menjadikan masyarakat di bawah lindungannya menikmati kemakmuran hidup, keamanan dan ketenteraman. Mereka telah menikmati kehidupan ekonomi yang aman dan kosong dari krisis selama lebih dari tiga belas abad. Pada masanya bahkan pernah terjadi betapa sulitnya menemukan orang miskin untuk diberi harta yang menjadi haknya dari Baitul Mal kaum Muslim. 
Semua itu tidak lain karena mereka hidup di bawah Sistem Ekonomi Islam selama berabad-abad lamanya.
Sebaliknya, dalam naungan sistem Kapitalisme saat ini, kaum miskin di negara paling kaya di dunia pun jumlahnya jutaan. Sebabnya, karena Kapitalismelah pangkal dari kesengsaraan mayoritas umat manusia saat ini.
Mengapa Sistem Ekonomi Islam bisa sukses menciptakan kemakmuran selama berabad-abad lamanya? Sebabnya, antara lain karena Islam memiliki konsep kepemilikan yang jelas. Dalam pandangan Islam, kepemilikan atas tambang-tambang di dalam perut bumi (seperti logam, minyak, gas, dll) tidak seperti kepemilikan sebidang tanah atau rumah. Kepemilikan atas industri-industri petrokimia, industri berbagai macam energi, atau industri senjata perusak berbeda dengan kepemilikan atas industri tenun dan tekstil atau rangka baja untuk memperbaiki atap bangunan, atau industri kue dll. Kepemilikan kereta api dan “troly bus” tidak seperti kepemilikan mobil, sepede motor, dll.
Islam menjadikan kepemilikan itu ada tiga macam.
Pertama: kepemilikan umum. Pemasukannya didistribusikan kepada masyarakat setelah dikurangi beban biaya. Kepemilikan umum mencakup kepemilikan atas tambang seperti logam, minyak ataupun gas. Semua itu merupakan milik umum/rakyat; negara, individu atau perusahaan swasta tidak boleh memilikinya. Pemasukannya didistribusikan kepada mereka dalam bentuk zatnya atau berupa pelayanan setelah dikurangi biaya.
Kedua: kepemilikan negara. Kepemilikan ini dikelola oleh negara dalam pos pendapatan negara. Hasilnya dibelanjakan untuk berbagai kepentingan negara seperti investasi negara di dalam pertanian, industri atau perdagangan yang tidak termasuk di dalam kepemilikan umum; atau dibelanjakan untuk mengembalikan keseimbangan di antara masyarakat di dalam masalah sirkulasi harta.
Ketiga: kepemilikan pribadi. Individu-individu dan perusahaan-perusahaan bisa memiliki pertanian, industri dan perdagangan yang tidak termasuk dalam kepemilikan umum dan kepemilikan negara.
Meskipun Sistem Ekonomi Islam sebenarnya telah secara riil diterapkan selama jangka waktu paling lama dalam sejarah, kelompok ini telah menutup kedua matanya dan tidak membahasnya. Kelompok ini telah menutup kedua matanya dari sistem ekonomi yang benar. Itulah Sistem Ekonomi Islam.
Sesungguhnya Sistem Ekonomi Islam di dalam Daulah Khilafah Islamiyahlah satu-satunya sistem pilihan yang bisa memberikan kepada manusia kehidupan ekonomi yang aman dan lurus, kosong dari krisis. Pasalnya, Sistem Ekonomi Islam adalah satu-satunya sistem ekonomi yang telah Allah Swt. turunkan. Dialah Pencipta dan Dia Mahatahu atas apa yang layak bagi ciptaan-Nya (QS al-Mulk [67]: 14). []

Sabtu, April 25, 2015

Download Ebook : Protokol Orang-Orang Bijak Zion


Protokol  sendiri  mengakui  bahwa  rencana  mereka  bergantung  pada keberhasilan mereka dalam memanipulasi orang yang memegang kekuasaan dan hanya yang benar-benar mati dalam menyelenggarakan kehidupan politik, mereka akan mengungkapkan dirinya sendiri dan secara terbuka memaksakan kekuasaan mereka  yang  absolute.  Adalah  menarik  untuk  dicacat  dalam  kaitan  ini  bahwa Pengungkapan menunjuk pada  kejadian  yang sama, tetapi lebih jauh lagi kepada perubahan  komando.

Pengungkapan  memprediksikan  bahwa  pada  saat  ini  the Jewish Supremacist Cult (Israel) menyatakan supremasinya atas dunia dari sebuah Third  Temple  yang  baru  dibangun,  Lucifer,  parasit  rahasia  di  dalam  ideologi Supremasi  Yahudi  akan  sepenuhnya  menghancurkan  "Israel".  Akhirnya,  Lucifer adalah  satu-satunya  yang  menghendaki  mengambil  alih  tempat  Tuhan,  dan  dia tidak akan meninggalkan setiap keturunan Rothschild dalam peran itu. 

Link Password : www.love-is-rasa.blogspot.com
 

Jumat, April 24, 2015

Manfaat Siwak - Pembersih Gigi Terbaik



Dalam kitab Ath-Thubbun Nabawi (Medis Nabawi) yang disusun dijelaskan manfaat siwak antara lain :

- membersihkan mulut,
- membersihkan gusi,
- mencegah pendarahan
- menguatkan penglihatan
- mencegah gigi berlubang
- menyehatkan pencernaan
- menjernihkan suara
- membantu pencernaan makanan
- memperlancar saluran nafas (bicara)
- menggiatkan bacaan
- menahan tidur
- meridhokan Allah Ta’ala
- dikagumi malaikat

Penelitian terbaru terhadap kayu siwak menunjukkan bahwa siwak mengandung mineral-mineral alami yang dapat membunuh bakteri, menghilangkan plaque, mencegah gigi berlubang serta memelihara gusi.

