Download Terjemah Tafsir Ibnul Qayyim - At-Tafsiirulqayim Lil Imaam Ibnul Qayyim oleh Muhammad Uwais An-Nadawy



Segala puji bagi Allah, Rabbul-’alamin, yang tidak ada Ilah melainkan Dia, Raja segala raja, Yang Berkuasa atas segala sesuatu dan Jalla Jalaaluhu. Berkat rahmat dan taufiq-Nya, kitab tafsir ini hadir ke hadapan pembaca, sebuah kitab yang kami yakin akan memberikan andil yang nyata dan penerang jalan bagi orang-orang Mukmin dalam mengasah imannya agar menjadi tajam, lalu dipergunakan untuk membabat pasukan kafir dan syirik, sekaligus untuk membentengi diri dari kejahatan internal dan eksternal.

Kalau boleh dibilang sayang, kami akan mengatakan beribu-ribu kali sayang, mengapa sosok seorang ulama semacam Ibnu Qayyim Al- Jauziyyah, salah satu dari sekian banyak ulama yang haniif dan shalih yang dimiliki umat ini sepanjang perjalanan sejarahnya, tidak diberi kesem- patan yang lebih luas untuk menulis sendiri kitab tafsir Al-Qur’an? Padahal andaikan saja goresan penanya menari-nari di lembaran-lembaran kertas, menuangkan kedalaman pemikirannya tentang Islam dan pemahamannya tentang Kitab Allah, huruf demi huruf, kata demi kata, ayat demi ayat, hubungan antara satu bagian Al-Qur’an dengan bagian lainnya, maka bisa dibayangkan, betapa banyak manfaat yang dapat dikeruk dari lautan ilmu yang dimilikinya. Semoga saja ini bukan termasuk andai-andai yang diperingatkan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dan termasuk pintu syetan. Hal ini terdorong oleh kehausan kami untuk terus mencicipi setiap tetes air dari perasan ilmu Ibnu Qayyim, dan jauh dari pengkultusan ter- hadap dirinya. Sebab mungkin inilah yang akan dirasakan setiap orang yang membaca berbagai karyanya, yang memadukan antara kelurusan aqidah, konsistensi pengamalan, kelancarannya dalam menuangkan berbagai pemahaman tentang Islam, hasrat yang besar untuk menyeruakkan dakwah ke jalan Allah di tengah manusia, khususnya lewat tulisan dan kepeduliannya terhadap berbagai urusan dunia serta ad-diin. Sehingga siapa yang pernah membaca satu buah karyanya, maka dia akan terpanggil untuk membaca karyanya yang lain.

Seperti yang telah dikatakannya sendiri, pada hakikatnya Ibnu Qayyim juga ingin menulis buku tafsir secara khusus, ketika berada di Baitul-Maqdis. Tapi rupanya kesempatan tidak berpihak kepadanya, dan Ibnu Qayyim tidak memiliki waktu yang cukup untuk mewujudkan hasrat ini. Maka sekali lagi, sayang seribu kali sayang.

Meskipun begitu, kita semua kaum Muslimin masih cukup berbangga dan layak untuk merasa senang, karena Muhammad Uwais An-Nadawy terketuk untuk menghimpun berbagai penafsiran yang dilakukan Ibnu Qayyim terhadap Al-Qur’an, yang kemudian ditahqiq Muhammad Hamid Al-Fiqqy, kemudian jadilah buku yang ada di hadapan Anda ini. Jadi penafsiran ini murni berasal dari Ibnu Qayyim, karena alasan ini pula nama yang tertera di sampul muka adalah namanya.

Berbagai penafsiran ini diambil dari sekian banyak karya Ibnu Qayyim, yang tentu saja berkait dengan penafsiran Al-Qur’an, ketika Syaikh sedang mengupas tentang berbagai masalah. Kemudian pengam- bilan-pengambilan ini disusun secara berurutan menurut urutan dalam Al- Qur’an, surat dan ayat-ayatnya. Karena ini bukan merupakan tulisan yang sejak awal dimaksudkan sebagai kitab tafsir, maka cukup banyak ayat- ayat yang dilompati dan sama sekali tidak disinggung, dan bahkan ada beberapa surat yang sedikit pun di antara ayat-ayatnya tidak disinggung. Tentu saja kita tidak bisa menyalahkan Ibnu Qayyim karena hal ini, karena memang kitab ini tidak ditulis untuk kitab tafsir, tapi merupakan himpunan penafsiran tentang berbagai ayat Al-Qur’an, yang menebar di beberapa karya Ibnu Qayyim. Bahkan mayoritas Juz ‘Amma tidak tersentuh. Bukan berarti juz terakhir ini menjadi kering, tapi justru ia mendapat porsi pemba- hasan yang lebih luas dan amat mendalam, terutama terhadap dua surat terakhir yang juga disebut al-Mu ’awwidzatain, surat Al-Falaq dan An-Nas, sehingga pembahasan dua surat ini merupakan pembahasan yang paling panjang dibandingkan dengan pembahasan surat atau ayat lain.

Maka siapa yang membaca kitab ini, dan juga kitab-kitab Ibnu Qayyim lainnya, akan mendapatkan kepuasan tersendiri, karena ulasan- ulasannya mengalir lembut, mendetail dan rinci, yang boleh jadi tidak Anda dapatkan di kitab lainnya, dan pada akhirnya ditutup dengan pem- bahasan yang lugas dan tuntas, yang mendatangkan manfaat amat besar bagi orang-orang yang ingin mendapatkan manfaat dalam kehidupannya, yaitu pembahasan tentang surat Al-Falaq dan An-Nas.

Boleh jadi Anda setuju dengan kami tentang andai-andai yang kami katakan di atas, terutama jika Anda sudah membaca karyanya, Madaarij As-SaaJiJdin Baina ManaazilIyyaaka Na ’budu wa lyyaaka Nasta ’iin. Secara sepintas lalu saja Anda mampu membayangkan, bagaimana Ibnu Qayyim mengupas panjang lebar tentang satu ayat dalam surat Al-Fatihah, yaitu iyyaaka na ’budu wa iyyaaka nasta ’iin, dalam tiga jilid buku yang tidak tipis dan kecil. Kami hanya ingin menggambarkan kekaguman kepada Ibnu Qayyim dengan cara seperti ini, dan kami yakin Anda pun akan melakukan hal yang sama, kecuali jika Anda bukan termasuk orang yang mudah tergerak untuk mengagumi karya orang lain, ulama besar seperti Al-Imam Ibnu Qayyim.

 Kathur Suhardi


unduh tafsir ibnu alqayyim PDF


Terkait Khusus

Ebook Qur'an 7199166073117089561

Langganan Artikel Gratis Lewat Email

Masukan Alamat Email Kamu:

Delivered by FeedBurner

FOLLOW US

ARTIKEL BARUNYA DI SINI

Recent Posts Widget

Aplikasi Islami Hp Android

AUDIO DAN DOWNLOAD

item