Siwak memiliki kandungan kimiawi yang bermanfaat, seperti :

- Antibacterial acids, seperti astringents, abrasive dan detergents yang berfungsi untuk membunuh bakteri, mencegah infeksi dan menghentikan pendarahan pada gusi. Pada penggunaan siwak pertama kali, mungkin terasa pedas dan sedikit membakar, karena terdapat kandungan serupa mustard di dalamnya yang merupakan substansi antibacterial acids tersebut.

- Kandungan kimia seperti Klorida, Pottasium, Sodium Bicarbonate, Fluoride, Silika, Sulfur, Vitamin C, Trimethyl amine, Salvadorine, Tannins dan beberapa mineral lainnya yang berfungsi untuk membersihkan gigi, memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi. Bahan-bahan ini sering diekstrak sebagai bahan penyusun pasta gigi.

- Minyak aroma alami yang memiliki rasa dan bau yang segar, menjadikan mulut menjadi harum dan menghilangkan bau tak sedap.

- Enzim yang mencegah pembentukan plaque yang menyebabkan radang gusi. Plaque juga merupakan penyebab utama tanggalnya gigi secara premature.

- Anti decay agent (Zat anti pembusukan), yang menurunkan jumlah bakteri di mulut dan mencegah proses pembusukan. Selain itu siwak juga turut merangsang produksi saliva (air liur) lebih, dimana saliva merupakan organik mulut yang melindungi dan membersihkan mulut.

Sebuah penelitian terbaru tentang ‘Periodontal Treatment’ (Perawatan gigi secara periodik/berkala) dengan mengambil sample terhadap 480 orang dewasa berusia 35-65 tahun di kota Makkah dan Jeddah oleh para ilmuwan dari King Abdul Aziz University, Jeddah, menunjukkan bahwa Periodontal treatement untuk masyarakat Makkah dan Jeddah adalah lebih rendah daripada studi yang dilakukan terhadap negara-negara lain, hal ini mengindikasikan bahwa penggunaan siwak berhubungan sangat erat terhadap rendahnya kebutuhan masyarakat Makkah dan Jeddah terhadap ‘Periodontal Treatment’.

Penelitian lain dengan menjadikan bubuk siwak sebagai bahan tambahan pada pasta gigi dibandingkan dengan penggunaan pasta gigi tanpa campuran bubuk siwak menunjukkan bahwa prosentase hasil terbaik bagi kebersihan gigi secara sempurna adalah pasta gigi dengan butiran-butiran bubuk siwak, karena butiran-butioran tersebut mampu menjangkau sela-sela gigi secara sempurna dan mengeluarkan sisa-sisa makanan yang masih bersarang pada sela-sela gigi. Sehingga banyak perusahaanperusahaan di dunia menyertakan bubuk siwak ke dalam produk pasta gigi mereka. WHO pun turut menjadikan siwak termasuk komoditas kesehatan yang perlu dipelihara dan dibudidayakan. Mari kita budayakan hidup sehat dengan bersiwak…!!!

Sudah ada penelitian tentang siwak pada gigi. Mineral yang terdapat di dalam siwak seperti Natrium Klorida, Kalium, Sodium Bikarbonat dan Kalsium Oksida juga berfungsi membersihkan gigi. Bau harum dan rasanya yang enak, timbul dari minyak alamiah berjumlah 1% dari seluruh komposisi. Selain itu di dalam siwak juga terdapat enzim yang mecegah penyakit gusi. Komposisi alamiah yang terdapat pada siwak, ditiru dengan menambahkan zat-zat seperti yang terdapat pada siwak, pada pasta gigi buatan. Penelitian lain menyebutkan bahwa siwak berasal dari pohon Salvadore Persica yang tumbuh di sekitar kota Mekah dan Timur Tengah, jarang mempunyai diameter lebih dari satu kaki. Siwak memiliki kandungan antara lain; trimetil amine, klorida, fluorida dan silika. Karena khasiatnya yang baik, bahan ini juga dibuat dalam bentuk serbuk dan digunakan dengan sikat gigi biasa

Sebuah majalah Jerman memuat tulisan ilmuwan yang bernama Rudat, direktur Institut Perkumanan Universitas Rostock. Dalam tulisannya itu ia berkata, “Setelah saya membaca tentang siwak yang biasa digunakan Bangsa Arab sebagai sikat gigi, sejak saat itu pula saya mulai melakukan pengkajian. Penelitian ilmiah modern mengukuhkan, bahwa siwak mengandung zat yang melawan pembusukan, zat pembersih yang membantu membunuh kuman, memutihkan gigi, melindungi gigi dari kerapuhan, bekerja membantu merekatkan luka gusi dan pertumbuhannya secara sehat, dan melindungi mulut serta gigi dari berbagai penyakit. Sebagaimana telah terbukti bahwa siwak memiliki manfaat mencegah kanker.”

Kumpulan Animasi Bergerak Gif Islami Keren

Kumpulan Animasi Gif Islami, silahkan download :)